• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, November 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Tahun Depan, Perbankan dan Properti Tancap Gas

Fathi by Fathi
October 28, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Tahun Depan, Perbankan dan Properti Tancap Gas

JAKARTA, Cobisnis.com – Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sektor properti selalu melampaui PDB nasional. Bahkan di saat perekonomian nasional tergerus 2,1 persen tahun lalu, sektor properti justru tumbuh positif 2,3 persen. Tahun 2020, nilai ekonomi sektor properti mencapai Rp324,3 triliun atau 3,02 persen dari total perekonomian nasional.

M. Gali Ade Novran, pengamat properti dari Epic Properti mengatakan, nilai ekonomi sektor properti yang mencapai Rp324,3 triliun ini, menjadi catatan kontribusi sektor properti tertinggi terhadap perekonomian nasional, setidaknya dalam 10 tahun terakhir. Pencapaian itu sekaligus merupakan catatan sejarah baru untuk sektor properti.

Dia menjelaskan, walau sempat menurun pada awal hingga pertengahan tahun 2020, tren penjualan rumah untuk tipe kecil, menengah dan besar di Indonesia meningkat pada akhir 2020. Tren positif ini bahkan terus berlanjut hingga tahun 2021.

Produk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) masih menjadi unggulan pilihan konsumen dalam mendapatkan rumah idaman. Fleksibilas masa tenor dan pembayaran uang muka 10 persen saja, menjadikan produk ini banyak diminati konsumen. Sumber pembiayaan KPR mencapai 75.08 % di triwulan II 2021, pertumbuhan KPR secara yoy di kuartal II 2021 mencapai 7,24%.

“Jadi cukup menarik, di saat penyaluran kredit lainnya dari perbankan sedang menurun, tetapi KPR itu justru meningkat, ini sebenarnya indikasi bahwa industri properti trennya sedang meningkat,” ujar M. Gali Ade Novran dalam webinar WEBINAR URBAN FORUM BANKING & PROPERTY OUTLOOK 2022 “Lokomotif Pemulihan Ekonomi Pascapandemi,” Kamis (28/10/2021).

Prediski moncernya sektor properti di tahun 2022 juga diutarakan Head of Non Branch Channel PT CIMB Niaga Tbk, Heintje F. Mogi. Menurutnya, penjualan properti memang mengalami tekanan di awal pandemi Covid-19, namun setelah itu trend penjualan properti cenderung mengalami peningkatan.

“Saya sangat optimis dengan kondisi sekarang ini karena tahun 2020 kemarin CIMB sendiri untuk KPR nya tetap tumbuh sampai dengan 6,7 % hingga akhir tahun, saya selalu mengajak teman-teman REI, RB untuk selalu berdiskusi dan menyelenggarakan webinar sesering mungkin, supaya pasar ini bergerak, kenapa kita harus begini, siapa lagi pelaku pasar kalo bukan kita yang menggerakkan pasar. Saya sangat optimis akan membaik,” ujarnya.

Dia juga menyoroti transaksi di CIMB yang bergeser ke ranah digital selama pandemi, tidak tanggung tanggug di tahun 2020, kontribusi transaksi digital (branchless transaction) mencapai 96%. Karena itu dirinya melihat dua sampai lima tahun ke depan, penjualan properti harus ditunjang dengan teknologi digital.

Sementara Direktur Marketing Diamond Land Development Tony Hartono mengatakan, meski ditekan pademi Covid-19 tahun 2020 sektor properti masih jadi primadona terutama untuk segmen landed house dan low rise apartment.

“Karena segmen high rise saat ini demand-nya tertekan, kami memfokuskan pembangunan pada segmen middel rise dengan konsep Eropa di tengah Jakarta yang sudah ada di tiga lokasi seperti di TB Simatupang, Lebak Bulus dan Pejaten,” katanya.

Proyek ini, tambah Tony, mendapat animo cukup besar dari masyarakat, setelah louncing tahun 2020, kini sudah ada NUP 260 dari 400 unit yang tersedia.

Ketua Umum Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) Endang Kawidjaja mengapresiasi kebijakan pengembangan Perumahan Rakyat oleh pemerintah. Menurutnya, ada niat yang kuat dari pemerintah untuk membangun perumahan rakyat sejak era Rumah Sederhana (RS) hingga MBR.

“Keinginan itu bisa kita lihat dengan adanya berbagai skema pembiayaan seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSB), Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) dan uang muka 1%,” ujarnya.

Di sisi lain, Chairman PT Sri Pertiwi Sejati (SPS) Group, Asmat Amin mengatakan, potensi pertumbuhan itu sebenarnya masih besar, bahkan dia mengkritisi pengaruh sektor properti pada GDP nasional yang dinilainya masih terlalu rendah dibanding negara lain. Padahal kebutuhan akan rumah di Indonesia (backlog) mencapai 11 juta dan kebutuhan rumah pertahun mencapai 800 sd 1 juta saja.

“Di Indonesia efek dari industri properti terhadap GDP nasional hanya 2 sampai 2,5 %, jauh dibanding negara lain yang mencapai 20 sd 30 %,” ujarnya.

Amin mengatakan, sudah seharusnya sektor properti menjadi penggerak ekonomi nasional. Karena ada 170 industri terkait dengan sektor poperti.

Direktur Pembiayaan PT Sarana Multi Finansial (SMF) Herliantopo mengungkapkan, SMF bergerak di bidang pembiayaan sekunder perumahan melalui penyediaan dana jangka panjang untuk mendukung sektor perumahan. SMF Tidak terbatas pada BUMN, tapi SMF berkolaborasi dengan seluruh Lembaga pembiayaan untuk mengalokasikan dana pembiayaan perumahan.

Hingga saat ini menurut Herliana. SMF sudah mengucurkan kredit 61 trilyun, dengan potensi dan inovasi yang dilakukan pengembang, pihaknya optimis pada tahun 2022 akan lebih meningkat lagi. “kuncinya kami akan banyak membuka ruang untuk berkolaborasi dengan lembaga pembiayaan,” pungkasnya.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
free online course
download samsung firmware
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: kementerian puprperbankanPropertiREI

Related Posts

Kecewa! Nasabah Keluhkan Penarikan Dana di MNC Bank Dibatasi Rp2 Juta

Kecewa! Nasabah Keluhkan Penarikan Dana di MNC Bank Dibatasi Rp2 Juta

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang nasabah mengaku kecewa setelah mengalami kesulitan menarik dana dari rekeningnya di MNC Bank. Nasabah tersebut menyebut...

Pemerintah Siapkan Pajak Digital untuk Transaksi Bank Mulai 9 November

Pemerintah Siapkan Pajak Digital untuk Transaksi Bank Mulai 9 November

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah berencana menerapkan pajak digital pada aktivitas transaksi keuangan, termasuk transfer perbankan. Kebijakan ini disebut akan mulai...

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang nasabah MNC Bank menangis setelah mengetahui surat berharga dan mata uang asing miliknya yang disimpan di...

Rumah Rp20 Ribu di Italia Jadi Tawaran Menarik, Tapi Ada Syaratnya

Rumah Rp20 Ribu di Italia Jadi Tawaran Menarik, Tapi Ada Syaratnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rumah dengan harga simbolis 1 euro atau sekitar Rp20 ribu kembali ditawarkan di Italia. Kali ini, program...

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Jelaskan Penyebabnya

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Jelaskan Penyebabnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 11 bank telah ditutup sepanjang 2026 hingga Agustus. Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menilai pencabutan izin...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

November 5, 2026
IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

Rp198,8 Triliun Dana Asing Terancam Keluar, IHSG Dibayangi Guncangan

November 5, 2026
Peris.ai meraih Best Award – 1st Place di Korea–ASEAN AI Youth Festa 2026, mengungguli 23 startup dan membawa pulang hadiah USD 20.000.

Peris.ai Raih Juara Pertama Kompetisi AI ASEAN-Korea

November 5, 2026
Kemensos Perkuat Disiplin dan Profesionalisme SDM Sekolah Rakyat

Kemensos Perkuat Disiplin dan Profesionalisme SDM Sekolah Rakyat

November 5, 2026
Bank Mandiri dan Visa Hadirkan Livin’ MARKT 2026

Bank Mandiri dan Visa Hadirkan Livin’ MARKT 2026

November 5, 2026
Minuman Segar di Kafe - pexels/meomupmofilm

Studi: Sedotan Kertas Memiliki Risiko Kanker Lebih Besar daripada Plastik

November 5, 2026
Pelari - pexels/CRISTIAN CAMILO ESTRADA

Bahaya Rhabdomyolysis, Akibat Lari Ekstrem yang Dapat Membahayakan Jantung

November 5, 2026
PDS PatKLIn, Kemenkes, POPTI, Sysmex Bersatu Cegah Talasemia

PDS PatKLIn, Kemenkes, POPTI, Sysmex Bersatu Cegah Talasemia

November 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved