• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, August 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Astronom Ungkap Misteri Terbesar Saturnus dan Asal Usul Titan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 25, 2026
in Teknologi
0
Astronom Ungkap Misteri Terbesar Saturnus dan Asal Usul Titan

JAKARTA, Cobisnis.com – Para astronom menyatakan telah memecahkan salah satu misteri terbesar planet Saturnus, termasuk asal usul bulan terbesarnya, Titan. Temuan ini juga diyakini dapat menjelaskan bagaimana cincin indah Saturnus terbentuk. Titan, bulan terbesar Saturnus, dikenal sebagai salah satu objek paling unik di tata surya. Ukurannya sekitar setengah Bumi dan bahkan lebih besar dari Merkurius. Gravitasi Titan begitu besar hingga membuat Saturnus bergoyang dan miring. Selain itu, Titan diketahui menjauh dari Saturnus sekitar 11 sentimeter per tahun jauh lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Jika terus berlanjut, Titan berpotensi terlepas dari orbitnya.

Sejumlah pertanyaan tentang sistem Saturnus, yang memiliki 274 bulan, muncul dari data yang dikumpulkan wahana antariksa Cassini yang menjelajahi sistem Saturnus pada 2004–2017. Penelitian terbaru yang dipublikasikan di ArXiv dan diterima di The Planetary Science Journal menggabungkan teori lama, data Cassini, serta simulasi komputer untuk mengusulkan skenario baru pembentukan Titan.

Penulis utama studi, Matija Ćuk dari SETI Institute, menyebut sekitar setengah miliar tahun lalu terdapat satu bulan tambahan yang kemudian bertabrakan dengan Titan dan menyatu dengannya. Tabrakan tersebut diduga juga menghasilkan Hyperion, bulan Saturnus yang bentuknya tidak beraturan dan jauh lebih kecil dari Titan. Menurut teori ini, Hyperion bisa merupakan pecahan dari tabrakan tersebut atau terbentuk dari puing-puing yang mengumpul di orbit Titan.

Peristiwa tersebut juga diyakini memicu pembentukan cincin Saturnus. Gangguan gravitasi akibat merger Titan dengan bulan yang hilang itu dapat menyebabkan bulan-bulan bagian dalam saling bertabrakan, menghasilkan puing yang akhirnya membentuk cincin sekitar 100 juta tahun lalu.

Bulan Tambahan Jelaskan Kemiringan Saturnus

Kemiringan Saturnus sebesar 26,7 derajat sebelumnya diyakini akibat gangguan gravitasi dari Neptunus. Namun data Cassini menunjukkan ketidaksesuaian antara keduanya. Pada 2022, ilmuwan mengusulkan adanya bulan hilang bernama Chrysalis yang berperan menjaga resonansi Saturnus dengan Neptunus sebelum akhirnya hancur dan membentuk cincin.

Ćuk dan timnya menyempurnakan teori tersebut. Mereka menduga bukan sekadar bulan yang hancur karena terlalu dekat dengan Saturnus, melainkan terjadi tabrakan antara “proto-Hyperion” bulan besar yang kini hilang dengan Titan purba. Kehadiran bulan tambahan itu sebelumnya menjaga sinkronisasi Saturnus dan Neptunus. Setelah hilang akibat tabrakan, keseimbangan tersebut terganggu, menjelaskan kondisi Saturnus saat ini. Jika benar, skenario ini juga menjelaskan mengapa orbit Hyperion terkunci dengan Titan serta mengapa orbit Titan kini terus melebar.

Misi Dragonfly Akan Uji Teori

Untuk menguji teori ini, ilmuwan menantikan misi Dragonfly milik NASA. Wahana berbentuk seperti drone bertenaga nuklir itu dijadwalkan meluncur pada 2028 dan tiba di Titan pada 2034. Dragonfly akan mendarat di berbagai lokasi dan menganalisis sampel langsung dari permukaan Titan. Ilmuwan senior dari Jet Propulsion Laboratory NASA, Linda Spilker, menyebut penelitian ini memberikan bukti kuat bahwa Hyperion dan cincin Saturnus kemungkinan terbentuk jauh setelah Saturnus sendiri terbentuk.

Profesor emeritus William B. Hubbard dari University of Arizona juga menilai teori baru ini lebih masuk akal dibanding hipotesis sebelumnya. Sementara itu, Carl Murray dari Queen Mary University of London menggambarkan penelitian ini seperti “CSI: Saturnus” upaya forensik kosmik untuk merekonstruksi peristiwa masa lalu berdasarkan petunjuk gravitasi dan orbit bulan-bulannya. Para astronom telah lama menduga sistem Saturnus terus berevolusi sejak terbentuk. Namun kini, berkat data Cassini dan analisis terbaru, peran Titan dianggap kunci dalam memahami dinamika kompleks sistem Saturnus selama ratusan juta tahun terakhir.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download lava firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: Astronomicobisnis.comNASASaturnusTitan

Related Posts

SPPG Mojokerto Terbakar Usai Ledakan, Lima Orang Mengalami Luka

SPPG Mojokerto Terbakar Usai Ledakan, Lima Orang Mengalami Luka

by Hidayat Taufik
August 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto Puri Medali mengalami ledakan pada Kamis (13/8/2026) malam. Peristiwa tersebut membuat...

Yusril: Tak Ada Lagi Ruang bagi Pendukung untuk Laporkan Penghinaan Presiden

Yusril: Tak Ada Lagi Ruang bagi Pendukung untuk Laporkan Penghinaan Presiden

by Hidayat Taufik
August 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor...

Sering Makan Ingus, Apakah Bisa Membahayakan Anak?

Sering Makan Ingus, Apakah Bisa Membahayakan Anak?

by Hidayat Taufik
August 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebiasaan anak memasukkan ingus ke mulut setelah mengorek hidung sering kali membuat orangtua merasa risih. Meski demikian,...

Mengenal TMP Kalibata, Kompleks Makam Pahlawan yang Penuh Sejarah

Mengenal TMP Kalibata, Kompleks Makam Pahlawan yang Penuh Sejarah

by Hidayat Taufik
August 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata menjadi salah satu kawasan bersejarah di Jakarta yang didedikasikan untuk...

Tokopedia dan TikTok Shop Perkuat #BeliLokal, Penjualan Produk Lokal Tembus 700 Juta

Tokopedia dan TikTok Shop Perkuat #BeliLokal, Penjualan Produk Lokal Tembus 700 Juta

by Rizki Meirino
August 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tokopedia dan TikTok Shop memperkuat ekosistem #BeliLokal untuk mendorong pelaku usaha lokal dan UMKM Indonesia naik kelas....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
KPK Periksa Dugaan Korupsi CSR Bank BJB, Kasus Iklan Masih Berjalan

KPK Periksa Dugaan Korupsi CSR Bank BJB, Kasus Iklan Masih Berjalan

August 13, 2026
Survei Herbalife: 91% Masyarakat Indonesia Prioritaskan Kesehatan Holistik

Survei Herbalife: 91% Masyarakat Indonesia Prioritaskan Kesehatan Holistik

August 13, 2026
Tokopedia dan TikTok Shop Perkuat #BeliLokal, Penjualan Produk Lokal Tembus 700 Juta

Tokopedia dan TikTok Shop Perkuat #BeliLokal, Penjualan Produk Lokal Tembus 700 Juta

August 13, 2026
MPR Tegas: Sidang Tahunan 14 Agustus Tanpa Lagu Pemicu Joget

MPR Tegas: Sidang Tahunan 14 Agustus Tanpa Lagu Pemicu Joget

August 13, 2026
SPPG Mojokerto Terbakar Usai Ledakan, Lima Orang Mengalami Luka

SPPG Mojokerto Terbakar Usai Ledakan, Lima Orang Mengalami Luka

August 14, 2026
Yusril: Tak Ada Lagi Ruang bagi Pendukung untuk Laporkan Penghinaan Presiden

Yusril: Tak Ada Lagi Ruang bagi Pendukung untuk Laporkan Penghinaan Presiden

August 14, 2026
Instagram Diam-Diam Ubah Logo Tulisan setelah 10 Tahun

Instagram Diam-Diam Ubah Logo Tulisan setelah 10 Tahun

August 14, 2026
Jalan Jalan ke Braga? Ini 5 Tempat Makan yang Bisa Jadi Pilihan

Jalan Jalan ke Braga? Ini 5 Tempat Makan yang Bisa Jadi Pilihan

August 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved