• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Studi Baru Jelaskan Mengapa Antartika Membeku 30 Juta Tahun Lebih Awal

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
July 8, 2026
in Teknologi
0
Daftar 50 Influencer Berbayar Tertinggi 2026, MrBeast Nomor Satu

JAKARTA, Cobisnis.com – Penelitian terbaru mengungkap alasan mengapa Kutub Selatan atau Antartika membeku jauh lebih awal dibandingkan Kutub Utara. Temuan tersebut menunjukkan bahwa proses pembentukan lapisan es raksasa tidak hanya dipengaruhi oleh perubahan iklim, tetapi juga oleh pergeseran benua dan perubahan arus laut.  

Menurut penelitian, Antartika mulai membeku sekitar 34 juta tahun lalu, sedangkan Kutub Utara baru memiliki lapisan es permanen sekitar 3 juta tahun lalu. Perbedaan waktu yang mencapai lebih dari 30 juta tahun itu dipicu oleh kondisi geologi dan sirkulasi samudra yang berbeda di kedua wilayah kutub.  

Para peneliti menjelaskan bahwa pemisahan benua Gondwana menyebabkan Antartika terlepas dari Amerika Selatan dan Australia. Peristiwa tersebut membuka Selat Drake dan Jalur Tasmania yang kemudian membentuk Arus Lingkar Antartika, arus laut yang mengisolasi benua tersebut dari aliran air hangat.  

Selain perubahan arus laut, penurunan kadar karbon dioksida di atmosfer juga mempercepat proses pendinginan global. Konsentrasi CO₂ disebut turun drastis sehingga efek rumah kaca melemah dan suhu di Antartika terus menurun hingga lapisan es mulai terbentuk.  

Faktor lain yang turut berperan adalah pengangkatan daratan Antartika Timur akibat pergerakan mantel Bumi. Ketinggian wilayah tersebut membuat suhu udara semakin dingin sehingga menciptakan kondisi ideal bagi pembentukan gletser yang bertahan hingga saat ini.  

Sebaliknya, Kutub Utara memiliki karakteristik yang berbeda karena berupa lautan yang dikelilingi daratan. Air hangat dari Samudra Atlantik dan Pasifik masih dapat mengalir ke wilayah tersebut sehingga proses pembentukan lapisan es permanen berlangsung jauh lebih lambat.  

Penelitian ini juga memberikan pemahaman baru mengenai perubahan iklim modern. Para ilmuwan menilai geologi dan pola sirkulasi laut memiliki peran besar dalam menentukan kecepatan pembentukan maupun pencairan lapisan es di kutub.  

Meski sejumlah media menggunakan istilah “tanda kiamat” pada judul pemberitaan, penelitian tersebut sebenarnya membahas mekanisme ilmiah pembekuan Antartika jutaan tahun lalu. Temuan ini diharapkan membantu ilmuwan memprediksi bagaimana lapisan es di kedua kutub akan merespons pemanasan global pada masa depan.  

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: antartikaArus Lingkar Antartikacobisnis.comGondwanakarbon dioksidaKutub SelatanKutub Utarapenelitian iklimperubahan iklim

Related Posts

Demo Ricuh Guncang Prancis, Macron Segera Bertemu Para Menteri

Demo Ricuh Guncang Prancis, Macron Segera Bertemu Para Menteri

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron dijadwalkan memberikan pernyataan kepada publik pada Minggu (18/10/2026) pukul 18.00 GMT. Pidato tersebut...

Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Demonstrasi besar-besaran untuk memprotes tingginya biaya hidup di Paris, Prancis, berujung kerusuhan. Sejumlah toko bermerek mewah menjadi...

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia pada...

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jalan kaki menjadi salah satu aktivitas fisik yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan membantu membakar kalori....

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan proporsi panggilan spam tertinggi di Asia Pasifik. Laporan perusahaan keamanan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

October 18, 2026
Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

October 18, 2026
Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

October 18, 2026
Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

October 18, 2026
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi

Iran Siap Berdialog jika Ada Jaminan Keamanan, Tak Ada Serangan Terulang

October 19, 2026
Demo Ricuh Guncang Prancis, Macron Segera Bertemu Para Menteri

Demo Ricuh Guncang Prancis, Macron Segera Bertemu Para Menteri

October 18, 2026
WITF 2026: Tingkatkan Promosi dan Akses Pasar Pariwisata Indonesia

WITF 2026: Tingkatkan Promosi dan Akses Pasar Pariwisata Indonesia

October 18, 2026
Penjarahan dan Pembakaran Meluas di Prancis, 1.800 Orang Ditangkap

Penjarahan dan Pembakaran Meluas di Prancis, 1.800 Orang Ditangkap

October 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved