JAKARTA, Cobisnis.com – Arus kendaraan di Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) mulai menunjukkan peningkatan menjelang periode mudik Lebaran 2026.
PT Jasa Marga mencatat puluhan ribu kendaraan telah keluar dari Jakarta melalui ruas tol tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data lalu lintas Jasa Marga pada Kamis (12/3/2026), tercatat sebanyak 28.040 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Tol MBZ. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 18,87 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang biasanya berada di kisaran 23.588 kendaraan.
Di sisi lain, jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta melalui Tol MBZ juga mengalami peningkatan. Tercatat 24.387 kendaraan menuju ibu kota, atau naik 11,71 persen dibandingkan kondisi normal yang mencapai 21.830 kendaraan.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas di Tol MBZ dari dua arah mencapai 52.427 unit. Peningkatan ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang mulai bertambah menjelang musim mudik Lebaran tahun ini.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan bahwa jumlah perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta perjalanan.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, tujuan mudik paling banyak diperkirakan mengarah ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, kemudian diikuti Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Sulawesi Selatan.
Pemerintah juga memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi dalam dua periode, yakni pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026.
Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026.













