JAKARTA, Cobisnis.com – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di masyarakat memicu kepanikan warga di sejumlah wilayah Jakarta. Pantauan di beberapa SPBU, termasuk di kawasan Jalan Raya Pondok Gede, terlihat antrean kendaraan mengular panjang.
Antrean tersebut diduga terjadi akibat kekhawatiran masyarakat terhadap kabar kenaikan harga BBM yang disebut-sebut akan terjadi dalam waktu dekat. Sejumlah warga memilih mengisi bahan bakar penuh sebagai langkah antisipasi.
Namun demikian, pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai kenaikan harga BBM, khususnya BBM subsidi. Pihak terkait juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
PT Pertamina (Persero) memastikan bahwa stok BBM dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying).
Selain itu, pemerintah juga menegaskan bahwa harga BBM subsidi tidak mengalami kenaikan pada awal April 2026, meskipun harga minyak dunia tengah mengalami fluktuasi.
Adapun untuk BBM non-subsidi, pemerintah menjelaskan bahwa penyesuaian harga dapat terjadi mengikuti mekanisme pasar global, namun hal tersebut tidak selalu diumumkan secara bersamaan dan tidak berlaku untuk seluruh jenis BBM.
Pemerintah kembali mengingatkan masyarakat agar hanya mengacu pada informasi resmi dari sumber terpercaya dan tidak terpengaruh oleh isu yang belum jelas kebenarannya.













