• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Trump Ingin Industri Minyak AS Kembali Berjaya Di Venezuela, Namun Tantangannya Tidak Mudah

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 5, 2026
in News
0
Trump Ingin Industri Minyak AS Kembali Berjaya Di Venezuela, Namun Tantangannya Tidak Mudah

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan ingin perusahaan-perusahaan minyak Amerika berperan besar dalam membangkitkan kembali industri minyak Venezuela yang hancur. Namun, para pengamat industri energi menilai ambisi tersebut jauh dari kata mudah dan sarat risiko bagi raksasa minyak AS.

Venezuela memang memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia. Namun, untuk meningkatkan produksi secara signifikan, perusahaan minyak harus membangun ulang infrastruktur energi negara tersebut yang telah rusak parah selama bertahun-tahun. Menurut Trump sendiri, upaya ini akan menelan biaya miliaran dolar, di tengah harga minyak global yang belum tentu cukup menguntungkan untuk menutup investasi besar tersebut.

Selain itu, minyak mentah Venezuela dikenal sebagai minyak berat dan berkadar sulfur tinggi, yang membutuhkan teknologi khusus serta biaya penyulingan yang jauh lebih mahal. Kondisi ini membuat investasi di sektor minyak Venezuela menjadi keputusan yang sulit, bahkan di negara yang stabil secara politik, apalagi di tengah krisis politik pasca-lengsernya presiden otoriter Nicolás Maduro.

“Situasi ini justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban mengenai masa depan politik Venezuela, dan itu akan menjadi pertimbangan utama bagi para perencana korporasi dan industri,” kata Clayton Seigle, peneliti senior Program Keamanan Energi dan Perubahan Iklim di Center for Strategic and International Studies (CSIS).

Pada Sabtu lalu, pasukan khusus Amerika Serikat melakukan operasi besar yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Keduanya diterbangkan ke New York dan didakwa atas tuduhan konspirasi narkoterorisme, penyelundupan kokain, serta pelanggaran senjata.

Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan “menjalankan” Venezuela hingga kepemimpinan yang aman terbentuk. Di hari yang sama, Mahkamah Agung Venezuela menunjuk Delcy Rodríguez yang juga mengawasi perusahaan minyak negara Petróleos de Venezuela SA (PDVSA) sebagai presiden sementara.

Trump meyakini perusahaan minyak AS dapat mengembalikan potensi Venezuela sebagai produsen minyak utama dunia. “Kami akan mengerahkan perusahaan minyak Amerika yang sangat besar, menghabiskan miliaran dolar untuk memperbaiki infrastruktur minyak yang rusak parah, dan mulai menghasilkan uang bagi negara itu,” ujar Trump.

Secara historis, perusahaan minyak asing, khususnya dari Amerika Serikat, telah beroperasi di Venezuela selama lebih dari satu abad. Kedekatan geografis dan karakteristik minyak Venezuela menjadikannya mitra strategis bagi kepentingan energi AS. Bahkan, kilang-kilang minyak di Amerika dirancang khusus untuk mengolah minyak Venezuela.

Namun, situasi berubah drastis sejak Hugo Chávez berkuasa pada 1999. Nasionalisasi PDVSA dan buruknya pengelolaan membuat infrastruktur minyak membusuk, menyebabkan produksi minyak Venezuela turun lebih dari sepertiga dalam 25 tahun terakhir.

Saat ini, Chevron menjadi satu-satunya perusahaan minyak Amerika yang masih bertahan di Venezuela. Sekitar seperempat produksi minyak Venezuela yang dihasilkan Chevron diekspor ke Amerika Serikat. Keberadaan Chevron selama hampir 100 tahun memberi perusahaan tersebut posisi yang sangat kuat dan sulit ditandingi.

“Chevron telah melihat segalanya di Venezuela dan tetap bertahan. Itu memberi mereka keunggulan besar,” kata Seigle. Para analis menilai perusahaan lain akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyaingi kemampuan teknis dan infrastruktur Chevron di negara tersebut. Pasca-operasi militer AS, Chevron menyatakan akan tetap beroperasi sesuai dengan seluruh hukum dan regulasi yang berlaku.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download lenevo firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: amerikaserikatcobisnis.comDonal Trumpminyak Venezuela

Related Posts

Indonesia Sebut Pelaporan Kabut Asap Karhutla ke ASEAN Terus Dilakukan

Indonesia Sebut Pelaporan Kabut Asap Karhutla ke ASEAN Terus Dilakukan

by Hidayat Taufik
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Indonesia memastikan seluruh kewajiban pelaporan mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penyebaran kabut asap kepada...

Liverpool meraih kemenangan perdana musim ini setelah mengalahkan Ipswich Town 2-0 berkat dua gol Alexander Isak dari assist Cody Gakpo.

Liverpool Taklukkan Ipswich, Isak Jadi Bintang

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Liverpool meraih tiga poin setelah menundukkan Ipswich Town 2-0 di Portman Road dalam lanjutan Premier League, Sabtu...

Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

by Hidayat Taufik
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Warga di sejumlah wilayah Jawa Barat dibuat penasaran dengan suara dentuman yang terdengar pada Jumat (4/9/2026) malam...

Bocoran terbaru menyebut harga iPhone Ultra 256GB bisa mencapai Rp32,7 juta, sementara iPhone 18 Pro dan Pro Max juga diprediksi naik.

iPhone Ultra Diprediksi Tembus Rp32 Juta

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple diperkirakan menghadirkan kejutan dalam acara peluncuran pada 9 September 2026 dengan memperkenalkan iPhone 18 Pro, iPhone...

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

by Zahra Zahwa
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serena dan Venus Williams harus mengakhiri langkah mereka lebih cepat di US Open 2026. Duo kakak beradik...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar Rizki Handayani

Kemenpar Jadikan Wisata Wellness Program Unggulan Dukung Pariwisata Berkualitas

September 5, 2026
Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

September 5, 2026
PLN Indonesia Power Borong 6 Penghargaan EBTKE 2026, Tunjukkan Kiprah Nyata dalam Transisi Energi Nasional

PLN Indonesia Power Borong 6 Penghargaan EBTKE 2026, Tunjukkan Kiprah Nyata dalam Transisi Energi Nasional

September 5, 2026
Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

September 5, 2026
Indonesia Sebut Pelaporan Kabut Asap Karhutla ke ASEAN Terus Dilakukan

Indonesia Sebut Pelaporan Kabut Asap Karhutla ke ASEAN Terus Dilakukan

September 5, 2026
Suhu gurun yang kian ekstrem membuat unta mengalami dehidrasi, gagal ginjal hingga kematian di sejumlah wilayah.

Unta Mulai Tumbang, Suhu Gurun Makin Ekstrem

September 5, 2026
Melalui "Jelajah Indonesia Wastra Nusantara", Kemenpar Angkat Wastra jadi Daya Tarik Wisata Budaya

Melalui “Jelajah Indonesia Wastra Nusantara”, Kemenpar Angkat Wastra jadi Daya Tarik Wisata Budaya

September 5, 2026
Makan Telur - pexels/ROMAN ODINTSOV

Waktu Terbaik Makan Makanan Berprotein Waktu Sarapan atau Makan Malam?

September 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved