JAKARTA, Cobisnis.com – Stephen Chow mengungkap alasan dirinya tidak lagi aktif tampil sebagai aktor di depan kamera. Aktor sekaligus sutradara asal Hong Kong itu terakhir kali berakting dalam film CJ7 pada 2008.
Dalam film terbarunya, Kung Fu Soccer yang tayang pada 2026, Chow memilih berada di balik layar. Ia menangani film tersebut sebagai sutradara, penulis, dan produser tanpa ikut tampil sebagai pemain.
Di usia 64 tahun, Chow mengaku sudah tidak memiliki dorongan yang sama untuk berakting seperti ketika masih muda. Ia juga menyadari kondisi fisiknya tidak lagi mendukung untuk menjalankan banyak peran sekaligus.
“Saya benar-benar tidak tahu cara berakting!” ujar Chow sambil bercanda dalam wawancara promosi Kung Fu Soccer. Namun, ia kemudian menjelaskan alasan sebenarnya di balik keputusannya.
Menurut Chow, pekerjaan sebagai sutradara dan penulis skenario membutuhkan energi yang besar. Bertambahnya usia juga membuat stamina fisiknya tidak lagi mampu mengejar tuntutan pekerjaan di depan dan belakang kamera.
“Pekerjaan di balik layar sangat berat, usia makin bertambah, dan stamina fisik saya sudah tidak bisa mengejar lagi,” kata Chow.
Ia menilai menjalankan dua peran sekaligus sebagai aktor dan pekerja di balik layar sudah sulit dilakukan. Karena itu, Chow kini lebih memilih fokus mengembangkan film dari balik kamera.
Meski begitu, Chow belum sepenuhnya menutup peluang untuk kembali berakting. Ia memberikan sedikit harapan kepada penggemar dengan mengatakan bahwa dirinya mungkin hanya sedang menunggu peran yang tepat.
Di luar dunia perfilman, Chow juga berbicara mengenai kecintaannya terhadap seni bela diri. Ia mengaku sangat terinspirasi oleh Bruce Lee dan mengatakan dirinya mungkin akan menjadi instruktur Wing Chun jika tidak terjun ke industri film.
Chow juga menjadikan prinsip Bruce Lee, “be water, my friend”, sebagai salah satu filosofi hidupnya. Baginya, prinsip tersebut menggambarkan pentingnya kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan dalam kehidupan dan dunia kreatif.
Film terbaru Chow, Kung Fu Soccer, menjadi karya penyutradaraannya setelah tujuh tahun absen. Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 12 Agustus 2026.










