• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Tahun 2025 Menjadi Tahun Kelam Bagi “Empat Keluarga” Yang Dituduh Mengendalikan Jaringan Penipuan Siber Global

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 5, 2026
in News
0
Tahun 2025 Menjadi Tahun Kelam Bagi “Empat Keluarga” Yang Dituduh Mengendalikan Jaringan Penipuan Siber Global

JAKARTA, Cobisnis.com – Tahun 2025 disebut sebagai periode paling suram bagi kelompok kriminal yang dikenal sebagai “empat keluarga” Kokang, jaringan mafia yang dituduh mengoperasikan pabrik-pabrik penipuan siber berskala global di wilayah perbatasan Myanmar–China. Fakta-fakta mengerikan terungkap ke publik setelah aparat China menayangkan pengakuan para tersangka di televisi nasional, mulai dari perdagangan manusia, hukuman kurungan besi, pemotongan jari, hingga dugaan pembunuhan ritual.

Detail brutal tersebut muncul dalam interogasi terhadap para gembong kejahatan Asia yang selama bertahun-tahun membangun kerajaan bisnis ilegal bernilai miliaran dolar. Dengan dukungan koneksi politik, kekayaan besar, dan pasukan bersenjata pribadi, mereka menjalankan bisnis perjudian ilegal, penipuan internet dan telekomunikasi, narkotika, prostitusi, serta berbagai aktivitas kriminal lainnya tanpa tersentuh hukum.

Kini, para tokoh utama jaringan tersebut mendekam di penjara China, sebagian di antaranya menghadapi hukuman mati. Pengakuan mereka disiarkan luas di media pemerintah China, yang merinci kehidupan mengerikan di kamp-kamp penipuan (scam compounds) di wilayah Laukkaing, Myanmar timur laut.

“Saya tidak merasakan apa-apa,” ujar Chen Dawei, pewaris keluarga Wei menurut jaksa China, saat ditanya aparat soal dugaan pembunuhan ritual terhadap seorang pria. Korban disebut dipilih secara acak untuk menunjukkan loyalitas Chen kepada mitra bisnisnya. Polisi China mengeklaim menemukan jasad korban terikat rantai besi dengan tujuh lubang peluru di tengkoraknya. Peran Laukkaing sebagai pusat industri penipuan global telah lama didokumentasikan oleh PBB, akademisi, dan lembaga pemantau kejahatan terorganisasi.

Kekaisaran kejahatan di “Wild West” Kokang

Wilayah Kokang, yang mayoritas penduduknya etnis Han berbahasa Mandarin, selama puluhan tahun dikenal sebagai kawasan tanpa hukum di Segitiga Emas. Empat klan utama keluarga Bai, Liu, Wei, dan kemudian Ming mengubah kota kecil Laukkaing menjadi pusat kasino dan penipuan daring berskala industri.

Menurut penyelidikan, lebih dari 100 kompleks penipuan dibangun, menampung ribuan pekerja yang sebagian besar merupakan warga China yang ditipu atau diperdagangkan. Mereka dipaksa melakukan penipuan daring dengan ancaman kekerasan. Pekerja yang membangkang dilaporkan disiksa, dikurung di kandang besi, dipukuli, bahkan dijual ke jaringan lain.

Para penyintas menceritakan pemukulan massal, pencabutan kuku, hingga pemotongan jari sebagai hukuman. Perempuan juga dilaporkan dipaksa menjadi pekerja seks di dalam kompleks tersebut. Sementara para korban hidup dalam teror, keluarga-keluarga ini menikmati gaya hidup mewah: pesta besar, koleksi mobil dan jam tangan mahal, helikopter, vila, serta properti luar negeri. Mereka dilindungi milisi pribadi dan relasi erat dengan elit militer Myanmar.

Kejatuhan setelah China turun tangan

Kekaisaran kriminal ini mulai runtuh pada 2023 ketika China meningkatkan tekanan terhadap junta Myanmar yang dinilai gagal memberantas kejahatan lintas batas. Bersamaan dengan itu, aliansi kelompok bersenjata etnis melancarkan “Operasi 1027” dan merebut Laukkaing pada awal 2024.

Ribuan korban penipuan dipulangkan ke China, sementara puluhan bos kejahatan diekstradisi dan diadili. Pada 2025, sejumlah anggota keluarga Ming dan Bai dijatuhi hukuman mati, sementara puluhan lainnya menerima hukuman penjara berat. Lebih dari 57.000 warga China yang terlibat penipuan daring ditangkap dan dipulangkan sejak 2023.

Meski demikian, para analis menilai industri penipuan global belum sepenuhnya hancur dan justru terus berekspansi ke wilayah lain, termasuk menargetkan negara-negara Barat.

Citra ketegasan Beijing

Melalui penayangan dokumenter dan pengadilan terbuka, Beijing berupaya menunjukkan ketegasan dalam memberantas penipuan siber yang merugikan warganya miliaran dolar. Namun, stabilitas Myanmar tetap menjadi perhatian utama China, mengingat kepentingan strategis seperti pipa minyak dan gas China–Myanmar.

“Selama pelaku belum ditangkap, kami tidak akan berhenti,” ujar seorang pejabat kepolisian China dalam tayangan televisi pemerintah.

Tahun 2025 pun tercatat sebagai momen runtuhnya kekuasaan “empat keluarga” Kokang, simbol betapa brutalnya industri penipuan siber global dan kompleksnya hubungan antara kejahatan terorganisasi, konflik bersenjata, dan politik kawasan.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download mobile firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: Chinacobisnis.comKejahatanTerorganisasiMyanmarPenipuanSiber

Related Posts

PSG Raih Gelar Liga Champions Setelah Menang Adu Penalti atas Arsenal

PSG Raih Gelar Liga Champions Setelah Menang Adu Penalti atas Arsenal

by Hidayat Taufik
May 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Paris Saint-Germain (PSG) meraih gelar Liga Champions 2026 setelah mengalahkan Arsenal lewat adu penalti di Puskas Arena,...

Drama Final UCL 2026: PSG Imbangi Arsenal 1-1, Penentuan Juara Lanjut Extra Time

Drama Final UCL 2026: PSG Imbangi Arsenal 1-1, Penentuan Juara Lanjut Extra Time

by Hidayat Taufik
May 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Final Liga Champions 2025/2026 mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal di Puskás Aréna, Budapest. Laga berlangsung ketat...

SMA Insan Cendekia Al Kausar Terpilih sebagai SMA Unggulan Garuda Transformasi 2026

SMA Insan Cendekia Al Kausar Terpilih sebagai SMA Unggulan Garuda Transformasi 2026

by Rizki Meirino
May 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – SMA Insan Cendekia Al Kausar Sukabumi resmi terpilih sebagai salah satu SMA Unggulan Garuda Transformasi 2026. Sekolah...

Pemutihan Denda Pajak Kendaraan DKI Jakarta Berlaku 2026, Ini Ketentuan Lengkapnya

Pemutihan Denda Pajak Kendaraan DKI Jakarta Berlaku 2026, Ini Ketentuan Lengkapnya

by Hidayat Taufik
May 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghapus sanksi administrasi berupa denda pajak kendaraan bermotor pada 2026. Kebijakan ini berlaku...

Iker Casillas Kritik Nol Pemain Real Madrid di Skuad Spanyol Piala Dunia 2026

Iker Casillas Kritik Nol Pemain Real Madrid di Skuad Spanyol Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
May 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Iker Casillas menyoroti absennya pemain Real Madrid dalam skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026. Namun, situasi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukan Sekadar Pesta Anime, MMAJ Jakarta 2026 Jadi Platform Official Japanese IP Pertama di Indonesia

Bukan Sekadar Pesta Anime, MMAJ Jakarta 2026 Jadi Platform Official Japanese IP Pertama di Indonesia

May 30, 2026
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan DKI Jakarta Berlaku 2026, Ini Ketentuan Lengkapnya

Pemutihan Denda Pajak Kendaraan DKI Jakarta Berlaku 2026, Ini Ketentuan Lengkapnya

May 30, 2026
Steam Deck OLED Kembali Dijual tapi Harganya Bikin Gamers Mikir Dua Kali

Steam Deck OLED Kembali Dijual tapi Harganya Bikin Gamers Mikir Dua Kali

May 30, 2026
PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026, Simak Jadwal Tayangnya Malam Ini

PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026, Simak Jadwal Tayangnya Malam Ini

May 30, 2026
WHO Sudah Revisi Rekomendasi Susu Formula, Tapi Narasi Lama Masih Terus Beredar di Indonesia

WHO Sudah Revisi Rekomendasi Susu Formula, Tapi Narasi Lama Masih Terus Beredar di Indonesia

May 31, 2026
Testosteron Turun Bisa Picu Diabetes hingga Rambut Rontok, Dokter Spesialis Bicara Soal Andropause

Testosteron Turun Bisa Picu Diabetes hingga Rambut Rontok, Dokter Spesialis Bicara Soal Andropause

May 31, 2026
Arsip Belanda 1873 Ungkap Fakta Lama, Wilayah Demak Ini Ternyata Pernah Masuk Administrasi Semarang

Arsip Belanda 1873 Ungkap Fakta Lama, Wilayah Demak Ini Ternyata Pernah Masuk Administrasi Semarang

May 31, 2026
Usai Masak Daging Kurban, Ini Cara Bikin Pembersih Lemak Alami dari Bahan Dapur yang Ada di Rumah

Usai Masak Daging Kurban, Ini Cara Bikin Pembersih Lemak Alami dari Bahan Dapur yang Ada di Rumah

May 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved