• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, July 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Tax Ratio Indonesia Rendah, Ini Penjelasan Anak Buah Sri Mulyani

Rizki Meirino by Rizki Meirino
August 13, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Tax Ratio Indonesia Rendah, Ini Penjelasan Anak Buah Sri Mulyani

JAKARTA, Cobisnis.com – Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal menjelaskan, pemerintah selama ini menggunakan definisi sempit dalam menghitung tax ratio, sehingga angka yang ditampilkan tampak lebih rendah dibandingkan dengan potensi riil yang ada.

Ia menuturkan bahwa metode penghitungan yang dipakai saat ini hanya mencakup penerimaan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), yang kemudian dibandingkan dengan Produk Domestik Bruto (PDB).

Menurut Yon agar memperoleh gambaran tax ratio yang lebih menyeluruh, setidaknya ada empat unsur yang perlu dimasukkan, yakni penerimaan perpajakan, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sumber daya alam (SDA), pajak daerah, serta iuran jaminan sosial.

“Jadi, empat komponen ini setidaknya harus ada di dalam perhitungan sebuah tax ratio. Makanya kalau kita sering kali membandingkan tax ratio kita dengan luar negeri, kemudian hanya membandingkan hanya penerimaan DJP dan DJBC itu rasanya kurang lengkap,” ujar Yon dalam acara diskusi Celios, Selasa, 12 Agustus.

Yon menambahkan, penurunan tax ratio dalam beberapa tahun terakhir tidak otomatis mencerminkan lemahnya kinerja perpajakan.

Menurut dia, terdapat beberapa jenis pajak yang sebelumnya dikelola oleh pemerintah pusat seperti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) telah dialihkan ke daerah, sehingga tidak lagi tercatat dalam penerimaan pusat.

“Berarti itu sudah gak masuk lagi (perhitungan) tax ratio, Udah keluar dia dari pusat. Jadi tax ratio kita itu kadang-kadang menjadi mengecil bukan karena dia kecil, tapi karena ada beberapa jenis pajak yang kemudian dialokasikan ke daerah, menjadi bagiannya daerah,” ujarnya.

“Kita ngeliat bahwa pajak-pajak untuk hiburan, BPJB ya, barang dan jenis tertentu, hotel dan sebagainya itu pajak. Tapi karena dia sudah dipajaki di daerah, tidak lagi kita mau pajak di pusat. Harusnya dia menjadi PPN, tapi ga lagi karena tidak boleh, tadi tidak ada double taxation. Nah sebenarnya ini pun juga harus kita tarik kembali kalau kita mau menghitung tax ratio secara komprehensif, kalau kita mau memainkan komprehensif,” tambahnya.

Yon menegaskan, sebenarnya rasio perpajakan (tax ratio) Indonesia berpotensi mencapai angka 13 persen.

“Jadi sebenarnya tax ratio kita itu kalau mau komparasi, itu ya masih relatively sekitar 13 persen hingga 13,5 persen,” katanya.

Meski demikian, Yon mengakui bahwa Indonesia masih memiliki selisih yang cukup besar untuk mencapai target tax ratio ideal sebesar 15 persen dari PDB.

Ia menambahkan jika dibandingkan dengan negara tetangga, posisi Indonesia tidak terlalu tertinggal seperti Malaysia memiliki tax ratio sekitar 12–13 persen, sementara Vietnam yang terlihat lebih tinggi (17–18 persen), ternyata sekitar 5,4 persennya berasal dari iuran jaminan sosial.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
download redmi firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: cobisnis.comsri mulyanitax ratio

Related Posts

PINTU Incubator 2026 memperkuat kolaborasi mode Indonesia-Prancis, membentuk yayasan, dan mendorong talenta lokal menuju panggung internasional.

PINTU Incubator 2026 Perkuat Kolaborasi Mode Indonesia-Prancis

by Rizki Meirino
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PINTU Incubator 2026 kembali memperkuat industri mode Indonesia melalui kolaborasi strategis dengan Prancis yang kini memasuki tahun...

SEABEF 2026 diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat business events dan industri MICE yang kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan di ASEAN.

Menpar Dorong Indonesia Jadi Pusat MICE ASEAN Lewat SEABEF 2026

by Rizki Meirino
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - SEABEF 2026 diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat penyelenggaraan business events dan industri...

Bank Mandiri mendukung pembayaran tiket MRT Jakarta menggunakan kartu kredit contactless berbasis EMV global yang lebih praktis, cepat, dan aman.

Bank Mandiri Dukung Pembayaran MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Contactless

by Rizki Meirino
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bank Mandiri mendukung implementasi pembayaran tiket MRT Jakarta menggunakan kartu kredit contactless berbasis standar EMV global yang...

Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

by Hidayat Taufik
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memutuskan mencabut laporan polisi terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea setelah menerima permintaan maaf...

Kementerian ESDM menyebut proyek LNG Abadi Masela menjadi bukti pemerataan pembangunan dari Indonesia Timur sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

ESDM Sebut LNG Abadi Masela Bukti Pembangunan Indonesia Berpusat dari Timur

by Desti Dwi Natasya
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan pembangunan proyek LNG Abadi Blok Masela menjadi tonggak penting...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

July 29, 2026
Bank Mandiri mendukung pembayaran tiket MRT Jakarta menggunakan kartu kredit contactless berbasis EMV global yang lebih praktis, cepat, dan aman.

Bank Mandiri Dukung Pembayaran MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Contactless

July 29, 2026
Terlalu Sering Main HP Sebelum Tidur? Ini Dampaknya bagi Kesehatan

Terlalu Sering Main HP Sebelum Tidur? Ini Dampaknya bagi Kesehatan

July 29, 2026
Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

July 29, 2026
PINTU Incubator 2026 memperkuat kolaborasi mode Indonesia-Prancis, membentuk yayasan, dan mendorong talenta lokal menuju panggung internasional.

PINTU Incubator 2026 Perkuat Kolaborasi Mode Indonesia-Prancis

July 29, 2026
SEABEF 2026 diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat business events dan industri MICE yang kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan di ASEAN.

Menpar Dorong Indonesia Jadi Pusat MICE ASEAN Lewat SEABEF 2026

July 29, 2026
BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

July 29, 2026
Bank Mandiri mendukung pembayaran tiket MRT Jakarta menggunakan kartu kredit contactless berbasis EMV global yang lebih praktis, cepat, dan aman.

Bank Mandiri Dukung Pembayaran MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Contactless

July 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved