• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, August 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Trump Makin Agresif Bersihkan Birokrasi, Ribuan PNS Bergaji Tinggi Masuk Daftar Incaran

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 4, 2026
in News
0
Trump Makin Agresif Bersihkan Birokrasi, Ribuan PNS Bergaji Tinggi Masuk Daftar Incaran

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menandatangani perintah eksekutif baru yang mempermudah pemecatan pegawai negeri sipil federal bergaji tinggi. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintahan Trump untuk merombak birokrasi federal.

Aturan yang diterbitkan bersama Office of Personnel Management (OPM) tersebut mencabut perlindungan kerja bagi sebagian kelompok pegawai federal senior. Mereka yang terdampak merupakan pejabat dengan gaji hingga hampir 200.000 dolar AS per tahun.

Pada tahap awal, kebijakan ini diperkirakan berlaku bagi sekitar 8.000 pegawai federal. Namun jumlah tersebut berpotensi bertambah karena cakupan aturan dapat diperluas hingga menyentuh puluhan ribu pegawai lainnya.

Direktur OPM, Scott Kupor, mengatakan pemerintah membutuhkan pegawai yang siap menjalankan kebijakan resmi secara konsisten. Pegawai yang dianggap menghambat pelaksanaan kebijakan dapat diberhentikan melalui mekanisme baru tersebut.

Trump selama ini menilai banyak kebijakannya terhambat oleh aparatur federal yang tidak sejalan dengan agenda pemerintahannya. Karena itu, aturan baru ini memberikan kewenangan lebih besar kepada pimpinan lembaga untuk mengambil tindakan terhadap pegawai yang dianggap tidak mendukung kebijakan pemerintah.

Selama bertahun-tahun, posisi pejabat federal senior di AS dirancang agar relatif bebas dari pengaruh politik. Namun pemerintahan Trump berpendapat sistem tersebut justru memberi perlindungan berlebihan kepada pegawai yang menolak menjalankan arahan pemerintah.

Kebijakan ini memicu perdebatan mengenai independensi birokrasi di Amerika Serikat. Sejumlah pihak khawatir berkurangnya perlindungan kerja bagi pegawai federal dapat membuka ruang lebih besar bagi politisasi birokrasi dan berujung pada sengketa hukum di kemudian hari.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: Birokrasi FederalCobisnisPebisnismudaPerintah EksekutifPHK massalPNS AmerikaTrump

Related Posts

Utang AS Tembus Rp712 Ribu Triliun, Kok Bisa Sebesar Ini?

Utang AS Tembus Rp712 Ribu Triliun, Kok Bisa Sebesar Ini?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Utang pemerintah Amerika Serikat membengkak US$1 triliun atau sekitar Rp17.800 triliun hanya dalam waktu lima bulan. Total...

Richard Lee Buka Perbedaan Keterangan Doktif di Persidangan

Richard Lee Buka Perbedaan Keterangan Doktif di Persidangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pihak Richard Lee menyoroti adanya perbedaan keterangan Samira Farahnaz alias Dokter Detektif atau Doktif dalam Berita Acara...

Supervisor Hyundai Beri Klarifikasi Usai Ribut soal Ioniq 5

Supervisor Hyundai Beri Klarifikasi Usai Ribut soal Ioniq 5

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Supervisor Sales Hyundai Gowa Fatmawati bernama Widay menyampaikan permintaan maaf terkait perselisihan dengan influencer Aa Juju. Perselisihan...

Lulusan IPDN Wajib Jalani Ikatan Dinas, Begini Aturannya

Lulusan IPDN Wajib Jalani Ikatan Dinas, Begini Aturannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN menjadi salah satu sekolah kedinasan yang banyak diminati masyarakat. Pada seleksi...

Pendiri Evergrande Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup di China

Pendiri Evergrande Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup di China

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pendiri Evergrande, Hui Ka Yan, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan China. Taipan berusia 67 tahun...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jakarta Tak Bisa Atasi Polusi Sendiri, Ini Alasannya

Jakarta Tak Bisa Atasi Polusi Sendiri, Ini Alasannya

August 20, 2026
Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Berlanjut ke Tahap Penyidikan

Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Berlanjut ke Tahap Penyidikan

August 20, 2026
Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

August 19, 2026
Debut Besar Agnez Mo di Reacher Season 4 Tuai Respons Media Asing

Debut Besar Agnez Mo di Reacher Season 4 Tuai Respons Media Asing

August 20, 2026
Dana Desa 2027 Bertambah Rp21,7 Triliun, Ada Apa?

Dana Desa 2027 Bertambah Rp21,7 Triliun, Ada Apa?

August 21, 2026
Udara Pontianak Berbahaya, Orang Tua Minta Sekolah Libur

Udara Pontianak Berbahaya, Orang Tua Minta Sekolah Libur

August 21, 2026
Kisah Auzar menerima manfaat perlindungan asuransi jiwa syariah Rp562 juta setelah keponakannya meninggal dan membantu menjaga keberlangsungan yayasan bagi 700 murid.

Di Balik Santunan Rp562 Juta, Ada Amanah 700 Murid

August 21, 2026
Musim Mas meraih Mahayuga Award 2026 kategori Pelopor Industri Hijau dari Garuda TV atas komitmen terhadap keberlanjutan dan lingkungan.

Musim Mas Raih Mahayuga Award 2026 sebagai Pelopor Industri Hijau

August 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved