• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

UOB Indonesia: Reformasi Struktural Pasca Pandemi Merupakan Kunci Percepatan Pemulihan Ekonomi Indonesia

H. Fuad by H. Fuad
September 17, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Survei Konsumen April 2021: Indeks Keyakinan Konsumen Masuk Zona Optimis

JAKARTA.Cobisnis.com – UOB Indonesia memproyeksikan, perekonomian Indonesia akan tumbuh setidaknya lima persen pada tahun 2022 seiring dengan upaya pemerintah untuk terus melanjutkan reformasi struktural, menciptakan aliran pendapatan komoditas yang berkelanjutan, memanfaatkan konsumsi domestik yang kuat, serta memanfaatkan konektivitas dengan rantai nilai global.

Optimisme UOB Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi nasional juga ditopang oleh dukungan yang luas dari pemerintah dan sektor swasta dalam mereformasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Upaya bersama dalam membantu UMKM mendapatkan akses yang lebih baik terhadap perangkat dan layanan digital, pembiayaan, serta bermitra dengan perusahaan besar akan memungkinkan UMKM berkontribusi lebih banyak terhadap perekonomian nasional dan memainkan peranan yang lebih besar pada tingkat regional, bahkan global.

Dalam seminar UOB Economic Outlook 2022 yang diselenggarakan secara virtual hari ini, UOB Indonesia berkesempatan untuk berbagi mengenai pandangannya. Seminar ini mengangkat tema ‘Empowering the Indonesian Economy for Stronger Recovery”.

Presiden Joko Widodo, dalam sambutan khusus mengatakan, “Di tengah pemulihan ekonomi, saya mengajak dunia perbankan dan para pelaku usaha untuk segera melakukan ekspansi, mengucurkan kredit dan menggiatkan dunia usahanya. Pandemi harus kita jadikan momentum untuk transformasi ekonomi Indonesia. Kita juga akan terus mengembangkan ekonomi berkelanjutan melalui green economy dan blue economy.”

“Selain itu, kita memiliki peluang tumbuh lebih tinggi dengan potensi pasar ekspor masih terbuka lebar, didukung oleh mitra dagang yang mulai pulih pada kuartal kedua. Mari kita manfaatkan semua peluang ini dengan sigap untuk menggeliatkan ekonomi dengan terus menjaga kesehatan agar tercipta pertumbuhan yang berkelanjutan dan merata,” tambahnya.

Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia juga turut memberikan keynote speech. Tamu lain yang juga hadir antara lain Y.M. Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo, Menteri Perdagangan Republik Indonesia Muhammad Lutfi, dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Teten Masduki, serta sejumlah pemimpin dari dunia industri dan bisnis. Lebih dari 3.000 peserta menghadiri acara tahunan UOB ini.

Wee Ee Cheong, Deputy Chairman dan CEOUOB, yang juga menyampaikan pesan pembukaan mengatakan, “Kami sangat mengagumi kemajuan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi dalam mengatasi pandemi. Ke depannya, kami melihat peluang yang akan muncul di bidang konektivitas, digitalisasi, dan keberlanjutan. Dengan basis kuat yang didukung talenta muda yang memiliki visi panjang, terampil, dan cakap digital, serta daya beli yang kuat, Indonesia akan mampu memanfaatkan peluang ini serta memainkan peran yang penting di kawasan regional.”

Enrico Tanuwidjaja, Ekonom UOB, mengatakan, “Perekonomian Indonesia diperkirakan akan tumbuh lebih kuat di tengah pulihnya permintaan domestik dan eksternal yang menguntungkan serta didukung kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif, dan belanja infrastruktur yang berkelanjutan. Peningkatan vaksinasi secara gencar di Tanah Air juga akan mendorong pelonggaran sejumlah pembatasan kegiatan sosial dan ekonomi domestik.”

“Reformasi struktural pada tahap lanjut yang ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan investasi, peningkatan ekspor bersih, serta upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan akan berperan sangat penting terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia pasca pandemi,” pungkasnya.

Memberdayakan UMKM untuk prospek pertumbuhan Indonesia

UMKM merupakan kontributor utama dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB Indonesia dan lebih dari 97 persen dari total tenaga kerja produktif. Namun, UMKM saat ini tengah menghadapi kendala dalam melayani kebutuhan dan preferensi konsumsi masyarakat Indonesia yang jumlahnya terus meningkat.

Enrico mengatakan, UMKM Indonesia perlu melakukan reformasi di tiga bidang strategis agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian dan mencatatkan kemajuan yang berarti. Bidang-bidang tersebut antara lain digitalisasi, akses kredit dan kolaborasi dengan perusahaan besar di dalam dan di luar Indonesia.

“Pandemi telah mempercepat digitalisasi di Indonesia. Akan tetapi, kecepatan digitalisasi di kalangan UMKM masih lambat. Berdasarkan data UOB, hanya sekitar 15 persen UMKM di Tanah Air yang telah mendigitalisasikan usaha mereka karena sumber daya yang terbatas serta kurangnya literasi digital atau kepercayaan digital. Dalam hal akses terhadap kredit, persentase pinjaman UMKM dalam kaitannya dengan produk domestik bruto negara masih stagnan di sekitar 6,5 persen sejak satu dekade lalu,” ujarnya.

“Selain itu, ekspor UMKM juga masih kecil, hanya 15,7 persen dari total ekspor Indonesia. Melalui inovasi dan transformasi digital serta dengan fleksibilitas keuangan yang lebih besar, UMKM diharapkan dapat mengepakkan sayap di dunia internasional dan membantu meningkatkan ekspor bersih Indonesia serta menarik lebih banyak investor asing seiring dengan waktu,” tambah Tanuwidjaja.

Hendra Gunawan, Presiden Direktur UOB Indonesia, mengatakan, “Dengan adanya reformasi struktural utama, kami yakin Indonesia berada pada posisi yang tepat untuk memaksimalkan potensinya dan untuk menarik lebih banyak investasi domestik dan asing. Di UOB Indonesia, kami hadir untuk mendukung nasabah kami di Indonesia serta mereka yang ingin berekspansi ke Indonesia maupun ke seluruh kawasan regional dengan memanfaatkan kekuatan jaringan luas UOB Group.”

“Dengan demikian, kami akan membantu berkontribusi pada pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia dan di kawasan regional,” pungkasnya.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download mobile firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
Tags: CobisnisPemulihan ekonomiuob indonesia

Related Posts

Ingin Anak Lebih Pandai Mengelola Emosi? Coba 7 Cara Ini

Ingin Anak Lebih Pandai Mengelola Emosi? Coba 7 Cara Ini

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecerdasan emosional atau EQ menjadi salah satu kemampuan penting yang perlu dibangun sejak anak masih kecil. Kemampuan...

Bos Anthropic Ingatkan Bahaya AI, Pengembang Diminta Mulai Berhati-Hati

Bos Anthropic Ingatkan Bahaya AI, Pengembang Diminta Mulai Berhati-Hati

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - CEO Anthropic Dario Amodei mengusulkan agar perusahaan kecerdasan buatan atau AI mulai mengerem laju pengembangan model. Menurutnya,...

Marc Marquez hingga Mario Aji, 9 Pebalap MotoGP Siap Parade di Lombok

Marc Marquez hingga Mario Aji, 9 Pebalap MotoGP Siap Parade di Lombok

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sembilan pebalap MotoGP dijadwalkan mengikuti parade di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 7 Oktober 2026. Salah...

Veda Ega Gagal Catat Waktu Terbaik, Start ke-15 di Moto3 San Marino

Veda Ega Gagal Catat Waktu Terbaik, Start ke-15 di Moto3 San Marino

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama mengakui menghadapi kualifikasi yang sulit di Moto3 San Marino. Hasil tersebut membuat...

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Jelaskan Penyebabnya

OJK Survei 99 Bank, Hasilnya Perbankan RI Masih Optimistis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Industri perbankan Indonesia masih menunjukkan optimisme memasuki kuartal III 2026. Kondisi tersebut tercermin dari Survei Orientasi Bisnis...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BNI menawarkan diskon tiket hingga 20 persen, cicilan 12 bulan, serta promo tiket pesawat dan hotel untuk konser Andrea Bocelli.

BNI Permudah Nasabah Nonton Andrea Bocelli

September 12, 2026
Diduga Pesta Miras, Sejumlah Pemuda Ditemukan Tertidur di Jalan Lenteng Agung

Diduga Pesta Miras, Sejumlah Pemuda Ditemukan Tertidur di Jalan Lenteng Agung

September 12, 2026
Ilustrasi Membersihkan Kulkas - pexels/Kevin Malik

Cara Mudah Bersihkan Rak Kulkas dari Noda Lengket Bekas Makanan dan Minuman

September 12, 2026
Sayur Pare - pexels/Lars H Knudsen

Walau Pahit, Pare Punya Segudang Manfaat Kesehatan Bagi Penderita Diabetes

September 12, 2026
Sukabumi Diguncang Gempa M4,3, Getaran Terasa hingga Bandung Barat

Sukabumi Diguncang Gempa M4,3, Getaran Terasa hingga Bandung Barat

September 13, 2026
Ilustrasi Sedang Menanam Tanaman - pexels/studio cottonbro

Kesalahan dalam Pemilihan Media Tanam, Bisa Jadi Tanaman Tidak Tumbuh Subur

September 13, 2026
Masa Jabatan Kades Tak Terbatas, Apa Dampaknya?

Masa Jabatan Kades Tak Terbatas, Apa Dampaknya?

September 13, 2026
Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Jakut, Abdullah Syauqi Dihukum Seumur Hidup

Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Jakut, Abdullah Syauqi Dihukum Seumur Hidup

September 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved