• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Trump Mendadak Batalkan Tarif 20 Persen di Selat Hormuz, Ada Apa?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 15, 2026
in News
0
Trump Mendadak Batalkan Tarif 20 Persen di Selat Hormuz, Ada Apa?

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana penerapan tarif 20 persen terhadap setiap muatan kargo yang melintasi Selat Hormuz. Keputusan itu diumumkan sehari setelah wacana tersebut pertama kali disampaikan.

Awalnya, Trump menyebut tarif akan menjadi kompensasi atas peran Amerika Serikat dalam menjaga keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Usulan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Namun, dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Irak Ali Al Zaidi di Gedung Putih, Trump mengubah pendekatannya. Ia menyatakan lebih memilih negara-negara Teluk meningkatkan investasi di Amerika Serikat dibandingkan membayar tarif transit.

Trump menilai investasi dari negara-negara Teluk akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar. Menurutnya, skema tersebut lebih efektif dibandingkan mengenakan pungutan terhadap kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Ia juga mengaku telah berdiskusi dengan pemimpin Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, dan Kuwait. Negara-negara itu disebut menunjukkan minat untuk menambah investasi dalam jumlah besar ke Amerika Serikat.

Meski membatalkan rencana tarif, Trump menegaskan Amerika Serikat tetap memikul beban besar dalam menjaga keamanan jalur pelayaran internasional. Karena itu, ia menilai negaranya layak memperoleh manfaat ekonomi yang lebih luas.

Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah masih berlanjut. Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga Amerika Serikat menghentikan aksi militernya. IRGC juga memperingatkan jalur ekspor energi lain dapat menjadi sasaran, sementara gangguan di Selat Hormuz berpotensi memengaruhi pasokan minyak dan gas dunia serta mendorong kenaikan harga energi.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free online course
download lenevo firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: Amerika SerikatCobisnisdonald trumpHeadlineiranMinyak duniaPebisnismudaSelat Hormuz

Related Posts

Liverpool Cody Gakpo Tottenham

Liverpool Tutup Pintu Transfer Cody Gakpo ke Tottenham Hotspur

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Liverpool menegaskan tidak memiliki rencana melepas Cody Gakpo pada bursa transfer musim panas 2026 meski Tottenham Hotspur...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Stok Rudal Pertahanan AS Menyusut, Hampir 80% Interseptor THAAD Telah Digunakan

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persediaan rudal pertahanan udara Amerika Serikat dilaporkan menurun tajam setelah konflik dengan Iran. Sejumlah pejabat militer kini...

Cesar Gastelum

Live TikTok Berubah Tragis, Influencer Meksiko Tewas Ditembak di Tempat

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Influencer TikTok asal Meksiko, Cesar Gastelum, tewas setelah ditembak saat melakukan siaran langsung di TikTok di Kota...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bursa saham Amerika Serikat kembali menguat pada perdagangan Selasa. Kenaikan itu mendorong indeks S&P 500 mencetak rekor...

Hubungan Thailand Kamboja

Adu Sindir Dua Presiden Picu Ancaman Baru bagi Hubungan Thailand-Kamboja

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Hubungan Thailand dan Kamboja kembali memanas setelah para pemimpin kedua negara saling melontarkan kritik keras terkait sengketa...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Indo 2026

Halal Indo 2026 Dorong Sinergi Kreator dan Industri Perkuat Produk Halal Lokal

August 5, 2026
kinerja Astra Agro semester I 2026

Astra Agro Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada Semester I 2026

August 5, 2026
Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

August 5, 2026
Kemenkes

Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Kemenkes Imbau Utamakan Empati

August 5, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Polisi Florida Respons Laporan Terkait Siaran Langsung Perez Hilton di TikTok

August 5, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Pengujian Ungkap Model AI Anthropic dan OpenAI Tunjukkan Perilaku Berisiko

August 5, 2026
Liverpool Cody Gakpo Tottenham

Liverpool Tutup Pintu Transfer Cody Gakpo ke Tottenham Hotspur

August 5, 2026
Doh Kyung Soo

Blitzway Entertainment Siapkan Langkah Hukum untuk Lindungi Doh Kyung Soo

August 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved