• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, February 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Terduga Pelaku Teror Bondi Dipicu Ideologi ISIS, Sempat Bepergian Ke Wilayah Ekstremis Di Filipina

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 16, 2025
in News
0
Terduga Pelaku Teror Bondi Dipicu Ideologi ISIS, Sempat Bepergian Ke Wilayah Ekstremis Di Filipina

JAKARTA, Cobisnis.com – Dua terduga pelaku serangan teror di Bondi Beach, Sydney, yang merupakan ayah dan anak, disebut didorong oleh ideologi Negara Islam atau Islamic State (ISIS). Kepolisian Australia menyatakan, keduanya juga baru-baru ini melakukan perjalanan ke wilayah di Filipina yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai pusat ekstremisme.

Kedua tersangka adalah Sajid Akram (50), yang tewas dalam baku tembak dengan polisi, serta putranya, Naveed Akram (24), yang kini berada dalam pengawasan di rumah sakit dan diperkirakan akan menghadapi dakwaan berat. Serangan yang terjadi pada Minggu tersebut menewaskan 15 orang dan menyasar warga Yahudi Australia yang tengah merayakan malam pertama Hanukkah, menjadikannya salah satu penembakan massal terburuk di negara itu dalam hampir 30 tahun terakhir.

Pejabat kontraterorisme Australia meyakini keduanya menjalani pelatihan bergaya militer saat berada di Filipina selatan bulan lalu, menurut laporan lembaga penyiaran publik ABC. Polisi juga menemukan dua bendera ISIS buatan sendiri di dalam kendaraan yang terdaftar atas nama tersangka muda. Padahal, Naveed sebelumnya sempat dinilai oleh badan keamanan dalam negeri Australia tidak menimbulkan ancaman.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyebut serangan tersebut tampaknya terinspirasi oleh ideologi ekstremis ISIS. Polisi New South Wales menambahkan bahwa kendaraan milik Naveed juga berisi bahan peledak rakitan. Albanese menegaskan, bukti berupa bendera ISIS menunjukkan bahwa “penyimpangan radikal terhadap Islam adalah masalah nyata”, baik di Australia maupun secara global.

Pihak berwenang meyakini kedua pelaku tidak tergabung dalam sel teroris yang lebih besar, sehingga relatif sulit terdeteksi. Namun, Naveed Akram ternyata pernah diselidiki oleh Australian Security Intelligence Organisation (ASIO) selama enam bulan pada 2019 karena keterkaitannya dengan dua orang yang kemudian dipenjara. Penyelidikan tersebut berakhir dengan kesimpulan tidak ada bukti radikalisasi, sehingga ia tidak berada dalam pemantauan lanjutan. Kini, aparat tengah menyelidiki apakah radikalisasi lebih lanjut terjadi setelah periode tersebut.

Seorang imam yang pernah mengajar Naveed mengaji Al-Qur’an menyatakan mengecam keras aksi kekerasan tersebut. Ia menegaskan tidak semua orang yang mempelajari Al-Qur’an memahami atau mengamalkan ajarannya, dan kasus ini mencerminkan hal tersebut.

Polisi juga tengah mendalami perjalanan Sajid dan Naveed Akram ke Filipina pada November lalu. Otoritas Filipina mengonfirmasi keduanya tiba bersama pada 1 November dan menuju Davao, sebuah kota besar di Pulau Mindanao, sebelum meninggalkan negara itu pada 28 November. Mindanao dikenal sebagai wilayah yang lama dilanda terorisme dan menjadi basis sejumlah kelompok militan, termasuk Abu Sayyaf dan kelompok Maute, yang pernah menguasai Kota Marawi pada 2017.

ASIO sendiri menyebut Filipina sebagai salah satu hotspot bagi Islamic State East Asia (ISEA), cabang regional ISIS. Meski tidak ada hubungan langsung yang diketahui antara ISEA dan Australia, sebelumnya pernah ada keterkaitan warga Australia dengan kelompok teroris di Filipina.

Kedua tersangka diketahui tinggal di wilayah Bonnyrigg, Sydney Barat. Sajid Akram, yang berprofesi sebagai pedagang buah, merupakan pemegang lisensi senjata api untuk berburu rekreasi. Polisi menyita enam senjata api miliknya dari dua lokasi, termasuk rumah dan sebuah penginapan Airbnb. Sementara itu, Naveed Akram, yang bekerja sebagai tukang bangunan, lahir di Australia, sedangkan ayahnya berimigrasi pada 1998 menggunakan visa pelajar sebelum beralih ke visa pasangan.

Rekaman video yang diverifikasi menunjukkan Naveed cukup terampil menggunakan senapan bolt-action, menembakkan empat peluru dalam waktu sekitar lima detik dari jembatan pejalan kaki yang menghadap Bondi Beach.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download micromax firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
Tags: australiaBondiBeachcobisnis.comISISTerorisme

Related Posts

Raja Salman Kucurkan Rp 13 Triliun untuk Bantuan Ramadan, Kepala Keluarga Terima 1.000 Riyal

Kamper Barus Buka Jalur Dagang Arab dan Awal Islamisasi di Sumatra

by Desti Dwi Natasya
February 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejak berabad-abad lalu, para pedagang Arab tercatat datang ke Nusantara untuk mencari tanaman yang disebut dalam Al-Quran,...

AS Kekurangan Air Mineral Topo Chico, Pasokan Bisa Terganggu Hingga Musim Panas

AS Kekurangan Air Mineral Topo Chico, Pasokan Bisa Terganggu Hingga Musim Panas

by Zahra Zahwa
February 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penggemar air mineral berkarbonasi Topo Chico di Amerika Serikat diminta bersiap menghadapi potensi kelangkaan produk yang bisa...

Mahkamah Agung Tolak Tarif Darurat Donald Trump, Pukulan Besar Bagi Gedung Putih

Mahkamah Agung Tolak Tarif Darurat Donald Trump, Pukulan Besar Bagi Gedung Putih

by Zahra Zahwa
February 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Supreme Court of the United States membatalkan kebijakan tarif darurat yang diberlakukan Presiden Donald Trump dalam putusan...

Amerika Serikat Berpotensi Serang Iran, Teheran Perkuat Fasilitas Nuklir dan Militer

Amerika Serikat Berpotensi Serang Iran, Teheran Perkuat Fasilitas Nuklir dan Militer

by Zahra Zahwa
February 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran semakin meningkat di tengah penumpukan kekuatan militer Washington di Timur Tengah...

Raja Salman Kucurkan Rp 13 Triliun untuk Bantuan Ramadan, Kepala Keluarga Terima 1.000 Riyal

Raja Salman Kucurkan Rp 13 Triliun untuk Bantuan Ramadan, Kepala Keluarga Terima 1.000 Riyal

by Desti Dwi Natasya
February 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Salman bin Abdulaziz Al Saud memerintahkan penyaluran bantuan sosial Ramadan senilai lebih dari 3 miliar riyal Saudi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Cristiano Ronaldo Tanam Investasi US$7,5 Juta di Teknologi Pro2col Milik Herbalife

Cristiano Ronaldo Tanam Investasi US$7,5 Juta di Teknologi Pro2col Milik Herbalife

February 20, 2026
Tren Smart Luxury 2026: Alasan Wanita Modern Beralih ke Thiqla

Tren Smart Luxury 2026: Alasan Wanita Modern Beralih ke Thiqla

February 20, 2026
Pemerintah Ubah Ukuran Kemiskinan agar Hidup Pekerja Lebih Terukur

Pemerintah Ubah Ukuran Kemiskinan agar Hidup Pekerja Lebih Terukur

February 22, 2026
Trump Gugat JPMorgan USD 5 Miliar atas Penutupan Rekening pada 2021

Trump Gugat JPMorgan USD 5 Miliar atas Penutupan Rekening pada 2021

February 22, 2026
Tarif AS Berubah Lagi, RI Bergerak Selamatkan Ekspor Kopi & Kakao

Tarif AS Berubah Lagi, RI Bergerak Selamatkan Ekspor Kopi & Kakao

February 22, 2026
Ditemukan di Sungai, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Dugaan Pembunuhan

Ditemukan di Sungai, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Dugaan Pembunuhan

February 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved