• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, April 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Wegmans Memindai Wajah Pelanggan di Sejumlah Toko, Bukan Satu-satunya Perusahaan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 14, 2026
in Teknologi
0
Wegmans Memindai Wajah Pelanggan di Sejumlah Toko, Bukan Satu-satunya Perusahaan

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah jaringan ritel terbesar di Amerika Serikat kini menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk mencegah pencurian di toko. Namun, sebagian besar pelanggan tidak menyadari bahwa wajah mereka dipindai saat berbelanja.

Teknologi pengenalan wajah sebenarnya bukan hal baru dan telah digunakan secara kontroversial selama lebih dari satu dekade. Meski menuai penolakan luas di Amerika Serikat dan lebih umum digunakan di Inggris adopsinya terus meningkat di toko-toko AS dengan aturan yang minim dan hasil yang belum pasti. Satu hal yang konsisten: ketika publik mengetahuinya, penolakan keras pun muncul.

Hal ini terlihat dari kehebohan yang terjadi pekan ini terkait Wegmans, jaringan supermarket yang dikenal memiliki basis pelanggan fanatik. Perusahaan tersebut memicu kemarahan sebagian pembeli setelah mengungkapkan bahwa mereka menggunakan teknologi pengenalan wajah di toko-toko New York City.

New York City menjadi salah satu dari sedikit wilayah di AS yang mewajibkan tempat usaha komersial untuk mengungkapkan jika mereka mengumpulkan atau menyimpan data biometrik pelanggan. Undang-undang kota yang berlaku sejak 2021 juga melarang penjualan atau pembagian data biometrik tersebut. Sementara itu, upaya legislator negara bagian New York untuk melarang penggunaan teknologi pengenalan wajah oleh bisnis masih mandek.

Untuk mematuhi aturan tersebut, Wegmans memasang papan pemberitahuan di pintu masuk toko di Manhattan dan Brooklyn. Papan itu menyatakan bahwa data wajah, mata, dan suara pelanggan dapat dikumpulkan dan disimpan. Wegmans menyebut penggunaan teknologi ini bertujuan melindungi keselamatan pelanggan dan karyawan.

Laporan awal dari media Gothamist memicu perhatian luas, hingga mendorong Wegmans yang biasanya tertutup terhadap media mengeluarkan pernyataan publik. Perusahaan mengatakan teknologi tersebut hanya diterapkan di sebagian kecil toko yang dinilai memiliki risiko tinggi, dan digunakan untuk mengidentifikasi individu yang sebelumnya ditandai karena “perilaku tidak pantas”.

Namun, New York City merupakan pengecualian. Di sebagian besar wilayah AS, penggunaan teknologi biometrik masih minim pengawasan. Pakar privasi dari Electronic Privacy Information Center menyoroti kurangnya transparansi, potensi bias, serta ketiadaan regulasi yang melindungi hak sipil.

“Banyak penggunaan pengenalan wajah terjadi tanpa sepengetahuan publik,” ujar Jeramie Scott, penasihat senior lembaga tersebut. Ia menilai hukum belum mampu mengejar pesatnya perkembangan teknologi biometrik.

Selain Wegmans, banyak perusahaan besar lain juga mengandalkan teknologi serupa. Walmart, Kroger, dan Home Depot mencantumkan penggunaan biometrik dalam kebijakan privasi mereka. Umumnya, peritel memiliki daftar pantauan terhadap orang yang dicurigai melakukan pencurian, dan sistem akan memberi peringatan saat individu tersebut memasuki toko.

Namun, penyalahgunaan teknologi ini juga tercatat. Pada 2023, Rite Aid dilarang menggunakan pengenalan wajah selama lima tahun setelah Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) menemukan adanya kesalahan identifikasi dan penargetan tidak adil terhadap kelompok minoritas. FTC menilai praktik tersebut berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi konsumen.

Teknologi pengenalan wajah juga digunakan di arena hiburan. MSG Entertainment, pemilik Madison Square Garden dan Radio City Music Hall, diketahui memanfaatkan teknologi ini untuk membatasi akses pihak tertentu ke acara olahraga dan konser.

Seiring meluasnya penggunaan biometrik, para ahli menilai hampir semua peritel besar dan menengah kini memanfaatkannya. Namun, perusahaan cenderung enggan membicarakannya secara terbuka karena kekhawatiran publik Amerika terhadap pengawasan biometrik yang dinilai mengancam privasi dan hak sipil.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lava firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: cobisnis.comPengenalanWajahPrivasiDataRitelAmerika

Related Posts

Indonesia Bungkam Aljazair 3-0, Start Manis di Thomas Cup 2026

Indonesia Bungkam Aljazair 3-0, Start Manis di Thomas Cup 2026

by Hidayat Taufik
April 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tim putra Indonesia membuka kiprah di Thomas Cup 2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Aljazair pada laga...

Jakarta Siapkan Tiga Kali Pemadaman Lampu, Cek Waktu dan Lokasinya

Jakarta Siapkan Tiga Kali Pemadaman Lampu, Cek Waktu dan Lokasinya

by Hidayat Taufik
April 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu secara serentak dan partisipatif. Langkah ini menjadi bagian...

IFG Life dan Mandiri Inhealth Dorong Literasi Keuangan Mahasiswa Unpad

IFG Life dan Mandiri Inhealth Dorong Literasi Keuangan Mahasiswa Unpad

by Dwi Natasya
April 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – IFG Life bersama Mandiri Inhealth menggelar program literasi keuangan bagi mahasiswa Universitas Padjadjaran melalui kegiatan bertajuk “Melek...

BSI Gandeng PUI, Perluas Akses Keuangan Syariah untuk 20 Juta Umat

BSI Gandeng PUI, Perluas Akses Keuangan Syariah untuk 20 Juta Umat

by Dwi Natasya
April 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Syariah Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan Persatuan Ummat Islam (PUI) untuk memperluas akses layanan keuangan syariah...

Bank Mandiri Perkuat Komitmen Keberlanjutan di Momentum Hari Bumi 2026

Bank Mandiri Perkuat Komitmen Keberlanjutan di Momentum Hari Bumi 2026

by Dwi Natasya
April 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri menegaskan komitmen keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis dalam momentum Hari Bumi 2026. Pendekatan ini dilakukan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Didimax Tawarkan Kemudahan Edukasi Trading Forex Gratis untuk Masyarakat Indonesia

Didimax Tawarkan Kemudahan Edukasi Trading Forex Gratis untuk Masyarakat Indonesia

April 23, 2026
BCA Syariah

BCA Syariah dan Bank Aladin Perkuat Transaksi Money Market Antarbank Melalui Kerja Sama SiPA

April 24, 2026
R17 Podcast Show Vol. 04 Perkuat Kolaborasi untuk Ketahanan Digital Nasional

R17 Podcast Show Vol. 04 Perkuat Kolaborasi untuk Ketahanan Digital Nasional

April 23, 2026
Setelah 21 Tahun Stabil, Tarif Transjakarta Rp 3.500 Berpotensi Naik

Setelah 21 Tahun Stabil, Tarif Transjakarta Rp 3.500 Berpotensi Naik

April 24, 2026
Indonesia Bungkam Aljazair 3-0, Start Manis di Thomas Cup 2026

Indonesia Bungkam Aljazair 3-0, Start Manis di Thomas Cup 2026

April 25, 2026
Jakarta Siapkan Tiga Kali Pemadaman Lampu, Cek Waktu dan Lokasinya

Jakarta Siapkan Tiga Kali Pemadaman Lampu, Cek Waktu dan Lokasinya

April 24, 2026
Industri Otomotif Global Tertekan, Pabrikan AS, Jepang, dan Jerman Kejar Teknologi China

Industri Otomotif Global Tertekan, Pabrikan AS, Jepang, dan Jerman Kejar Teknologi China

April 24, 2026
Pasar Mulai Tenang, Harga Minyak Turun Seiring Sinyal Negosiasi Iran–AS

Pasar Mulai Tenang, Harga Minyak Turun Seiring Sinyal Negosiasi Iran–AS

April 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved