JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah vas dari era Dinasti Qing menarik perhatian karena desainnya terlihat jauh lebih modern dari zamannya. Vas tersebut berbeda dari banyak benda koleksi kekaisaran China yang menggunakan porselen berhias atau teknik cloisonné.
Seniman membuat vas ini menggunakan teknik kaca tiup. Permukaannya menampilkan pita merah, putih, dan biru yang berputar. Sementara itu, bagian dasar dan mulut vas memiliki warna hijau zamrud. Perpaduan tersebut membuat tampilannya menyerupai tiang bergaris khas toko pangkas rambut.
Desainnya bahkan terlihat seperti benda dekorasi dari ruang keluarga pada era 1960-an. Vas tersebut memiliki tinggi sedikit lebih dari delapan inci. Meski ukurannya relatif kecil, benda ini memiliki nilai sejarah yang besar.
Pada bagian vas terdapat tanda pemerintahan Kaisar Qianlong. Tanda tersebut menunjukkan periode pembuatannya pada abad ke-18. Pada masa pemerintahan Qianlong, para pengrajin menghasilkan ratusan ribu benda seni dan kerajinan untuk lingkungan kekaisaran.
Qianlong juga dikenal sebagai salah satu kolektor terbesar dalam sejarah China. Ia memiliki selera terhadap benda-benda mewah dengan warna dan tekstur beragam.
Daisy Wang, Wakil Direktur sekaligus Kepala Kurator Hong Kong Palace Museum, menjelaskan ketertarikan Qianlong terhadap berbagai benda seni. Menurut Wang, sang kaisar menyukai perpaduan warna, tekstur, dan beragam benda berkualitas tinggi.
Vas kaca tersebut sebelumnya menjadi bagian dari pameran di Hong Kong Palace Museum. Museum itu memamerkannya melalui pinjaman dari Beijing Palace Museum hingga Agustus.
Keberadaan vas ini menunjukkan bahwa inovasi seni kaca sudah berkembang dalam lingkungan kekaisaran China pada abad ke-18. Selain itu, desainnya memperlihatkan bagaimana selera seni pada masa Qianlong tidak selalu terpaku pada bentuk tradisional.













