• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

Fenomena Kartu Pokemon Kembali Viral, Hobi atau Instrumen Investasi?

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
May 14, 2026
in Entertaiment
0
Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

JAKARTA, Cobisnis.com – Permainan trading card atau kartu Pokemon kembali menjadi tren di berbagai kalangan. Popularitasnya bahkan membuat banyak artis dan influencer ikut mengoleksi kartu tersebut.

Pokemon sendiri merupakan serial anime lawas yang pertama kali tayang pada 1997. Hingga kini, karakter Pokemon terus berkembang dan memasuki generasi terbaru.

Popularitas Pokemon membuat waralaba ini berkembang sangat besar di bawah Nintendo. Produk turunannya mencakup gim, mainan, merchandise, hingga kartu koleksi yang kini kembali diminati.

Awalnya, kartu Pokemon ditujukan sebagai permainan anak-anak. Namun seiring waktu, kartu tersebut berubah menjadi barang koleksi bernilai tinggi bahkan dianggap sebagai aset investasi.

Salah satu faktor utama yang membuat harga kartu Pokemon melonjak adalah tingkat kelangkaannya. Beberapa kartu diproduksi terbatas dan tidak dicetak ulang.

Selain kelangkaan, kondisi fisik kartu juga memengaruhi harga di pasaran. Semakin baik kualitas dan grading kartu, nilainya bisa semakin fantastis.

Fenomena ini turut dibahas dalam Podcast Suar Akademia bersama Dosen Komunikasi Universitas Gadjah Mada, Jusuf Ariz. Saat ini, Jusuf diketahui sedang menempuh studi S3 di Flinders University Adelaide.

Menurut Jusuf, tren kartu Pokemon saat ini banyak dipengaruhi rasa nostalgia para kolektor. Kebanyakan penggemar sudah memiliki kedekatan dengan Pokemon sejak masa kecil.

Ia juga menilai media sosial dan marketplace ikut memperbesar tren tersebut. Akses membeli kartu Pokemon kini semakin mudah dibanding beberapa tahun lalu.

Jusuf menyarankan masyarakat menikmati aspek komunitas dan permainan kartu itu sendiri sebelum menjadikannya investasi. Menurutnya, langkah itu penting agar kolektor tidak kecewa ketika nilai kartu mengalami kenaikan atau penurunan secara tiba-tiba.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download lenevo firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comHeadlineinvestasi kartu Pokemonkartu Pokémonkoleksi PokemonNintendopokemontrading card

Related Posts

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jalan kaki menjadi salah satu aktivitas fisik yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan membantu membakar kalori....

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan proporsi panggilan spam tertinggi di Asia Pasifik. Laporan perusahaan keamanan...

Sulit Mengendalikan Emosi? Ini 7 Hal yang Perlu Dievaluasi

Sulit Mengendalikan Emosi? Ini 7 Hal yang Perlu Dievaluasi

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kemampuan mengendalikan emosi memengaruhi cara seseorang menghadapi masalah, merespons tekanan, hingga berinteraksi dengan orang lain. Ketika perasaan...

Seberapa Yakin Orang Asia pada Akhirat? Ini Peringkat Indonesia

Seberapa Yakin Orang Asia pada Akhirat? Ini Peringkat Indonesia

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Keyakinan mengenai kehidupan setelah kematian masih dianut oleh banyak masyarakat di Asia. Namun, tingkat kepercayaan terhadap keberadaan...

Lereng Gunung Lawu Terbakar, Petugas Hadapi Kendala Pemadaman

Lereng Gunung Lawu Terbakar, Petugas Hadapi Kendala Pemadaman

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 244 personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

October 17, 2026
Memasak - pexels/Gary Barnes

Jangan Asal Pilih, Peralatan Masak Bisa Merusak Nutrisi Makanan

October 17, 2026
Nusron Wahid Absen Lagi, KPK Ungkap Keberadaannya di Malaysia

Nusron Wahid Absen Lagi, KPK Ungkap Keberadaannya di Malaysia

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Bahlil Minta Polri Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

October 17, 2026
Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

October 18, 2026
10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

October 18, 2026
Ilustrasi Suplemen - pexels/Ready Made

Kapan Waktu Terbaik Konsumsi Probiotik?

October 18, 2026
Sulit Mengendalikan Emosi? Ini 7 Hal yang Perlu Dievaluasi

Sulit Mengendalikan Emosi? Ini 7 Hal yang Perlu Dievaluasi

October 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved