• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Tahun Depan, Perbankan dan Properti Tancap Gas

Fathi by Fathi
October 28, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Tahun Depan, Perbankan dan Properti Tancap Gas

JAKARTA, Cobisnis.com – Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sektor properti selalu melampaui PDB nasional. Bahkan di saat perekonomian nasional tergerus 2,1 persen tahun lalu, sektor properti justru tumbuh positif 2,3 persen. Tahun 2020, nilai ekonomi sektor properti mencapai Rp324,3 triliun atau 3,02 persen dari total perekonomian nasional.

M. Gali Ade Novran, pengamat properti dari Epic Properti mengatakan, nilai ekonomi sektor properti yang mencapai Rp324,3 triliun ini, menjadi catatan kontribusi sektor properti tertinggi terhadap perekonomian nasional, setidaknya dalam 10 tahun terakhir. Pencapaian itu sekaligus merupakan catatan sejarah baru untuk sektor properti.

Dia menjelaskan, walau sempat menurun pada awal hingga pertengahan tahun 2020, tren penjualan rumah untuk tipe kecil, menengah dan besar di Indonesia meningkat pada akhir 2020. Tren positif ini bahkan terus berlanjut hingga tahun 2021.

Produk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) masih menjadi unggulan pilihan konsumen dalam mendapatkan rumah idaman. Fleksibilas masa tenor dan pembayaran uang muka 10 persen saja, menjadikan produk ini banyak diminati konsumen. Sumber pembiayaan KPR mencapai 75.08 % di triwulan II 2021, pertumbuhan KPR secara yoy di kuartal II 2021 mencapai 7,24%.

“Jadi cukup menarik, di saat penyaluran kredit lainnya dari perbankan sedang menurun, tetapi KPR itu justru meningkat, ini sebenarnya indikasi bahwa industri properti trennya sedang meningkat,” ujar M. Gali Ade Novran dalam webinar WEBINAR URBAN FORUM BANKING & PROPERTY OUTLOOK 2022 “Lokomotif Pemulihan Ekonomi Pascapandemi,” Kamis (28/10/2021).

Prediski moncernya sektor properti di tahun 2022 juga diutarakan Head of Non Branch Channel PT CIMB Niaga Tbk, Heintje F. Mogi. Menurutnya, penjualan properti memang mengalami tekanan di awal pandemi Covid-19, namun setelah itu trend penjualan properti cenderung mengalami peningkatan.

“Saya sangat optimis dengan kondisi sekarang ini karena tahun 2020 kemarin CIMB sendiri untuk KPR nya tetap tumbuh sampai dengan 6,7 % hingga akhir tahun, saya selalu mengajak teman-teman REI, RB untuk selalu berdiskusi dan menyelenggarakan webinar sesering mungkin, supaya pasar ini bergerak, kenapa kita harus begini, siapa lagi pelaku pasar kalo bukan kita yang menggerakkan pasar. Saya sangat optimis akan membaik,” ujarnya.

Dia juga menyoroti transaksi di CIMB yang bergeser ke ranah digital selama pandemi, tidak tanggung tanggug di tahun 2020, kontribusi transaksi digital (branchless transaction) mencapai 96%. Karena itu dirinya melihat dua sampai lima tahun ke depan, penjualan properti harus ditunjang dengan teknologi digital.

Sementara Direktur Marketing Diamond Land Development Tony Hartono mengatakan, meski ditekan pademi Covid-19 tahun 2020 sektor properti masih jadi primadona terutama untuk segmen landed house dan low rise apartment.

“Karena segmen high rise saat ini demand-nya tertekan, kami memfokuskan pembangunan pada segmen middel rise dengan konsep Eropa di tengah Jakarta yang sudah ada di tiga lokasi seperti di TB Simatupang, Lebak Bulus dan Pejaten,” katanya.

Proyek ini, tambah Tony, mendapat animo cukup besar dari masyarakat, setelah louncing tahun 2020, kini sudah ada NUP 260 dari 400 unit yang tersedia.

Ketua Umum Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) Endang Kawidjaja mengapresiasi kebijakan pengembangan Perumahan Rakyat oleh pemerintah. Menurutnya, ada niat yang kuat dari pemerintah untuk membangun perumahan rakyat sejak era Rumah Sederhana (RS) hingga MBR.

“Keinginan itu bisa kita lihat dengan adanya berbagai skema pembiayaan seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSB), Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) dan uang muka 1%,” ujarnya.

Di sisi lain, Chairman PT Sri Pertiwi Sejati (SPS) Group, Asmat Amin mengatakan, potensi pertumbuhan itu sebenarnya masih besar, bahkan dia mengkritisi pengaruh sektor properti pada GDP nasional yang dinilainya masih terlalu rendah dibanding negara lain. Padahal kebutuhan akan rumah di Indonesia (backlog) mencapai 11 juta dan kebutuhan rumah pertahun mencapai 800 sd 1 juta saja.

“Di Indonesia efek dari industri properti terhadap GDP nasional hanya 2 sampai 2,5 %, jauh dibanding negara lain yang mencapai 20 sd 30 %,” ujarnya.

Amin mengatakan, sudah seharusnya sektor properti menjadi penggerak ekonomi nasional. Karena ada 170 industri terkait dengan sektor poperti.

Direktur Pembiayaan PT Sarana Multi Finansial (SMF) Herliantopo mengungkapkan, SMF bergerak di bidang pembiayaan sekunder perumahan melalui penyediaan dana jangka panjang untuk mendukung sektor perumahan. SMF Tidak terbatas pada BUMN, tapi SMF berkolaborasi dengan seluruh Lembaga pembiayaan untuk mengalokasikan dana pembiayaan perumahan.

Hingga saat ini menurut Herliana. SMF sudah mengucurkan kredit 61 trilyun, dengan potensi dan inovasi yang dilakukan pengembang, pihaknya optimis pada tahun 2022 akan lebih meningkat lagi. “kuncinya kami akan banyak membuka ruang untuk berkolaborasi dengan lembaga pembiayaan,” pungkasnya.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
free online course
Tags: kementerian puprperbankanPropertiREI

Related Posts

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang nasabah MNC Bank menangis setelah mengetahui surat berharga dan mata uang asing miliknya yang disimpan di...

Rumah Rp20 Ribu di Italia Jadi Tawaran Menarik, Tapi Ada Syaratnya

Rumah Rp20 Ribu di Italia Jadi Tawaran Menarik, Tapi Ada Syaratnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rumah dengan harga simbolis 1 euro atau sekitar Rp20 ribu kembali ditawarkan di Italia. Kali ini, program...

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Jelaskan Penyebabnya

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Jelaskan Penyebabnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 11 bank telah ditutup sepanjang 2026 hingga Agustus. Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menilai pencabutan izin...

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Ungkap Daftarnya

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Ungkap Daftarnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mencatat sebanyak 11 bank telah dicabut izin usahanya hingga Agustus 2026. Seluruh...

Standard Chartered Indonesia Borong Dua Penghargaan Euromoney Awards 2026

Standard Chartered Indonesia Borong Dua Penghargaan Euromoney Awards 2026

by Rizki Meirino
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Standard Chartered Indonesia kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan meraih dua penghargaan pada Euromoney Awards for...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

September 4, 2026
Manajemen Indosat Sapa Pelanggan di Harpelnas 2026

Manajemen Indosat Sapa Pelanggan di Harpelnas 2026

September 4, 2026
DMS+ memaparkan roadmap scale-up 2027 bertajuk Wider, Higher, Bigger melalui ekspansi platform, vertical movie, Creator Room, My Movie, dan IP Management.

DMS+ Siapkan Roadmap Scale-Up 2027 “Wider, Higher, Bigger”

September 4, 2026
Kemensos menjelaskan perubahan desil DTSEN yang dipengaruhi masuknya sekitar 12 juta data baru dari BKKBN dan telah dikoreksi melalui Volume 3.1.

Kemensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Berubah

September 4, 2026
Suhu gurun yang kian ekstrem membuat unta mengalami dehidrasi, gagal ginjal hingga kematian di sejumlah wilayah.

Unta Mulai Tumbang, Suhu Gurun Makin Ekstrem

September 5, 2026
Melalui "Jelajah Indonesia Wastra Nusantara", Kemenpar Angkat Wastra jadi Daya Tarik Wisata Budaya

Melalui “Jelajah Indonesia Wastra Nusantara”, Kemenpar Angkat Wastra jadi Daya Tarik Wisata Budaya

September 5, 2026
Makan Telur - pexels/ROMAN ODINTSOV

Waktu Terbaik Makan Makanan Berprotein Waktu Sarapan atau Makan Malam?

September 5, 2026
Liverpool meraih kemenangan perdana musim ini setelah mengalahkan Ipswich Town 2-0 berkat dua gol Alexander Isak dari assist Cody Gakpo.

Liverpool Taklukkan Ipswich, Isak Jadi Bintang

September 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved