• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Utang dan Bunga Proyek Kereta Cepat Whoosh Jadi Beban Berat BUMN

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 14, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Purbaya Tolak APBN Bayar Utang Kereta Cepat, Pemerintah Cari Jalan Keluar

JAKARTA, Cobisnis.com – Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh kembali menjadi sorotan setelah terungkap besarnya beban utang dan bunga yang kini harus ditanggung oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Proyek yang semula digadang sebagai kerja sama murni antarperusahaan (business to business) kini terbukti tak lepas dari dukungan dana negara melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Selama proses pembangunannya, KCJB mengalami pembengkakan biaya yang signifikan. Dari perhitungan awal yang optimistis, nilai investasi akhirnya membengkak hingga mencapai 7,27 miliar dolar AS atau sekitar Rp120,38 triliun (kurs Rp16.500 per dolar). Kondisi ini mendorong KCIC menambah pinjaman dari China Development Bank (CDB) untuk menjaga keberlangsungan proyek.

Dari total investasi tersebut, sekitar 75 persen dibiayai lewat pinjaman CDB dengan bunga tetap sebesar 2 persen per tahun selama 40 tahun pertama. Sementara sisanya ditopang oleh penyertaan modal pemerintah serta ekuitas konsorsium BUMN Indonesia dan perusahaan China. Skema pembiayaan panjang ini menimbulkan beban bunga besar bagi perusahaan pengelola.

KCIC, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) konsorsium BUMN yang dipimpin PT KAI kini mencatatkan kerugian triliunan rupiah. Kerugian ini tidak hanya bersumber dari operasional, tetapi juga dari kewajiban pembayaran bunga dan cicilan pokok utang yang besar kepada pihak China.

Sebagian besar dana tambahan digunakan untuk menutup cost overrun senilai 1,2 miliar dolar AS, dengan bunga pinjaman baru di atas 3 persen per tahun. Lebih dari separuh pembiayaan tambahan tersebut kembali berasal dari pinjaman CDB, menunjukkan ketergantungan besar proyek ini terhadap sumber pendanaan luar negeri.

Beban cost overrun dibagi antara konsorsium Indonesia dan China, masing-masing sebesar 60 persen dan 40 persen. Artinya, tanggungan terbesar ada pada pihak Indonesia yang dikoordinasikan melalui BUMN. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan tekanan keuangan pada perusahaan pelat merah terkait, terutama PT KAI yang memimpin konsorsium.

Direktur Utama PT KAI saat itu, Didiek Hartantyo, menjelaskan bahwa pinjaman dari CDB terbagi dua berdasarkan denominasi. Pinjaman sebesar 325,6 juta dolar AS (Rp5,04 triliun) dikenai bunga 3,2 persen, sedangkan pinjaman dalam mata uang yuan sebesar 217 juta dolar AS (Rp3,36 triliun) dikenai bunga 3,1 persen per tahun.

Didiek menegaskan, tenor pinjaman berlangsung selama 45 tahun dengan tingkat bunga flat. Struktur ini dimaksudkan agar pembayaran dapat lebih terkendali dalam jangka panjang. Namun, skema bunga tetap yang relatif tinggi tetap menjadi tekanan bagi kinerja keuangan konsorsium Indonesia.

Sebagai solusi jangka pendek, pemerintah mengalokasikan tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk menutupi sebagian porsi cost overrun sebesar 25 persen yang menjadi tanggung jawab negara. Sementara 75 persen sisanya harus ditanggung oleh konsorsium BUMN melalui pinjaman CDB.

Secara makroekonomi, beban utang proyek Whoosh menjadi catatan penting bagi manajemen proyek strategis nasional. Ketergantungan pada pembiayaan eksternal dengan bunga tetap membuat proyek berisiko tinggi terhadap fluktuasi nilai tukar dan kemampuan bayar BUMN. Kondisi ini menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam merancang proyek infrastruktur berbiaya besar di masa mendatang.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download mobile firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
Tags: bumnCobisnisKCICPebisnismudaUtangwhoosh

Related Posts

ASABRI Perkuat Tata Kelola Lewat Sinergi dengan JAMDATUN

ASABRI Perkuat Tata Kelola Lewat Sinergi dengan JAMDATUN

by Rizki Meirino
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT ASABRI (Persero) memperkuat tata kelola ASABRI melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Jaksa Agung Muda...

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memasuki hari kedelapan. Area yang...

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel dan PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAP meluncurkan MAPrivilege, program yang menghubungkan ekosistem digital Telkomsel dengan...

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bencana alam dapat terjadi tanpa banyak waktu untuk bersiap. Karena itu, setiap keluarga perlu memiliki Tas Siaga...

Suahasil Nazara Ungkap Momen Mendadak Jadi Menteri Keuangan

Suahasil Nazara Ungkap Momen Mendadak Jadi Menteri Keuangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suahasil Nazara resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026)....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Atlet Perempuan Kritik Kampanye Iklan Novig yang Menampilkan Sydney Sweeney

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

September 15, 2026
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Aceh

Wamenpar Dorong Pariwisata Aceh yang Berkelanjutan dan Berkualitas

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved