• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, August 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

Serial Dokumenter Taylor Swift Akhirnya Mengubah Saya Jadi Swiftie

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 17, 2025
in Entertaiment
0
Serial Dokumenter Taylor Swift Akhirnya Mengubah Saya Jadi Swiftie

JAKARTA, Cobisnis.com – “Anda tidak boleh menjadi penggemar, tetapi harus mewakili para penggemar.” Kalimat itu pernah diucapkan seseorang kepada saya bertahun-tahun lalu di sebuah ruang redaksi, dan sejak saat itu terus terngiang. Sebagai jurnalis hiburan, tugas saya adalah meliput selebritas, bukan terpesona oleh mereka.

Dalam hal Taylor Swift, selama bertahun-tahun saya cukup berhasil menjalankan prinsip itu.

Namun, semuanya berubah ketika Disney+ merilis dua episode pertama serial dokumenter terbaru Swift berjudul “The End of an Era.” Ada sesuatu dalam diri saya yang bergeser. Ya, ini terdengar dramatis, tetapi mendokumentasikan tur musik tersukses sepanjang sejarah oleh seorang artis yang berada di levelnya sendiri memang layak disebut dramatis.

Saya tidak percaya baru saja menuliskan kalimat itu.

Perlu ditegaskan, saya tidak pernah membenci Taylor Swift. Saya selalu menganggapnya sebagai penulis lagu yang sangat berbakat dan sangat terkesan dengan kepedulian serta cintanya kepada basis penggemarnya, yang dikenal sebagai Swifties.

Saya bahkan memahami fenomena fandom “semua boleh ikut” itu. Beberapa tahun lalu, sahabat saya dan saya dengan bangga mengunggah video dan foto dari konser Justin Bieber menggunakan tagar #GrownBeliebers, setelah para penonton lain terus bertanya di mana anak-anak yang kami bawa ke konser.
Anak-anak itu ternyata kami sendiri.

Namun, soal Swift, saya mengakui sempat memandang sebelah mata loyalitas total para penggemarnya. Mulai dari gelang persahabatan hingga sikap sebagian Swifties yang menolak kritik sekecil apa pun terhadap “ratu” mereka. Semua itu terasa berlebihan, sama berlebihannya dengan lelucon roti Swift ketika ia terobsesi membuat sourdough.

Menonton dua episode pertama “The End of an Era” bukan hanya memberi saya pemahaman tentang alasan di balik fandom itu, tetapi juga tentang bagaimana semuanya dibangun.

Serial ini menyajikan sisi di balik layar Eras Tour, tur dunia yang menghasilkan miliaran dolar dan menegaskan posisi Swift sebagai salah satu artis terbesar di dunia. Lebih dari itu, serial ini terasa seperti kelas master tentang bagaimana menjadi selebritas yang sangat terencana dan sadar akan citra.

Swift telah lama dikenal berani dan memahami audiensnya, termasuk apa yang mereka inginkan dan butuhkan darinya. Itulah sebabnya saya tersentuh melihat kecemasannya setelah rencana konser di Wina digagalkan akibat ancaman teror. Mata saya berkaca-kaca menyaksikan air matanya saat bertemu para penyintas muda dan keluarga korban serangan pisau brutal di Inggris yang terjadi saat pesta dansa bertema Taylor Swift.

Emosi itu menjadi pengingat kuat bahwa di balik status megabintang, ia tetap manusia.

Mungkin terdengar sederhana, tetapi dalam budaya Amerika yang kerap menggantikan bangsawan dengan selebritas, mudah sekali melupakan sisi kemanusiaan di balik gemerlap dan glamor.

Kemampuan Swift untuk menjadi bintang paling terang sekaligus sangat membumi bukanlah hal baru. Ia pernah menggelar pesta dengar album rahasia untuk para penggemarnya dan aktif berinteraksi di kolom komentar Instagram pada masa awal media sosial, sekadar memberi emoji yang berarti besar bagi para pendukungnya.

Karena itu, saya langsung memahami makna ketika dalam salah satu episode, penonton diperkenalkan dengan salah satu penari latarnya, Kameron Saunders. Seorang pria kulit hitam bertubuh besar yang dibesarkan oleh ibu tunggal, Saunders menceritakan pengorbanan ibunya demi masa depan dirinya dan sang adik. Kisahnya mencerminkan keinginan Swift untuk menjadikan pertunjukannya inklusif, dan saya menangis bersama Saunders serta ibunya dalam salah satu momen paling menghangatkan hati di serial ini.

Saunders juga menjadi orang yang diminta Swift untuk membacakan catatan tulisan tangan yang ia berikan kepada seluruh penari latar, bersamaan dengan pembagian bonus. Semua orang yang terlibat dalam tur mendapatkan bonus dan catatan pribadi darinya. Meski jumlahnya disensor, reaksi para penari menunjukkan bahwa bonus tersebut mengubah hidup mereka.

Adegan ini memperlihatkan kecerdasan Swift dalam membangun narasi. Ketika ia memberikan bonus US$100.000 kepada para sopir truk tur, berita itu menjadi tajuk utama dan dijadikan bukti loyalitas Swifties. Mengetahui bahwa kedermawanan itu meluas ke banyak pihak lain semakin memperkuat citranya dan keyakinan para penggemar bahwa mereka mendukung figur publik yang tepat.

Mungkin karena saya terbangun pukul 03.00 dini hari untuk menonton episode-episode itu begitu dirilis, pengalaman menontonnya terasa sangat intim. Saat seluruh rumah masih terlelap, serial ini terasa seperti percakapan pribadi.

Dan jika keintiman dibangun dengan tepat, cinta akan mengikuti.
Dalam kasus saya, itulah yang terjadi.

Lihat apa yang kau lakukan padaku, Taylor Swift.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lava firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comDokumenterMusikSwiftiesTaylorSwiftTheEndOfAnEra

Related Posts

55 Tahun ASABRI, Dedikasi Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Peserta dan Keluarga

55 Tahun ASABRI, Dedikasi Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Peserta dan Keluarga

by Rizki Meirino
August 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT ASABRI (Persero) memperingati hari ulang tahun ke-55 pada 1 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Dedikasi dan...

Mendagri Buka Suara soal PPPK, Tak Ada Opsi Dirumahkan atau Menganggur

Mendagri Buka Suara soal PPPK, Tak Ada Opsi Dirumahkan atau Menganggur

by Hidayat Taufik
August 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki opsi untuk merumahkan pegawai pemerintah dengan...

Kasus Kematian Sutrimo Naik Penyidikan, Dugaan Pembunuhan Diusut

Kasus Kematian Sutrimo Naik Penyidikan, Dugaan Pembunuhan Diusut

by Hidayat Taufik
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Polda Metro Jaya masih mendalami kasus kematian Sutrimo, pria yang ditemukan tidak bernyawa di depan klinik kecantikan...

PT DPM dorong kemandirian ekonomi masyarakat

PT DPM Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lewat Pelatihan Pertukangan dan UMKM

by Rizki Meirino
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) kembali mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui Program...

Amankan HUT RI ke-81, Panglima TNI dan Kapolri Koordinasi di DPR

Amankan HUT RI ke-81, Panglima TNI dan Kapolri Koordinasi di DPR

by Hidayat Taufik
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri rapat koordinasi di kompleks parlemen,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prabowo Dorong Perampingan BUMN, Pertamina dan PLN Jadi Perhatian

Prabowo Dorong Perampingan BUMN, Pertamina dan PLN Jadi Perhatian

August 10, 2026
Kabar Baik! Mulai 17 Agustus, Balik Nama Sertifikat Tanah Ditargetkan Rampung 10 Hari

Kabar Baik! Mulai 17 Agustus, Balik Nama Sertifikat Tanah Ditargetkan Rampung 10 Hari

August 10, 2026
Bank Negara Indonesia (BNI)

BNI Catat Fundamental Bisnis Solid di Semester I 2026, Kredit Tumbuh 24,4%

August 10, 2026
BPS Ungkap Alasan Jumlah UMKM Indonesia Sulit Dihitung Secara Pasti

BPS Ungkap Alasan Jumlah UMKM Indonesia Sulit Dihitung Secara Pasti

August 10, 2026
55 Tahun ASABRI, Dedikasi Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Peserta dan Keluarga

55 Tahun ASABRI, Dedikasi Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Peserta dan Keluarga

August 11, 2026
Mendagri Buka Suara soal PPPK, Tak Ada Opsi Dirumahkan atau Menganggur

Mendagri Buka Suara soal PPPK, Tak Ada Opsi Dirumahkan atau Menganggur

August 11, 2026
Hana Bank Tumbuh Positif Laba Naik 9,21% hingga Rp360,76 Miliar

Hana Bank Tumbuh Positif Laba Naik 9,21% hingga Rp360,76 Miliar

August 10, 2026
Kasus Kematian Sutrimo Naik Penyidikan, Dugaan Pembunuhan Diusut

Kasus Kematian Sutrimo Naik Penyidikan, Dugaan Pembunuhan Diusut

August 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved