• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, September 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Astronom Ungkap Misteri Terbesar Saturnus dan Asal Usul Titan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 25, 2026
in Teknologi
0
Astronom Ungkap Misteri Terbesar Saturnus dan Asal Usul Titan

JAKARTA, Cobisnis.com – Para astronom menyatakan telah memecahkan salah satu misteri terbesar planet Saturnus, termasuk asal usul bulan terbesarnya, Titan. Temuan ini juga diyakini dapat menjelaskan bagaimana cincin indah Saturnus terbentuk. Titan, bulan terbesar Saturnus, dikenal sebagai salah satu objek paling unik di tata surya. Ukurannya sekitar setengah Bumi dan bahkan lebih besar dari Merkurius. Gravitasi Titan begitu besar hingga membuat Saturnus bergoyang dan miring. Selain itu, Titan diketahui menjauh dari Saturnus sekitar 11 sentimeter per tahun jauh lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Jika terus berlanjut, Titan berpotensi terlepas dari orbitnya.

Sejumlah pertanyaan tentang sistem Saturnus, yang memiliki 274 bulan, muncul dari data yang dikumpulkan wahana antariksa Cassini yang menjelajahi sistem Saturnus pada 2004–2017. Penelitian terbaru yang dipublikasikan di ArXiv dan diterima di The Planetary Science Journal menggabungkan teori lama, data Cassini, serta simulasi komputer untuk mengusulkan skenario baru pembentukan Titan.

Penulis utama studi, Matija Ćuk dari SETI Institute, menyebut sekitar setengah miliar tahun lalu terdapat satu bulan tambahan yang kemudian bertabrakan dengan Titan dan menyatu dengannya. Tabrakan tersebut diduga juga menghasilkan Hyperion, bulan Saturnus yang bentuknya tidak beraturan dan jauh lebih kecil dari Titan. Menurut teori ini, Hyperion bisa merupakan pecahan dari tabrakan tersebut atau terbentuk dari puing-puing yang mengumpul di orbit Titan.

Peristiwa tersebut juga diyakini memicu pembentukan cincin Saturnus. Gangguan gravitasi akibat merger Titan dengan bulan yang hilang itu dapat menyebabkan bulan-bulan bagian dalam saling bertabrakan, menghasilkan puing yang akhirnya membentuk cincin sekitar 100 juta tahun lalu.

Bulan Tambahan Jelaskan Kemiringan Saturnus

Kemiringan Saturnus sebesar 26,7 derajat sebelumnya diyakini akibat gangguan gravitasi dari Neptunus. Namun data Cassini menunjukkan ketidaksesuaian antara keduanya. Pada 2022, ilmuwan mengusulkan adanya bulan hilang bernama Chrysalis yang berperan menjaga resonansi Saturnus dengan Neptunus sebelum akhirnya hancur dan membentuk cincin.

Ćuk dan timnya menyempurnakan teori tersebut. Mereka menduga bukan sekadar bulan yang hancur karena terlalu dekat dengan Saturnus, melainkan terjadi tabrakan antara “proto-Hyperion” bulan besar yang kini hilang dengan Titan purba. Kehadiran bulan tambahan itu sebelumnya menjaga sinkronisasi Saturnus dan Neptunus. Setelah hilang akibat tabrakan, keseimbangan tersebut terganggu, menjelaskan kondisi Saturnus saat ini. Jika benar, skenario ini juga menjelaskan mengapa orbit Hyperion terkunci dengan Titan serta mengapa orbit Titan kini terus melebar.

Misi Dragonfly Akan Uji Teori

Untuk menguji teori ini, ilmuwan menantikan misi Dragonfly milik NASA. Wahana berbentuk seperti drone bertenaga nuklir itu dijadwalkan meluncur pada 2028 dan tiba di Titan pada 2034. Dragonfly akan mendarat di berbagai lokasi dan menganalisis sampel langsung dari permukaan Titan. Ilmuwan senior dari Jet Propulsion Laboratory NASA, Linda Spilker, menyebut penelitian ini memberikan bukti kuat bahwa Hyperion dan cincin Saturnus kemungkinan terbentuk jauh setelah Saturnus sendiri terbentuk.

Profesor emeritus William B. Hubbard dari University of Arizona juga menilai teori baru ini lebih masuk akal dibanding hipotesis sebelumnya. Sementara itu, Carl Murray dari Queen Mary University of London menggambarkan penelitian ini seperti “CSI: Saturnus” upaya forensik kosmik untuk merekonstruksi peristiwa masa lalu berdasarkan petunjuk gravitasi dan orbit bulan-bulannya. Para astronom telah lama menduga sistem Saturnus terus berevolusi sejak terbentuk. Namun kini, berkat data Cassini dan analisis terbaru, peran Titan dianggap kunci dalam memahami dinamika kompleks sistem Saturnus selama ratusan juta tahun terakhir.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
online free course
download micromax firmware
Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: Astronomicobisnis.comNASASaturnusTitan

Related Posts

Prabowo: RI-Rusia Saling Melengkapi, Rusia Punya Gandum, Indonesia Punya Sawit

Prabowo: RI-Rusia Saling Melengkapi, Rusia Punya Gandum, Indonesia Punya Sawit

by Hidayat Taufik
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Prabowo Subianto menilai Indonesia dan Rusia memiliki peluang besar untuk memperkuat kerja sama ekonomi. Menurutnya, kedua...

Kasus ISPA di Natuna Naik, Terdampak Asap Karhutla

Kasus ISPA di Natuna Naik, Terdampak Asap Karhutla

by Hidayat Taufik
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), mengalami peningkatan. Kondisi tersebut terjadi...

Kemenhub menyiapkan 309 rute penerbangan perintis pada 2027 dengan anggaran Rp788,51 miliar untuk menjaga konektivitas wilayah 3TP. (Foto/susiair.com)

Kemenhub Siapkan 309 Rute Penerbangan Perintis

by Desti Dwi Natasya
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perhubungan menyiapkan anggaran Rp6,12 triliun untuk Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada 2027. Anggaran tersebut akan digunakan...

Penelitian Ungkap Tasmanian Tiger Mungkin Bukan Pemangsa Ternak

Penelitian Ungkap Tasmanian Tiger Mungkin Bukan Pemangsa Ternak

by Zahra Zahwa
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penelitian terbaru mengungkap fakta baru tentang Tasmanian tiger atau thylacine, predator yang telah punah hampir satu abad...

Gedung Meta Indonesia (Foto: Ig/faqih.dh)

Eks Pegawai Meta Kritik Uang Damai

by Desti Dwi Natasya
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan anggota tim keamanan Meta, Arturo Bejar, menilai uang damai senilai 17 miliar dolar AS untuk menyelesaikan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Stok Beras 5 Kg Langka di Ritel, Bulog Diminta Perluas Pasokan

Stok Beras 5 Kg Langka di Ritel, Bulog Diminta Perluas Pasokan

September 2, 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan NYAM Awards 2026 untuk mengapresiasi pelaku F&B lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis melalui #BeliLokal.

NYAM Awards 2026 Dorong Bisnis F&B Lokal Makin Berkembang

September 2, 2026
Kasus Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, Kepala SPPG Buka Suara

Kasus Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, Kepala SPPG Buka Suara

September 2, 2026
Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

August 30, 2026
Nico Paz Diproyeksikan Mengisi Nomor 10 Argentina Setelah Era Messi Berakhir

Nico Paz Diproyeksikan Mengisi Nomor 10 Argentina Setelah Era Messi Berakhir

September 3, 2026
Prabowo: RI-Rusia Saling Melengkapi, Rusia Punya Gandum, Indonesia Punya Sawit

Prabowo: RI-Rusia Saling Melengkapi, Rusia Punya Gandum, Indonesia Punya Sawit

September 3, 2026
Miliarder Jerman Klaus-Michael Kuehne (Foto/Kuehne+Nagel)

Konglomerat Klaus Kühne Tinggalkan Harta Rp867 Triliun

September 3, 2026
MAP Group Dipanggil Kemendag Usai Konsumen Keluhkan Promo Buy 1 Get 1 Free

MAP Group Dipanggil Kemendag Usai Konsumen Keluhkan Promo Buy 1 Get 1 Free

September 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved