• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Tahun 2025 Menjadi Tahun Kelam Bagi “Empat Keluarga” Yang Dituduh Mengendalikan Jaringan Penipuan Siber Global

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 5, 2026
in News
0
Tahun 2025 Menjadi Tahun Kelam Bagi “Empat Keluarga” Yang Dituduh Mengendalikan Jaringan Penipuan Siber Global

JAKARTA, Cobisnis.com – Tahun 2025 disebut sebagai periode paling suram bagi kelompok kriminal yang dikenal sebagai “empat keluarga” Kokang, jaringan mafia yang dituduh mengoperasikan pabrik-pabrik penipuan siber berskala global di wilayah perbatasan Myanmar–China. Fakta-fakta mengerikan terungkap ke publik setelah aparat China menayangkan pengakuan para tersangka di televisi nasional, mulai dari perdagangan manusia, hukuman kurungan besi, pemotongan jari, hingga dugaan pembunuhan ritual.

Detail brutal tersebut muncul dalam interogasi terhadap para gembong kejahatan Asia yang selama bertahun-tahun membangun kerajaan bisnis ilegal bernilai miliaran dolar. Dengan dukungan koneksi politik, kekayaan besar, dan pasukan bersenjata pribadi, mereka menjalankan bisnis perjudian ilegal, penipuan internet dan telekomunikasi, narkotika, prostitusi, serta berbagai aktivitas kriminal lainnya tanpa tersentuh hukum.

Kini, para tokoh utama jaringan tersebut mendekam di penjara China, sebagian di antaranya menghadapi hukuman mati. Pengakuan mereka disiarkan luas di media pemerintah China, yang merinci kehidupan mengerikan di kamp-kamp penipuan (scam compounds) di wilayah Laukkaing, Myanmar timur laut.

“Saya tidak merasakan apa-apa,” ujar Chen Dawei, pewaris keluarga Wei menurut jaksa China, saat ditanya aparat soal dugaan pembunuhan ritual terhadap seorang pria. Korban disebut dipilih secara acak untuk menunjukkan loyalitas Chen kepada mitra bisnisnya. Polisi China mengeklaim menemukan jasad korban terikat rantai besi dengan tujuh lubang peluru di tengkoraknya. Peran Laukkaing sebagai pusat industri penipuan global telah lama didokumentasikan oleh PBB, akademisi, dan lembaga pemantau kejahatan terorganisasi.

Kekaisaran kejahatan di “Wild West” Kokang

Wilayah Kokang, yang mayoritas penduduknya etnis Han berbahasa Mandarin, selama puluhan tahun dikenal sebagai kawasan tanpa hukum di Segitiga Emas. Empat klan utama keluarga Bai, Liu, Wei, dan kemudian Ming mengubah kota kecil Laukkaing menjadi pusat kasino dan penipuan daring berskala industri.

Menurut penyelidikan, lebih dari 100 kompleks penipuan dibangun, menampung ribuan pekerja yang sebagian besar merupakan warga China yang ditipu atau diperdagangkan. Mereka dipaksa melakukan penipuan daring dengan ancaman kekerasan. Pekerja yang membangkang dilaporkan disiksa, dikurung di kandang besi, dipukuli, bahkan dijual ke jaringan lain.

Para penyintas menceritakan pemukulan massal, pencabutan kuku, hingga pemotongan jari sebagai hukuman. Perempuan juga dilaporkan dipaksa menjadi pekerja seks di dalam kompleks tersebut. Sementara para korban hidup dalam teror, keluarga-keluarga ini menikmati gaya hidup mewah: pesta besar, koleksi mobil dan jam tangan mahal, helikopter, vila, serta properti luar negeri. Mereka dilindungi milisi pribadi dan relasi erat dengan elit militer Myanmar.

Kejatuhan setelah China turun tangan

Kekaisaran kriminal ini mulai runtuh pada 2023 ketika China meningkatkan tekanan terhadap junta Myanmar yang dinilai gagal memberantas kejahatan lintas batas. Bersamaan dengan itu, aliansi kelompok bersenjata etnis melancarkan “Operasi 1027” dan merebut Laukkaing pada awal 2024.

Ribuan korban penipuan dipulangkan ke China, sementara puluhan bos kejahatan diekstradisi dan diadili. Pada 2025, sejumlah anggota keluarga Ming dan Bai dijatuhi hukuman mati, sementara puluhan lainnya menerima hukuman penjara berat. Lebih dari 57.000 warga China yang terlibat penipuan daring ditangkap dan dipulangkan sejak 2023.

Meski demikian, para analis menilai industri penipuan global belum sepenuhnya hancur dan justru terus berekspansi ke wilayah lain, termasuk menargetkan negara-negara Barat.

Citra ketegasan Beijing

Melalui penayangan dokumenter dan pengadilan terbuka, Beijing berupaya menunjukkan ketegasan dalam memberantas penipuan siber yang merugikan warganya miliaran dolar. Namun, stabilitas Myanmar tetap menjadi perhatian utama China, mengingat kepentingan strategis seperti pipa minyak dan gas China–Myanmar.

“Selama pelaku belum ditangkap, kami tidak akan berhenti,” ujar seorang pejabat kepolisian China dalam tayangan televisi pemerintah.

Tahun 2025 pun tercatat sebagai momen runtuhnya kekuasaan “empat keluarga” Kokang, simbol betapa brutalnya industri penipuan siber global dan kompleksnya hubungan antara kejahatan terorganisasi, konflik bersenjata, dan politik kawasan.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: Chinacobisnis.comKejahatanTerorganisasiMyanmarPenipuanSiber

Related Posts

Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia harus puas berbagi angka dengan Malaysia setelah pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir...

PMSol dan PTK Group Dorong Ekosistem Biodiesel Nasional

Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja

by Rizki Meirino
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Belasan mantan pekerja industri pengolahan bahan baku asbes melaporkan dugaan penyakit akibat asbes kepada UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan...

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut sempat menanyakan kepada Presiden China Xi Jinping mengenai kemungkinan membeli...

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menurun...

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

by Rizki Meirino
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ciputra Group melalui CitraRaya Jambi mengembangkan kawasan terpadu seluas 1.000 hektare dengan konsep Eco Culture yang memadukan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Alexandr Wang Bawa Gebrakan AI, Nilai Pasar Meta Naik Rp4.191 Triliun

Alexandr Wang Bawa Gebrakan AI, Nilai Pasar Meta Naik Rp4.191 Triliun

September 28, 2026
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Banjir Melanda 13 Desa di Aceh Tenggara, 203 Warga Terdampak

Banjir Melanda 13 Desa di Aceh Tenggara, 203 Warga Terdampak

September 28, 2026
Auto Draft

Avengers: Endgame Encore Raup US$26 Juta di Box Office

September 28, 2026
Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Hibahkan Satu Unit Mini ICU ke Kodam VI/Mulawarman

September 29, 2026
Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

September 28, 2026
PMSol dan PTK Group Dorong Ekosistem Biodiesel Nasional

Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja

September 28, 2026
World Heart Day 2026, Obesitas dan Risiko Jantung

World Heart Day 2026, Obesitas dan Risiko Jantung

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved