JAKARTA, Cobisnis.com – Sebagian orang sering menggigit kuku saat merasa gugup, cemas, atau tertekan. Kebiasaan ini biasanya terjadi tanpa disadari.
Menurut psikologi, tindakan tersebut bisa menjadi cara tubuh meredakan ketegangan. Selain itu, kebiasaan ini juga dapat menunjukkan pola perilaku tertentu.
Karena itu, menggigit kuku tidak selalu soal kebiasaan kecil. Dalam beberapa kasus, tindakan ini berkaitan dengan kondisi emosional seseorang.
Berikut tujuh perilaku yang sering muncul pada orang yang suka menggigit kuku saat gugup.
1. Cenderung Perfeksionis
Mereka ingin semua hal berjalan sesuai rencana. Namun, saat hasil tidak sesuai harapan, rasa cemas bisa muncul.
Akibatnya, mereka mencari pelampiasan kecil. Salah satunya dengan menggigit kuku.
2. Mudah Mengalami Stres
Tekanan kerja atau masalah pribadi bisa memicu kebiasaan ini. Karena itu, menggigit kuku sering menjadi reaksi spontan.
3. Menghindari Konflik
Sebagian orang tidak nyaman saat harus berdebat. Selain itu, mereka juga sulit menolak permintaan orang lain.
Saat tekanan meningkat, kebiasaan ini bisa muncul.
4. Butuh Aktivitas Pengalih
Saat bosan atau gelisah, tangan sering bergerak otomatis. Karena itu, seseorang bisa menggigit kuku tanpa sadar.
5. Sulit Menenangkan Pikiran
Beberapa orang terus memikirkan banyak hal. Akibatnya, mereka melakukan gerakan berulang agar merasa lebih tenang.
6. Kurang Sadar pada Kebiasaan Diri
Banyak orang baru sadar setelah diingatkan orang lain. Sebelumnya, mereka melakukannya secara otomatis.
7. Sedang Menahan Kecemasan
Sebagian orang berusaha terlihat tenang di depan orang lain. Namun, kebiasaan menggigit kuku bisa menjadi tanda rasa gugup.
Meski begitu, kebiasaan ini bisa dikurangi. Seseorang dapat mulai mengenali pemicu stres dan mencari cara yang lebih sehat.













