• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, August 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Udara Pontianak Berbahaya, Orang Tua Minta Sekolah Libur

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
August 21, 2026
in Nasional
0
Udara Pontianak Berbahaya, Orang Tua Minta Sekolah Libur

JAKARTA, Cobisnis.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Dalam beberapa hari terakhir, kondisi asap dilaporkan semakin pekat.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran orang tua siswa terhadap kesehatan anak-anak mereka.

Pemerintah daerah pun diharapkan mempertimbangkan penghentian sementara pembelajaran tatap muka atau mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke sistem daring.

Rahmawati, orang tua siswa kelas 2 MIN 4 Pontianak, mengatakan kabut asap kembali terasa pekat sejak tiga hari terakhir.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengurangi risiko paparan asap terhadap para siswa.

“Dalam tiga hari ini asap mulai pekat. Hari ini juga. Sebelumnya sempat libur, sudah masuk lagi.

Kalau kondisi mulai pekat lagi, saya berharap kembali sekolah diliburkan atau belajar dari rumah saja secara daring,” kata Rahmawati, di kutip dari beberapa sumber, Jumat (21/8/26).

Menurut Rahmawati, kondisi udara yang memburuk membuatnya cemas jika anak tetap mengikuti pembelajaran secara langsung di sekolah.

Paparan asap dalam kondisi kualitas udara buruk dinilai dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Ia juga menilai anak-anak belum sepenuhnya memahami bahaya paparan kabut asap, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.

“Kita tahu anak-anak di sekolah pasti bermain di luar dan belum mengerti betul asap itu berbahaya. Jadi kami harap Pemerintah Kota Pontianak melalui dinas terkait mengeluarkan kebijakan untuk sementara bisa meliburkan atau belajar secara daring,” ujarnya.

Kabut asap telah berdampak pada sejumlah wilayah di Kalimantan Barat sejak Agustus 2026. Kondisi tersebut berkaitan dengan kebakaran lahan yang terjadi di sejumlah daerah.

Berdasarkan hasil pemantauan pada 20 Agustus 2026, terdapat 3.759 titik panas yang terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat. Data tersebut berasal dari BPBD Kalbar berdasarkan pemantauan BMKG.

Dari total titik panas tersebut, sebanyak 224 titik memiliki tingkat kepercayaan tinggi. Kemudian, 3.389 titik berada pada tingkat kepercayaan menengah dan 146 titik memiliki tingkat kepercayaan rendah.

Ketapang menjadi wilayah dengan jumlah titik panas paling banyak, yakni mencapai 1.795 titik. Setelah itu Sanggau dengan 466 titik, Landak 268 titik, Kubu Raya 254 titik, Kayong Utara 200 titik, dan Melawi 190 titik.

Di sisi lain, kualitas udara di Kota Pontianak juga menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data IQAir, indeks kualitas udara Pontianak mencapai 491 pada pukul 09.00 WIB, Jumat (21/8).

Indeks tersebut berada dalam kategori berbahaya (Hazardous). Kondisi kualitas udara seperti ini berpotensi menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak.

PM2.5 menjadi polutan utama dengan konsentrasi mencapai 321 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Partikel halus tersebut berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan saat terhirup.

Masyarakat diimbau memantau kondisi kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Ketika kualitas udara berada dalam kategori sangat buruk, aktivitas fisik di luar ruangan sebaiknya dikurangi guna membatasi paparan polusi.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comkabut asapKarhutlaKesehatan anakkualitas udaraPontianaksekolah daring

Related Posts

Dana Desa 2027 Bertambah Rp21,7 Triliun, Ada Apa?

Dana Desa 2027 Bertambah Rp21,7 Triliun, Ada Apa?

by Hidayat Taufik
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp77 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut meningkat Rp21,715 triliun atau sekitar...

Kisah Auzar menerima manfaat perlindungan asuransi jiwa syariah Rp562 juta setelah keponakannya meninggal dan membantu menjaga keberlangsungan yayasan bagi 700 murid.

Di Balik Santunan Rp562 Juta, Ada Amanah 700 Murid

by Rizki Meirino
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Di usia 84 tahun, Auzar kembali memikul tanggung jawab besar setelah keponakan satu-satunya meninggal dunia akibat kecelakaan...

Musim Mas meraih Mahayuga Award 2026 kategori Pelopor Industri Hijau dari Garuda TV atas komitmen terhadap keberlanjutan dan lingkungan.

Musim Mas Raih Mahayuga Award 2026 sebagai Pelopor Industri Hijau

by Rizki Meirino
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perusahaan kelapa sawit terintegrasi berbasis Indonesia, Musim Mas, meraih Mahayuga Award 2026 dari Garuda TV untuk kategori...

Ruben Onsu

Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Investasi Rp3,5 M

by Desti Dwi Natasya
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ruben Onsu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan investasi yang ditangani Polres Metro Jakarta...

Soal Karhutla dan Gempa NTT, Adi Prayitno Nilai Anies Lebih Banyak Beri Solusi

Soal Karhutla dan Gempa NTT, Adi Prayitno Nilai Anies Lebih Banyak Beri Solusi

by Hidayat Taufik
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pengamat politik Adi Prayitno menilai pernyataan Anies Baswedan terkait kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan serta gempa...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jakarta Tak Bisa Atasi Polusi Sendiri, Ini Alasannya

Jakarta Tak Bisa Atasi Polusi Sendiri, Ini Alasannya

August 20, 2026
Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Berlanjut ke Tahap Penyidikan

Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Berlanjut ke Tahap Penyidikan

August 20, 2026
Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

August 19, 2026
Debut Besar Agnez Mo di Reacher Season 4 Tuai Respons Media Asing

Debut Besar Agnez Mo di Reacher Season 4 Tuai Respons Media Asing

August 20, 2026
Dana Desa 2027 Bertambah Rp21,7 Triliun, Ada Apa?

Dana Desa 2027 Bertambah Rp21,7 Triliun, Ada Apa?

August 21, 2026
Udara Pontianak Berbahaya, Orang Tua Minta Sekolah Libur

Udara Pontianak Berbahaya, Orang Tua Minta Sekolah Libur

August 21, 2026
Kisah Auzar menerima manfaat perlindungan asuransi jiwa syariah Rp562 juta setelah keponakannya meninggal dan membantu menjaga keberlangsungan yayasan bagi 700 murid.

Di Balik Santunan Rp562 Juta, Ada Amanah 700 Murid

August 21, 2026
Musim Mas meraih Mahayuga Award 2026 kategori Pelopor Industri Hijau dari Garuda TV atas komitmen terhadap keberlanjutan dan lingkungan.

Musim Mas Raih Mahayuga Award 2026 sebagai Pelopor Industri Hijau

August 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved