• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Star Energy Geothermal dan Schlumberger Menyelesaikan Teknik Pemodelan Rekahan Panas Bumi Pertama Di Dunia, Sebuah Terobosan untuk Penempatan Sumur yang Efektif

Indra Purnama by Indra Purnama
January 14, 2022
in Industri
0
Star Energy Geothermal dan Schlumberger Menyelesaikan Teknik Pemodelan Rekahan Panas Bumi Pertama Di Dunia, Sebuah Terobosan untuk Penempatan Sumur yang Efektif

JAKARTA, Cobisnis.com – Star Energy Geothermal (SEG), perusahaan energi panas bumi terbesar di Indonesia, dan Schlumberger, penyedia teknologi terkemuka dunia untuk industri energi global, menyelesaikan studi bersama dalam mengembangkan solusi terobosan untuk menentukan daerah “sweet-spot” pengeboran panas bumi di penghujung tahun 2021. Teknologi ini menggabungkan pengetahuan yang dimiliki SEG tentang manajemen sumber daya panas bumi pada Naturally Fractured Reservoir dan teknologi yang dimiliki Schlumberger dalam mengkarakterisasi rekahan dengan mengunakan aplikasi DELFI Cognitive E&P Environment, melalui proyek yang disebut Fracture Characterization and Optimized Well Placement (FCOWP). Ini adalah  studi pertama yang diaplikasikan pada lapangan panas bumi  skala besar dan diharapkan memiliki dampak yang signifikan terhadap optimisasi pengeboran sumur dimasa depan. Salah satu hasil dari studi ini adalah peta permeabilitas yang mengidentifikasi daerah produktif bawah permukaan.

“Proyek ini merupakan salah satu upaya berkelanjutan kami dalam menerapkan inovasi dan teknologi untuk mengurangi LCOE (Levelized Cost of Electricity) energi panas bumi. Biaya pengeboran merupakan salah satu komponen biaya utama dari biaya energi panas bumi. Penerapan teknologi ini akan memungkinkan kami untuk mengebor di tempat yang tepat dengan akurasi dan hasil yang lebih baik, yang berujung pada pengurangan biaya pengeboran dan biaya energi panas bumi”, kata Hendra S Tan, Chief Executive Officer Star Energy Geothermal.

Studi penerapan teknologi ini dimulai pada Lapangan Panas Bumi Darajat, dimana penggunaannya diharapkan dapat meningkatkan kemungkinan keberhasilan pengeboran sumur dengan memodelkan sistem rekahan alami, dan distribusi permeabilitas yang diketahui di bagian area yang sudah dibor serta memprediksi distribusinya di bagian yang belum dibor. Di banyak lapangan panas bumi, produksi bergantung pada keberhasilan penentuan target pemboran terhadap rekahan yang terjadi secara alami di bawah permukaan.

Studi ini dibagi menjadi dua tahapan utama. Tahapan pertama bertujuan untuk memodelkan orientasi serta intensitas distribusi rekahan dan yang kedua adalah proses otomatisasi guna memodelkan lebar dan panjang rekahan serta validasi terhadap data-data sumur yang ada.

Metode baru yang diterapkan dalam studi ini dengan menyertakan dampak dari intrusi terhadap orientasi serta intensitas distribusi rekahan sebagai bagian dari empat fracture drive yang digunakan, serta pengunaan multiple realizations  untuk mengakomodasi ketidakpastian yang terjadi. Dua dari fracture driver rekahan tersebut berkaitan dengan patahan dan tegangan (stress) yang terjadi pada batuan dan dua fracture driver lainnya berkaitan dengan intrusi batuan yang terbentuk akibat intrusi magma pada sistim panas bumi, sedangkan sisanya dikelompokan tersendiri dan didistribusikan secara stokastik pada seluruh lapangan. Peran fracture driver diilustrasikan pada gambar di bawah ini.

“Teknologi ini akan diterapkan untuk meningkatkan hasil pemboran di tiga lapangan yang SEG operasikan dimana tahap pertama akan diterapkan pada Lapangan Darajat pada kampanye pemboran 2022 serta pada Lapangan Salak dan Lapangan Wayang Windu pada kampanye selanjutnya,” ujar Ken Riedel, Chief Asset Management Officer Star Energy Geothermal.

Sementara itu Devan Raj, Managing Director Schlumberger Indonesia mengatakan “Kami senang memiliki kesempatan untuk memperluas kerjasama kami dengan Star Energy Geothermal dalam mengembangkan solusi inovatif dengan memanfaatkan kumpulan ahli dan teknologi dari kedua perusahaan untuk memaksimalkan potensi panas bumi”.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download huawei firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: CapCobisnisStar EnergyStar Energy Geothermal

Related Posts

Kolaborasi Telkomsel, Huawei, dan MiniMax Menghadirkan Ruang Eksplorasi yang Mempertemukan Teknologi, Kreativitas, dan Talenta Digital Indonesia.

Kolaborasi Telkomsel, Huawei, dan MiniMax Menghadirkan Ruang Eksplorasi yang Mempertemukan Teknologi, Kreativitas, dan Talenta Digital Indonesia.

by Rizki Meirino
August 7, 2026
0

JAKARTA,Cobisnis.com Cinefest 2026 mencatat antusiasme tinggi dengan menghimpun 1.111 karya film pendek berbasis AI dari berbagai daerah di Indonesia, melampaui...

Trump tolak permintaan rudal Zelensky

Trump Tolak Permintaan Rudal Zelensky, Ukraina Gagal Dapat Tambahan Patriot

by Desti Dwi Natasya
August 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak permintaan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk memperoleh tambahan rudal pertahanan udara...

Vinicius Junior Arsenal

Arsenal Pantau Vinicius Junior, Legenda Real Madrid Minta Bertahan

by Desti Dwi Natasya
August 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Masa depan Vinicius Junior kembali menjadi sorotan setelah Arsenal dikabarkan terus memantau situasinya di Real Madrid. Rumor...

Penerbangan Jet Kembali ke Bandara Husein Sastranegara Mulai 14 Agustus 2026

Penerbangan Jet Kembali ke Bandara Husein Sastranegara Mulai 14 Agustus 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bandara Husein Sastranegara, Bandung, terus melakukan pembenahan menjelang kembalinya layanan penerbangan komersial menggunakan pesawat jet berbadan sedang....

Investor Wajib Catat, Hasil Rebalancing MSCI Dirilis 12 Agustus 2026

Investor Wajib Catat, Hasil Rebalancing MSCI Dirilis 12 Agustus 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penyedia indeks saham global MSCI akan mengumumkan hasil rebalancing indeks periode Agustus 2026 pada 12 Agustus mendatang....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Membatasi Asupan Gula Sejak Balita Menurunkan Risiko Demensia

Tokyo Peringkat Pertama Sebagai Kota Terbaik untuk Gen Z

August 8, 2026
Harga Batu Bara Acuan Agustus 2026 Turun Jadi USD124,44 per Ton

Sophia KATSEYE Hiatus, Fokus Pulihkan Kesehatan Mental dan Wellness

August 8, 2026
PMSol Jajaki Kerja Sama Maritim dengan Lima Perusahaan Pelayaran Tiongkok

PMSol Jajaki Kerja Sama Maritim dengan Lima Perusahaan Pelayaran Tiongkok

August 8, 2026
5 Tanaman yang Tumbuh Subur dengan Air Beras

5 Tanaman yang Tumbuh Subur dengan Air Beras

August 8, 2026
London Jadi Kota Paling Cerdas di Dunia 2026

London Jadi Kota Paling Cerdas di Dunia 2026

August 9, 2026
Chelsea Menang Telak di GBK, AC Milan Dilibas 3-0

Chelsea Menang Telak di GBK, AC Milan Dilibas 3-0

August 8, 2026
PMSol Jajaki Kerja Sama Maritim dengan Lima Perusahaan Pelayaran Tiongkok

Asuransi Jasindo Dorong Perlindungan Rumah Sejak Hari Pertama

August 8, 2026
PMSol Jajaki Kerja Sama Maritim dengan Lima Perusahaan Pelayaran Tiongkok

PMSol Jajaki Kerja Sama Maritim dengan Lima Perusahaan Pelayaran Tiongkok

August 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved