• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Percepat Realisasi PSR, RSI Usul Pemberdayaan Petani Sawit

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
April 28, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Percepat Realisasi PSR, RSI Usul Pemberdayaan Petani Sawit

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Umum Rumah Sawit Indonesia (RSI) Kacuk Sumarto mengusulkan sejumlah langkah untuk mempercepat realisasi peremajaan sawit rakyat (PSR).

Salah satunya adalah pembentukan dan penguatan kelembagaan petani sawit sehingga mempermudah petani sawit masuk ke level industri.

“Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) adalah program yang sangat penting tidak hanya bagi petani tetapi juga negara. Sebab jika program ini dilaksanakan dengan lancer dan baik akan terjadi peningkatan produksi minyak sawit (CPO) sekitar setidaknya 20 juta ton per tahun, tanpa menambah lahan,” kata Kacuk Sumarto pada Forum Diskusi Terbatas (FDT) di Menara Agrinas Palma, Jakarta (27 April 2026).

Namun apa dikata, kata Kacuk, realisasi peremajaan kelapa sawit sejak tahun 2017 dampai dengan saat ini belum mencapai 450.000 Ha. Angka ini masih jauh dari target sejumlah 180.000 Ha per tahun.

“Salah satu masalah tidak lancarnya PSR adalah tahap pengusulan dari lembaga pekebun yang membutuhkan waktu lama. Utamanya adalah lemahnya kelembagaan petani, banyak tidak akuratnya polygon yang dibuat petani, dan lamanya pembuatan keterangan tidak dalam Kawasan Hutan dan tidak tumpang tindih dengan HGU,” kata Kacuk.

Untuk mempercepat proses tersebut, kata Kacuk, RSI mengusulkan hal-hal yaitu pertama perlunya community building, baik melalui workshop, sarasehan, ngopi bereng dengan para petani atau metode pendampingan.

“Ini akan membuat petani melek akan kelembagaan petani dan/atau korporasi (penggabungan dan kemitraan dengan pihak lain) dimana mereka bekerja secara komunal dan persyaratan legal yang diharuskan. Juga akan membuat petani melek akan pengelolaan dan persyaratan teknis kebun dan pengolahan hasil, yang mencakup masalah adiministrasi, keuangan dan anggaran, dan ketenagakerjaan termasuk peraturan perundangan yang berlaku,” katanya.

Kelembagaan petani, kata Kacuk, juga akan membuat petani melek akan penggunaan teknologi informasi untuk memperoleh informasi-informasi terkait dalam pengelolaan dan perdagangan produk sawit.

“Juga perlu pengaturan ulang peraturan perudangan yang lebih sederhana namun tetap dalam kehati-hatian (prudent) yang untuk beberapa hal melibatkan Pihak Ketiga yang professional dan memiliki legitimasi dari Pemerintah. Khususnya dalam hal pembuatan polygon (peta lahan) petani dan disertai beberapa kewenangan dalam memberikan keterangan lahan tidak tumpeng tindih dengan HGU dan keterangan lahan tidak masuk kedalam kawasan hutan,” katanya.

Pihak Ketiga tersebut memang mempunyai kualifikasi dalam membuat polygon dan mempunyai legitimasi dari pemerintah. Dengan demikian hasil polygon yang diperoleh memunyai akurasi yang baik dan legalitas yang cukup.

“Sekaligus Pihak Ketiga diberikan kewenangan dalam melakukan overlay polygon di atas peta kawasan hutan dan membuat keterangan lahan tidak masuk kawasan hutan, jika polygon tersebut tidak di dalam Kawasan Hutan,” kata Kacuk.

Demikian juga, kata dia, Pihak Ketiga ini diberikan kewenangan dalam melakukan overlay polygon diatas peta HGU dan membuat keterangan lahan tidak tumpeng tindih dari HGU, jika polygon tersebut tidak menumpang dari HGU manapun.

“Ketiga hal tersebut akan sangat mempercepat dalam proses pengusulan proposal PSR oleh Lembaga Pekebun. Tentu proses verifikasi masih perlu dilakukan untuk menjaminan kebenaran yang dihasilkan oleh Pihak ketiga tersebut,” katanya.

Berdasarkan pengalaman Kacuk, polygon yang dibuat oleh Pihak Ketiga yang profesional dan mempunyai legitimasi tersebut sangat akurat. Dan saat verifikasi oleh Lembaga Surveyor langsung bisa diterima, karena tidak ada kesalahan.

Sekiranya Pihak Ketiga ini diberikan kewenangan dalam melakukan overlay dan membuat keterangan yang dipersyaratkan diatas, tanpa harus pergi ke Kantor Pertanahan dan Kantor Kehutanan, maka ‘hasil keterangan’ tersebut akan sangat cepat diperoleh, karena mereka mempunyai kapasitas untuk melakukannya. Pihak Ketiga yang dimaksud adalah Lemabaga Survey Pemetaan.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
download karbonn firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: Agrinas Palmacobisnis.comPsrRSiSawit

Related Posts

Menhaj Ingatkan Dana Haji Harus Aman dan Memberi Manfaat

Menhaj Ingatkan Dana Haji Harus Aman dan Memberi Manfaat

by Hidayat Taufik
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menekankan bahwa pengelolaan dana haji harus mampu menjaga keamanan investasi...

“Saya Bukan Robot, Pak!” Petugas SPBU Menangis karena Diminta Kerja 24 Jam

“Saya Bukan Robot, Pak!” Petugas SPBU Menangis karena Diminta Kerja 24 Jam

by Hidayat Taufik
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Seorang petugas perempuan di SPBU 54.801.48, Jalan Diponegoro, Denpasar, Bali, tak kuasa menahan tangis saat Gubernur Bali...

Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

by Weldon Darmawan
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menerima Penghargaan Primaniyarta 2026, kategori Eksportir Produk Industri Manufaktur dari Kementerian...

UGM Diajak Mentan Amran Kembangkan Ribuan Hektare Lahan Kedelai

UGM Diajak Mentan Amran Kembangkan Ribuan Hektare Lahan Kedelai

by Hidayat Taufik
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menginisiasi perluasan budi daya kedelai di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, melalui kolaborasi...

Keluarga Besar Kemhan Beri Sambutan untuk Dua Wamenhan RI

Keluarga Besar Kemhan Beri Sambutan untuk Dua Wamenhan RI

by Hidayat Taufik
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Jajaran Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) menggelar penyambutan bagi dua Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) yang baru...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

October 15, 2026
Prudential Syariah Luncurkan PRUCare 360 Syariah

Prudential Syariah Luncurkan PRUCare 360 Syariah

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 digelar pada 23–25 Oktober di JICC dengan 426 tenant, promosi produk lokal, dan beragam aktivitas halal lifestyle.

BSI Ajak Gen Z Bawa Brand Lokal Mendunia

October 15, 2026
Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

October 15, 2026
Presiden AS Donald Trump

AS Gunakan “Mother of All Bombs” Siap Ratakan Iran

October 16, 2026
Lautaro Martinez mengalami cedera hamstring paha kiri dan diperkirakan absen hingga November, termasuk saat Inter Milan menghadapi AC Milan pada 31 Oktober 2026.

Lautaro Martinez Cedera, Inter Terancam Tanpa Kapten

October 16, 2026

Cuan Menggiurkan! Segini Potensi Penjualan Bulanan Gerai Momoyo

October 16, 2026
Di Tengah Bencana Karhutla, Felix Siauw Kritik Pejabat yang Bercanda

Di Tengah Bencana Karhutla, Felix Siauw Kritik Pejabat yang Bercanda

October 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved