• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, March 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Terduga Pelaku Teror Bondi Dipicu Ideologi ISIS, Sempat Bepergian Ke Wilayah Ekstremis Di Filipina

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 16, 2025
in News
0
Terduga Pelaku Teror Bondi Dipicu Ideologi ISIS, Sempat Bepergian Ke Wilayah Ekstremis Di Filipina

JAKARTA, Cobisnis.com – Dua terduga pelaku serangan teror di Bondi Beach, Sydney, yang merupakan ayah dan anak, disebut didorong oleh ideologi Negara Islam atau Islamic State (ISIS). Kepolisian Australia menyatakan, keduanya juga baru-baru ini melakukan perjalanan ke wilayah di Filipina yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai pusat ekstremisme.

Kedua tersangka adalah Sajid Akram (50), yang tewas dalam baku tembak dengan polisi, serta putranya, Naveed Akram (24), yang kini berada dalam pengawasan di rumah sakit dan diperkirakan akan menghadapi dakwaan berat. Serangan yang terjadi pada Minggu tersebut menewaskan 15 orang dan menyasar warga Yahudi Australia yang tengah merayakan malam pertama Hanukkah, menjadikannya salah satu penembakan massal terburuk di negara itu dalam hampir 30 tahun terakhir.

Pejabat kontraterorisme Australia meyakini keduanya menjalani pelatihan bergaya militer saat berada di Filipina selatan bulan lalu, menurut laporan lembaga penyiaran publik ABC. Polisi juga menemukan dua bendera ISIS buatan sendiri di dalam kendaraan yang terdaftar atas nama tersangka muda. Padahal, Naveed sebelumnya sempat dinilai oleh badan keamanan dalam negeri Australia tidak menimbulkan ancaman.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyebut serangan tersebut tampaknya terinspirasi oleh ideologi ekstremis ISIS. Polisi New South Wales menambahkan bahwa kendaraan milik Naveed juga berisi bahan peledak rakitan. Albanese menegaskan, bukti berupa bendera ISIS menunjukkan bahwa “penyimpangan radikal terhadap Islam adalah masalah nyata”, baik di Australia maupun secara global.

Pihak berwenang meyakini kedua pelaku tidak tergabung dalam sel teroris yang lebih besar, sehingga relatif sulit terdeteksi. Namun, Naveed Akram ternyata pernah diselidiki oleh Australian Security Intelligence Organisation (ASIO) selama enam bulan pada 2019 karena keterkaitannya dengan dua orang yang kemudian dipenjara. Penyelidikan tersebut berakhir dengan kesimpulan tidak ada bukti radikalisasi, sehingga ia tidak berada dalam pemantauan lanjutan. Kini, aparat tengah menyelidiki apakah radikalisasi lebih lanjut terjadi setelah periode tersebut.

Seorang imam yang pernah mengajar Naveed mengaji Al-Qur’an menyatakan mengecam keras aksi kekerasan tersebut. Ia menegaskan tidak semua orang yang mempelajari Al-Qur’an memahami atau mengamalkan ajarannya, dan kasus ini mencerminkan hal tersebut.

Polisi juga tengah mendalami perjalanan Sajid dan Naveed Akram ke Filipina pada November lalu. Otoritas Filipina mengonfirmasi keduanya tiba bersama pada 1 November dan menuju Davao, sebuah kota besar di Pulau Mindanao, sebelum meninggalkan negara itu pada 28 November. Mindanao dikenal sebagai wilayah yang lama dilanda terorisme dan menjadi basis sejumlah kelompok militan, termasuk Abu Sayyaf dan kelompok Maute, yang pernah menguasai Kota Marawi pada 2017.

ASIO sendiri menyebut Filipina sebagai salah satu hotspot bagi Islamic State East Asia (ISEA), cabang regional ISIS. Meski tidak ada hubungan langsung yang diketahui antara ISEA dan Australia, sebelumnya pernah ada keterkaitan warga Australia dengan kelompok teroris di Filipina.

Kedua tersangka diketahui tinggal di wilayah Bonnyrigg, Sydney Barat. Sajid Akram, yang berprofesi sebagai pedagang buah, merupakan pemegang lisensi senjata api untuk berburu rekreasi. Polisi menyita enam senjata api miliknya dari dua lokasi, termasuk rumah dan sebuah penginapan Airbnb. Sementara itu, Naveed Akram, yang bekerja sebagai tukang bangunan, lahir di Australia, sedangkan ayahnya berimigrasi pada 1998 menggunakan visa pelajar sebelum beralih ke visa pasangan.

Rekaman video yang diverifikasi menunjukkan Naveed cukup terampil menggunakan senapan bolt-action, menembakkan empat peluru dalam waktu sekitar lima detik dari jembatan pejalan kaki yang menghadap Bondi Beach.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download xiomi firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
Tags: australiaBondiBeachcobisnis.comISISTerorisme

Related Posts

16–20 Maret Jadi Periode Terpadat Mudik Kereta Api dari Jakarta

16–20 Maret Jadi Periode Terpadat Mudik Kereta Api dari Jakarta

by Hidayat Taufik
March 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyebutkan periode 16–20 Maret 2026 menjadi waktu yang...

Prabowo Imbau Pejabat Tidak Menggelar Open House Lebaran Secara Berlebihan

Prabowo Imbau Pejabat Tidak Menggelar Open House Lebaran Secara Berlebihan

by Hidayat Taufik
March 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan para pejabat pemerintah agar tidak mengadakan acara open house Idul Fitri 2026...

DPR Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

DPR Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

by Hidayat Taufik
March 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Anggota Komisi III DPR RI, Martin Daniel Tumbelaka, mendesak aparat kepolisian untuk segera mengungkap pelaku penyiraman air...

BTN Ubah Wajah Layanan, Ekspansi Ditopang Operasional Modern

BTN Ubah Wajah Layanan, Ekspansi Ditopang Operasional Modern

by Iwan Supriyatna
March 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus mengakselerasi transformasi bisnis untuk memperkuat layanan kepada nasabah. Salah satunya...

Penyelidikan Kematian Remaja Hilang Seret Nama Penyanyi D4vd di Los Angeles

Penyelidikan Kematian Remaja Hilang Seret Nama Penyanyi D4vd di Los Angeles

by Zahra Zahwa
March 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penyanyi muda d4vd menjadi sorotan setelah jasad remaja Celeste Rivas Hernandez ditemukan di bagasi mobil miliknya di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
SWA Media Group Beri Penghargaan Brand Excellence dan Employee Well-Being 2025–2026

SWA Media Group Beri Penghargaan Brand Excellence dan Employee Well-Being 2025–2026

March 13, 2026
16–20 Maret Jadi Periode Terpadat Mudik Kereta Api dari Jakarta

16–20 Maret Jadi Periode Terpadat Mudik Kereta Api dari Jakarta

March 14, 2026
Prabowo Imbau Pejabat Tidak Menggelar Open House Lebaran Secara Berlebihan

Prabowo Imbau Pejabat Tidak Menggelar Open House Lebaran Secara Berlebihan

March 14, 2026
DPR Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

DPR Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

March 14, 2026
BTN Ubah Wajah Layanan, Ekspansi Ditopang Operasional Modern

BTN Ubah Wajah Layanan, Ekspansi Ditopang Operasional Modern

March 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved