• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Trump Ingin Industri Minyak AS Kembali Berjaya Di Venezuela, Namun Tantangannya Tidak Mudah

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 5, 2026
in News
0
Trump Ingin Industri Minyak AS Kembali Berjaya Di Venezuela, Namun Tantangannya Tidak Mudah

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan ingin perusahaan-perusahaan minyak Amerika berperan besar dalam membangkitkan kembali industri minyak Venezuela yang hancur. Namun, para pengamat industri energi menilai ambisi tersebut jauh dari kata mudah dan sarat risiko bagi raksasa minyak AS.

Venezuela memang memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia. Namun, untuk meningkatkan produksi secara signifikan, perusahaan minyak harus membangun ulang infrastruktur energi negara tersebut yang telah rusak parah selama bertahun-tahun. Menurut Trump sendiri, upaya ini akan menelan biaya miliaran dolar, di tengah harga minyak global yang belum tentu cukup menguntungkan untuk menutup investasi besar tersebut.

Selain itu, minyak mentah Venezuela dikenal sebagai minyak berat dan berkadar sulfur tinggi, yang membutuhkan teknologi khusus serta biaya penyulingan yang jauh lebih mahal. Kondisi ini membuat investasi di sektor minyak Venezuela menjadi keputusan yang sulit, bahkan di negara yang stabil secara politik, apalagi di tengah krisis politik pasca-lengsernya presiden otoriter Nicolás Maduro.

“Situasi ini justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban mengenai masa depan politik Venezuela, dan itu akan menjadi pertimbangan utama bagi para perencana korporasi dan industri,” kata Clayton Seigle, peneliti senior Program Keamanan Energi dan Perubahan Iklim di Center for Strategic and International Studies (CSIS).

Pada Sabtu lalu, pasukan khusus Amerika Serikat melakukan operasi besar yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Keduanya diterbangkan ke New York dan didakwa atas tuduhan konspirasi narkoterorisme, penyelundupan kokain, serta pelanggaran senjata.

Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan “menjalankan” Venezuela hingga kepemimpinan yang aman terbentuk. Di hari yang sama, Mahkamah Agung Venezuela menunjuk Delcy Rodríguez yang juga mengawasi perusahaan minyak negara Petróleos de Venezuela SA (PDVSA) sebagai presiden sementara.

Trump meyakini perusahaan minyak AS dapat mengembalikan potensi Venezuela sebagai produsen minyak utama dunia. “Kami akan mengerahkan perusahaan minyak Amerika yang sangat besar, menghabiskan miliaran dolar untuk memperbaiki infrastruktur minyak yang rusak parah, dan mulai menghasilkan uang bagi negara itu,” ujar Trump.

Secara historis, perusahaan minyak asing, khususnya dari Amerika Serikat, telah beroperasi di Venezuela selama lebih dari satu abad. Kedekatan geografis dan karakteristik minyak Venezuela menjadikannya mitra strategis bagi kepentingan energi AS. Bahkan, kilang-kilang minyak di Amerika dirancang khusus untuk mengolah minyak Venezuela.

Namun, situasi berubah drastis sejak Hugo Chávez berkuasa pada 1999. Nasionalisasi PDVSA dan buruknya pengelolaan membuat infrastruktur minyak membusuk, menyebabkan produksi minyak Venezuela turun lebih dari sepertiga dalam 25 tahun terakhir.

Saat ini, Chevron menjadi satu-satunya perusahaan minyak Amerika yang masih bertahan di Venezuela. Sekitar seperempat produksi minyak Venezuela yang dihasilkan Chevron diekspor ke Amerika Serikat. Keberadaan Chevron selama hampir 100 tahun memberi perusahaan tersebut posisi yang sangat kuat dan sulit ditandingi.

“Chevron telah melihat segalanya di Venezuela dan tetap bertahan. Itu memberi mereka keunggulan besar,” kata Seigle. Para analis menilai perusahaan lain akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyaingi kemampuan teknis dan infrastruktur Chevron di negara tersebut. Pasca-operasi militer AS, Chevron menyatakan akan tetap beroperasi sesuai dengan seluruh hukum dan regulasi yang berlaku.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download intex firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: amerikaserikatcobisnis.comDonal Trumpminyak Venezuela

Related Posts

Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

by Hidayat Taufik
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Timnas Indonesia mengawali kiprah di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Singapura. Pertandingan...

Film Saw 11 resmi dilanjutkan dengan Mike P. Nelson sebagai sutradara. James Wan juga kembali sebagai produser bersama Leigh Whannell dan Jason Blum.

Saw 11 Resmi Lanjut, Mike P. Nelson Jadi Sutradara

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Franchise horor Saw akhirnya kembali mendapatkan kepastian setelah Lionsgate dan Blumhouse mengumumkan film ke-11 akan segera digarap....

Beras Melimpah, Harga Masih Tinggi? Ini Kata Amran

Beras Melimpah, Harga Masih Tinggi? Ini Kata Amran

by Hidayat Taufik
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah menyatakan ketersediaan beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Namun, harga beras di pasaran masih...

Fabian Ruiz mengaku lebih nyaman tidak dikenali publik demi menjaga kehidupan pribadi dan keluarganya setelah meraih banyak trofi bergengsi.

Fabian Ruiz Nyaman Hidup Tanpa Terkenal

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) Fabian Ruiz mengaku lebih nyaman jika tidak banyak dikenal orang meski telah meraih...

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)

Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Sekitar GBK

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polda Metro Jaya menyiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
41% Orang Indonesia Belum Kenal Pneumonia Pneumokokus

41% Orang Indonesia Belum Kenal Pneumonia Pneumokokus

September 24, 2026
ASABRI Pastikan Hak Ahli Waris Peserta Terpenuhi

ASABRI Pastikan Hak Ahli Waris Peserta Terpenuhi

September 25, 2026
Kemenkes Imbau Vaksinasi saat Kasus ISPA Lansia Tembus 2,4 Juta

Kemenkes Imbau Vaksinasi saat Kasus ISPA Lansia Tembus 2,4 Juta

September 25, 2026
Pemimpin Dunia Soroti Pengamanan AI di PBB

Xiaomi Watch S5 Transparent Hanya 5.000 Unit

September 25, 2026
Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

September 25, 2026
Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

September 25, 2026
Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

September 25, 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan AS menentukan kapan perang berakhir dan menegaskan Teheran terbuka untuk kesepakatan guna mengakhiri konflik.

Presiden Iran Ungkap Syarat Perang Berakhir

September 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved