• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, January 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

World Bank: Indonesia Kehilangan Rp944 Triliun Imbas Ketidakpatuhan Pajak

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 27, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
World Bank: Indonesia Kehilangan Rp944 Triliun Imbas Ketidakpatuhan Pajak

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Dunia atau World Bank memperkirakan kesenjangan penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) Badan di Indonesia mencapai rata-rata 6,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau sekitar Rp944 triliun selama tahun 2016 hingga 2021.

Adapun, Laporan Bank Dunia itu sendiri tercantum dalam publikasi bertajuk Economic Policy: Estimating Value Added Tax (VAT) and Corpotate Income Tax (CIT) Gaps in Indonesia yang terbit pada 3 Maret 2025.

“Rata-rata estimasi kesenjangan PPN dan PPh Badan yang tercatat mencapai 6,4 persen dari PDB atau Rp944 triliun antara tahun 2016—2021,” tulis Bank Dunia, dikutip Kamis, 27 Maret.

Laporan Bank Dunia menjelaskan tingginya angka ketidakpatuhan menjadi faktor utama dalam mempengaruhi penerimaan pajak, khususnya dalam PPN dibandingkan dengan keputusan kebijakan. Sebaliknya, kesenjangan kebijakan PPh Badan lebih besar secara rata-rata daripada kesenjangan kepatuhan.

Oleh sebab itu, besarnya kesenjangan pajak (tax gap) menyebabkan efisiensi setoran dua sumber utama penerimaan pajak sangat rendah.

Adapun, kesenjangan kepatuhan PPh Badan dan PPN berkontribusi terhadap 58 persen dari total penerimaan nosional yang hilang untuk kedua instrumen pajak tersebut.

“Rasio ketidakpatuhan sangat tinggi dibandingkan dengan negara-negara sejawat Indonesia dan dalam perbandingan internasional yang lebih luas,” tulisnya.

Ketidakpatuhan pajak di Indonesia tergolong tinggi karena adanya kesenjangan kepatuhan yang besar dan sistem pajak alternatif untuk PPN dan PPh Badan bagi perusahaan kecil dan banyak penyedia jasa lainnya dikenakan pajak dengan tarif efektif yang lebih rendah.

Selain itu, karena ketidakpatuhan di antara wajib pajak ini kemungkinan sangat tinggi, untuk mengurangi secara signifikan komponen kesenjangan kebijakan ini, kesenjangan kepatuhan perlu ditangani secara bersamaan

Kemudian, sektor dan jenis perusahaan yang dikenakan beban pajak PPh dan PPN yang lebih rendah maka skema pajak alternatif perlu dihentikan atau cakupannya dipersempit untuk menghindari pajak ganda.

Dengan demikian, dampak dari perubahan kebijakan tersebut terhadap total pendapatan pajak akan lebih rendah daripada nilai kesenjangan kebijakan PPh dan PPN yang diperkirakan.

Selain itu Laporan Bank Dunia ini juga menyoroti bahwa ambang batas PPN dan PPh yang relatif tinggi sebesar Rp4,8 miliar memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap besarnya kesenjangan kebijakan dan kepatuhan.

Selain itu, banyak perusahaan di Indonesia dikelompokkan dalam interval omzet Rp4,4-4,8 miliar, yang dapat mengakibatkan perilaku tidak patuh seperti pelaporan yang kurang atau pemisahan bisnis yang dibuat-buat.

“Menurunkan ambang batas serta memperkenalkan larangan hukum pengelompokan dapat mengurangi kesenjangan PPN dan PPh,” jelasnya.

Kemudian, ekonomi bawah tanah atau underground economy yang cukup besar di Indonesia juga berkontribusi pada kesenjangan kepatuhan pajak.

Rasio penerimaan PPN dan PPh terhadap PDB yang relatif rendah dibandingkan dengan negara-negara lain yang beroperasi dengan tarif yang sama mengindikasikan kurangnya efisiensi dalam pemungutan pajak.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
free online course
download intex firmware
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comPajakWorld Bank

Related Posts

Ibu Disambas Rekam Adegan Video Kekerasan Seksual Dengan Anak Laki Angkatnya Di Tangkap Polisi

Ibu Disambas Rekam Adegan Video Kekerasan Seksual Dengan Anak Laki Angkatnya Di Tangkap Polisi

by Hidayat Taufik
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepolisian Resor Sambas, Kalimantan Barat, menahan seorang perempuan berinisial SK (38) yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap...

Kepercayaan Konsumen AS Anjlok ke Titik Terendah Sejak 2014

Kepercayaan Konsumen AS Anjlok ke Titik Terendah Sejak 2014

by Zahra Zahwa
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sentimen ekonomi masyarakat Amerika Serikat mengalami kemerosotan tajam pada Januari, dengan tingkat kepercayaan konsumen jatuh ke level...

Coco Gauff Pecahkan Raket Usai Tersingkir di Perempat Final Australian Open

Coco Gauff Pecahkan Raket Usai Tersingkir di Perempat Final Australian Open

by Zahra Zahwa
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kepercayaan diri petenis Amerika Serikat Coco Gauff runtuh setelah ia tersingkir secara mengejutkan di perempat final Australian...

AS Akan Gelar Latihan Militer di Timur Tengah Saat Ketegangan dengan Iran Meningkat

AS Akan Gelar Latihan Militer di Timur Tengah Saat Ketegangan dengan Iran Meningkat

by Zahra Zahwa
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Militer Amerika Serikat akan menggelar latihan udara selama beberapa hari di kawasan Timur Tengah seiring Washington memperkuat...

BNN Peringatkan Bahaya Gas Tertawa: Tren di Anak Muda Bisa Picu Kematian Mendadak

BNN Peringatkan Bahaya Gas Tertawa: Tren di Anak Muda Bisa Picu Kematian Mendadak

by Hidayat Taufik
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, akan bahaya penyalahgunaan gas Nitrous Oxide (N2O) atau...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
BlackRock Diam-diam Serok Saham BUMI

BlackRock Diam-diam Serok Saham BUMI

January 26, 2026
Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

January 25, 2026
Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Pemerintah Tawarkan ORI029, Targetkan Penghimpunan Dana Rp25 Triliun

January 27, 2026
Ibu Disambas Rekam Adegan Video Kekerasan Seksual Dengan Anak Laki Angkatnya Di Tangkap Polisi

Ibu Disambas Rekam Adegan Video Kekerasan Seksual Dengan Anak Laki Angkatnya Di Tangkap Polisi

January 28, 2026
Kepercayaan Konsumen AS Anjlok ke Titik Terendah Sejak 2014

Kepercayaan Konsumen AS Anjlok ke Titik Terendah Sejak 2014

January 28, 2026
Coco Gauff Pecahkan Raket Usai Tersingkir di Perempat Final Australian Open

Coco Gauff Pecahkan Raket Usai Tersingkir di Perempat Final Australian Open

January 28, 2026
AS Akan Gelar Latihan Militer di Timur Tengah Saat Ketegangan dengan Iran Meningkat

AS Akan Gelar Latihan Militer di Timur Tengah Saat Ketegangan dengan Iran Meningkat

January 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved