• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Tragedi Banjir Nepal dan China, Korban Tewas Capai 750 Orang

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 30, 2026
in News
0
Tragedi Banjir Nepal dan China, Korban Tewas Capai 750 Orang

JAKARTA, Cobisnis.com – Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda wilayah Nepal dan China terus bertambah. Hingga Minggu (30/8), korban tewas dilaporkan mencapai 750 orang, sementara lebih dari 3.000 orang masih dinyatakan hilang.

Di Nepal, badan penanggulangan bencana mencatat 734 orang meninggal dunia. Angka tersebut meningkat dari laporan sebelumnya yang mencatat 670 korban jiwa.

Selain korban meninggal, sebanyak 2.498 orang masih dinyatakan hilang di Nepal. Jumlah tersebut termasuk ratusan warga negara asing yang berada di wilayah terdampak.

Sementara itu, otoritas China melaporkan sedikitnya 16 orang meninggal dunia di wilayah Tibet. Sebanyak 546 orang lainnya masih dinyatakan hilang dalam bencana tersebut.

Dari jumlah korban hilang di China, sebanyak 261 orang merupakan warga negara asing. Sebanyak 18 di antaranya tercatat sebagai warga Amerika Serikat.

Banjir bandang dan tanah longsor mulai menerjang wilayah Nepal pada Rabu (26/8). Bencana tersebut menyapu kawasan di sekitar Sungai Lhende Khola yang melintasi wilayah Nepal dan Tibet.

Laporan awal menyebut bencana dipicu gempa bumi yang menyebabkan longsoran es dan batuan masuk ke aliran sungai. Material tersebut kemudian diduga memicu banjir bandang yang bergerak cepat ke wilayah di sekitarnya.

Namun, analisis dari Survei Geologi Amerika Serikat atau USGS menunjukkan tidak ada gempa bumi sebelum tanah longsor dan banjir bandang terjadi. Temuan tersebut membuat dugaan awal mengenai pemicu bencana perlu diperiksa kembali.

Besarnya jumlah korban hilang membuat operasi pencarian dan penanganan bencana menjadi semakin penting. Kondisi medan serta luas wilayah terdampak menjadi tantangan bagi tim yang melakukan pencarian korban.

Data korban masih dapat berubah seiring proses pendataan dan pencarian terus dilakukan. Pemerintah Nepal dan China masih melakukan penanganan terhadap dampak bencana di wilayah masing-masing.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
lynda course free download
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
Tags: banjir bandangbanjir NepalBencana alamChinanepal

Related Posts

Jepang mengkaji kemungkinan memiliki kapal selam bertenaga nuklir di tengah meningkatnya aktivitas militer China dan pembaruan dokumen pertahanan.

Jepang Serius Kaji Kepemilikan Kapal Selam Nuklir

by Desti Dwi Natasya
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jepang mempertimbangkan kemungkinan memiliki kapal selam bertenaga nuklir di tengah meningkatnya aktivitas militer China di kawasan Pasifik...

Ancaman Perubahan Iklim, 11 Kota Ini Diprediksi Hilang

Ancaman Perubahan Iklim, 11 Kota Ini Diprediksi Hilang

by Hidayat Taufik
October 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ancaman perubahan iklim semakin nyata bagi kota-kota yang berada di wilayah pesisir. Kenaikan permukaan laut, ditambah penurunan...

FBI Tangkap Perempuan yang Diduga Menguntit Keluarga Presiden Taiwan

FBI Tangkap Perempuan yang Diduga Menguntit Keluarga Presiden Taiwan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI menangkap Wanying Zhang alias Heather, perempuan berusia 34 tahun yang...

Laporan Palsu Buatan AI Nyaris Bikin AS dan China Terlibat Konflik

Laporan Palsu Buatan AI Nyaris Bikin AS dan China Terlibat Konflik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penggunaan artificial intelligence atau AI dalam analisis militer Amerika Serikat nyaris memicu konflik dengan China. Sebuah laporan...

Trump Diklaim Tawarkan Senjata AS kepada China

Trump Diklaim Tawarkan Senjata AS kepada China

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Duta Besar Amerika Serikat untuk China David Perdue menyebut Presiden Donald Trump pernah bertanya kepada Presiden China...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

October 17, 2026
Memasak - pexels/Gary Barnes

Jangan Asal Pilih, Peralatan Masak Bisa Merusak Nutrisi Makanan

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Sekjen PBB ke Indonesia, Ini Daftar Jalan Terdampak

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Meta Rilis Muse Spark Open, AI untuk Mac Apple

October 17, 2026
Protein Bar - pexels/Towfiqu barbhuiya

Apakah Protein Bar Aman dikonsumsi Penderita Penyakit Jantung?

October 18, 2026
Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

October 18, 2026
Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

October 18, 2026
Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

October 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved