• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, November 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Tips Olahraga Naik Turun Tangga untuk Kontrol Gula Darah

Chodijah Febriani by Chodijah Febriani
October 17, 2026
in Lifestyle
0
Olahraga Naik Tangga - pexels/PRODUKSI MART

Olahraga Naik Tangga - pexels/PRODUKSI MART

JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam hal mengelola gula darah, olahraga terstruktur seperti latihan di pusat kebugaran seringkali mendapat perhatian paling besar. Namun, banyak orang menghabiskan sebagian besar hari dengan duduk saja.

Daripada hanya duduk seharian, lebih baik mengeksplorasi dengan melakukan gerakan singkat yang sering dilakukan sepanjang hari, seperti menaiki tangga, berjalan-jalan sebentar yang dapat memberikan manfaat untuk pengendalian glukosa.

Menaiki tangga adalah aktivitas yang berat dan mudah diakses yang melibatkan kelompok otot besar dan dapat dilakukan dalam waktu singkat tanpa peralatan khusus. Bahkan gerakan singkat setelah makan atau saat duduk terlalu lama dapat membantu otot menggunakan glukosa lebih efektif dan mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.

Pada saat yang sama, olahraga terstruktur tetap penting untuk meningkatkan kebugaran kardiovaskular, kekuatan otot, dan kesehatan metabolisme jangka panjang.

Ini menimbulkan pertanyaan penting: khusus bagi yang sedang menjaga gula darah, apakah lebih baik mengumpulkan gerakan sepanjang hari, atau apakah satu sesi latihan khusus memberikan manfaat yang sebanding atau bahkan lebih besar?

Menurut Kanikka Malhotra, Konsultan Ahli Gizi & Edukator Diabetes, mengatakan frekuensi biasanya lebih penting daripada durasi ketika tujuannya adalah pengendalian glukosa. Satu sesi latihan di gym memang meningkatkan kebugaran secara keseluruhan, tetapi tidak berpengaruh pada dua puluh tiga jam sehari ketika tidak berada di gym, dan justru saat itulah sebagian besar kerusakan gula darah menumpuk secara diam-diam akibat duduk terlalu lama.

“Sesi menaiki tangga yang singkat dan berulang bekerja secara berbeda. Setiap kali Anda menaiki tangga, otot kaki Anda menarik glukosa langsung dari aliran darah untuk digunakan sebagai bahan bakar, hampir tanpa bergantung pada insulin,” katanya dikutip dari Indianexpress, Sabtu (17/10/2026).

Dia menambahkan bahwa ini berarti bahkan beberapa menit menaiki tangga setelah makan dapat mengurangi lonjakan glukosa yang biasanya terjadi setelah makan.

“Dengan mengurangi waktu duduk seperti ini, sensitivitas insulin juga tetap terjaga sepanjang hari, daripada hanya mengandalkan satu kali olahraga untuk menanggung beban metabolisme. Jadi, sementara sesi olahraga di gym memperkuat sistem tubuh dalam jangka panjang, menaiki tangga secara berkala dapat mengatasi lonjakan glukosa yang terjadi secara langsung, yang seringkali menjadi faktor penting bagi orang-orang yang kesulitan mengatasi fluktuasi gula darah setelah makan,” jelasnya.

Malhotra menambahkan, untuk menaiki tangga dapat dilakukan dalam tiga sesi, yaitu volume, frekuensi, dan intensitas. Mengenai volume, kata Malhotra, tidak perlu sesi yang panjang, dua hingga empat anak tangga, yang dilakukan secara terus menerus, sudah cukup untuk memicu respons metabolisme yang berarti.

Mengenai frekuensi, kebanyakan orang salah paham. Satu sesi menaiki tangga yang panjang di pagi hari tidak cukup. Yang benar-benar efektif adalah mengulanginya tiga hingga empat kali sehari, idealnya segera setelah sarapan, makan siang, dan makan malam, karena saat itulah kadar gula darah Anda meningkat secara aktif, dan otot dapat menarik glukosa tersebut dari peredaran darah.

Mengenai intensitas, Malhotra menyatakan bahwa intensitas sedang adalah yang terbaik, cukup cepat sehingga pernapasan Anda menjadi lebih cepat dan kaki terasa lelah, tetapi tidak terlalu keras sehingga terengah-engah.

“Khusus untuk seseorang dengan pradiabetes atau diabetes tipe 2 , kombinasi volume kecil, frekuensi tinggi, dan intensitas sedang ini cenderung menghasilkan pengaturan glukosa yang lebih konsisten daripada sesi yang lebih lama dan jarang, karena secara langsung mengganggu peningkatan glukosa setiap kali makan daripada mencoba memperbaikinya setelahnya,” tukasnya.

Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download mobile firmware
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: gula darahmanfaat naik turun tanggaolahraga kontrol gula daraholahraga naik turun tangga

Related Posts

Sulit Tidur - pexels/Fikry Pradana

Bahaya Kurang Tidur Berturut-turut, Kadar Gula Darah Sulit dikendalikan

by Chodijah Febriani
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tahukah kamu, kebiasaan kurang tidur dari lima jam setiap malam selama lima hari berturut-turut itu bisa berdampak...

Jalan Kaki - pexels/Ihsan Adityawarman

Jalan Kaki Pagi atau Sore, Mana yang Lebih Baik untuk Mengelola Gula Darah?

by Chodijah Febriani
November 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Salah satu olahraga yang ringan untuk mengelola gula darah adalah dengan jalan kaki. Tetapi, waktu terbaik untuk...

Cek Gula Darah - pexels/Artem Podrez

Gula Darah Melonjak Setelah Makan? Ini Penjelasan dari Ahli

by Chodijah Febriani
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Banyak beredar informasi di media sosial tentang bahaya kadar gula darah meningkat setelah makan. Informasi tersebut menyatakan...

Kenapa Bangun Tidur Terasa Haus? Ini Hubungannya dengan Gula Darah

Kenapa Bangun Tidur Terasa Haus? Ini Hubungannya dengan Gula Darah

by Hidayat Taufik
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Merasa haus setelah bangun tidur merupakan kondisi yang kerap dialami banyak orang. Hal ini umumnya terjadi karena...

Mau Tidur Lebih Nyenyak? Coba Jalan Kaki

Mau Tidur Lebih Nyenyak? Coba Jalan Kaki

by Hidayat Taufik
September 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Gangguan tidur terkadang muncul karena pikiran masih aktif saat tubuh mulai beristirahat. Salah satu cara sederhana yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bayi Baru Lahir - pexels/Bruno Curly

Angka Kelahiran di Jepang Meningkat Pertama Kalinya Dalam 11 Tahun

November 7, 2026
Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

November 7, 2026
5 Geopark Indonesia Raih Green Card dari UNESCO

5 Geopark Indonesia Raih Green Card dari UNESCO

November 7, 2026
Tangis Fitrah Maulana Usai Blunder, Bangga Bawa Persib Lolos

Ancol Gratiskan Tiket Masuk hingga 12 November 2026, Ini Caranya

November 7, 2026
Perubahan Kondisi Kuku Bisa Ungkap Gangguan Kesehatan, Ini Tandanya

Perubahan Kondisi Kuku Bisa Ungkap Gangguan Kesehatan, Ini Tandanya

November 8, 2026
Ketua Partai Yashar, Gadi Eisenkot

Gadi Eisenkot ditunjuk Presiden Israel Isaac Herzog Bentuk Pemerintahan Baru

November 8, 2026
5 Hal yang Harus diperhatikan saat Beli Makanan Kemasan Tinggi Protein

5 Hal yang Harus diperhatikan saat Beli Makanan Kemasan Tinggi Protein

November 8, 2026
Indonesia Pilih TC, Malaysia dan Vietnam Siapkan Laga FIFA Matchday

Indonesia Pilih TC, Malaysia dan Vietnam Siapkan Laga FIFA Matchday

November 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved