• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Tax Ratio Indonesia Rendah, Ini Penjelasan Anak Buah Sri Mulyani

Rizki Meirino by Rizki Meirino
August 13, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Tax Ratio Indonesia Rendah, Ini Penjelasan Anak Buah Sri Mulyani

JAKARTA, Cobisnis.com – Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal menjelaskan, pemerintah selama ini menggunakan definisi sempit dalam menghitung tax ratio, sehingga angka yang ditampilkan tampak lebih rendah dibandingkan dengan potensi riil yang ada.

Ia menuturkan bahwa metode penghitungan yang dipakai saat ini hanya mencakup penerimaan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), yang kemudian dibandingkan dengan Produk Domestik Bruto (PDB).

Menurut Yon agar memperoleh gambaran tax ratio yang lebih menyeluruh, setidaknya ada empat unsur yang perlu dimasukkan, yakni penerimaan perpajakan, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sumber daya alam (SDA), pajak daerah, serta iuran jaminan sosial.

“Jadi, empat komponen ini setidaknya harus ada di dalam perhitungan sebuah tax ratio. Makanya kalau kita sering kali membandingkan tax ratio kita dengan luar negeri, kemudian hanya membandingkan hanya penerimaan DJP dan DJBC itu rasanya kurang lengkap,” ujar Yon dalam acara diskusi Celios, Selasa, 12 Agustus.

Yon menambahkan, penurunan tax ratio dalam beberapa tahun terakhir tidak otomatis mencerminkan lemahnya kinerja perpajakan.

Menurut dia, terdapat beberapa jenis pajak yang sebelumnya dikelola oleh pemerintah pusat seperti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) telah dialihkan ke daerah, sehingga tidak lagi tercatat dalam penerimaan pusat.

“Berarti itu sudah gak masuk lagi (perhitungan) tax ratio, Udah keluar dia dari pusat. Jadi tax ratio kita itu kadang-kadang menjadi mengecil bukan karena dia kecil, tapi karena ada beberapa jenis pajak yang kemudian dialokasikan ke daerah, menjadi bagiannya daerah,” ujarnya.

“Kita ngeliat bahwa pajak-pajak untuk hiburan, BPJB ya, barang dan jenis tertentu, hotel dan sebagainya itu pajak. Tapi karena dia sudah dipajaki di daerah, tidak lagi kita mau pajak di pusat. Harusnya dia menjadi PPN, tapi ga lagi karena tidak boleh, tadi tidak ada double taxation. Nah sebenarnya ini pun juga harus kita tarik kembali kalau kita mau menghitung tax ratio secara komprehensif, kalau kita mau memainkan komprehensif,” tambahnya.

Yon menegaskan, sebenarnya rasio perpajakan (tax ratio) Indonesia berpotensi mencapai angka 13 persen.

“Jadi sebenarnya tax ratio kita itu kalau mau komparasi, itu ya masih relatively sekitar 13 persen hingga 13,5 persen,” katanya.

Meski demikian, Yon mengakui bahwa Indonesia masih memiliki selisih yang cukup besar untuk mencapai target tax ratio ideal sebesar 15 persen dari PDB.

Ia menambahkan jika dibandingkan dengan negara tetangga, posisi Indonesia tidak terlalu tertinggal seperti Malaysia memiliki tax ratio sekitar 12–13 persen, sementara Vietnam yang terlihat lebih tinggi (17–18 persen), ternyata sekitar 5,4 persennya berasal dari iuran jaminan sosial.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download intex firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comsri mulyanitax ratio

Related Posts

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut sempat menanyakan kepada Presiden China Xi Jinping mengenai kemungkinan membeli...

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menurun...

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

by Rizki Meirino
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ciputra Group melalui CitraRaya Jambi mengembangkan kawasan terpadu seluas 1.000 hektare dengan konsep Eco Culture yang memadukan...

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) akan melanjutkan pemeriksaan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024...

Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Majelis Imam Masjid Dunia

Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Majelis Imam Masjid Dunia

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar dipercaya menjadi presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI) atau Majelis...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

September 27, 2026
Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

September 27, 2026
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

September 27, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Presiden Serbia Vucic Mundur, Incar Kursi Perdana Menteri

September 28, 2026
Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Meta Dinyatakan Langgar Hukum, Terancam Denda Rp3.500 Triliun

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved