• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, November 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Sepertiga Negara Dunia Terlilit Utang Besar, Kondisi Indonesia Seperti Apa?

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
October 12, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Utang Luar Negeri Indonesia Turun, Tapi SMasih Rp5.935 Triliun

JAKARTA,Cobisnis.com – Situasi global yang masih diliputi ketidakpastian dianggap membawa dampak tersendiri bagi kemampuan sebuah negara dalam mengelola keuangan. Salah satu yang kini cukup dikhawatirkan adalah melonjaknya utang akibat tren kenaikan suku bunga.

Pasalnya, dengan rate interest yang melambung dipastikan kebutuhan biaya dana atau cost of fund bakal ikut membengkak.

Situasi itu yang tergambar dari pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dari Amerika Serikat pada pekan ini.

“Kondisi banyak negara dunia memang sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip Rabu, 12 Oktober.

Malahan, Menkeu menyebut jika jeratan utang besar tengah mengintai sejumlah negara karena perubahan cukup signifikan pada ekonomi global.

“Sepertiga negara di dunia akan mengalami tekanan ekonomi dalam 4-6 bulan kedepan baik karena kesulitan akibat beban utang yang tinggi, ditambah lemahnya fundamental makroekonomi dan isu stabilitas politik. Ini terjadi tidak saja di negara berkembang, namun juga kondisi di banyak negara maju,” tuturnya.

Lantas bagaimana dengan utang Indonesia?

Mengutip data terbaru yang dilansir oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) diketahui bahwa utang pemerintah sampai dengan akhir Agustus 2022 adalah sebesar Rp7.236,6 triliun atau setara dengan 38,2 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Angka itu naik sekitar Rp73,4 triliun dari posisi Juli 2022 yang tercatat senilai Rp7.163,1 triliun atau 37,9 persen dari PDB.

“Peningkatan tersebut terjadi terutama disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan belanja selama tiga tahun masa relaksasi akibat COVID-19,” ungkap Kemenkeu dalam risalahnya dikutip Rabu, 10 Oktober.

Pemerintah sendiri mengklaim jika jumlah kewajiban ini masih terkendali berdasarkan acuan Undang-Undang Keuangan Negara Nomor 17 tahun 2003 serta Undang-undang APBN. Sepasang beleid itu menetapkan bahwa rasio utang masih aman jika di bawah batas 60 persen terhadap PDB.

“Tantangan ke depan akan semakin berat karena krisis pangan dan energi menjadi batu sandungan lain yang perlu diwaspadai setelah pandemi berlalu sehingga disiplin fiskal terutama pengelolaan utang akan terus dijaga agar ekonomi terus berjalan,” tulis laporan Kemenkeu.

Bergeser ke Bank Indonesia(BI), otoritas moneter menyatakan jika utang luar negeri (ULN) Indonesia per Juli 2022 adalah sebesar 400,4 miliar dolar AS. Bukuan ini melandai 3,2 miliar dolar AS dari torehan Juni 2022 yang mencapai 403,6 miliar dolar AS.

BI mengungkapkan penurunan ULN terjadi akibat berkurangnya utang luar negeri publik (pemerintah dan Bank Indonesia) dan juga sektor swasta.

“ULN pemerintah pada Juli 2022 sebesar 185,6 miliar dolar AS dan swasta 206,3 miliar dolar AS,” tutur Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono beberapa waktu lalu.

Meski kondisi utang Indonesia terjaga dengan baik, namun yang perlu menjadi perhatian adalah pemerintah mesti menanggung beban bunga yang relatif lebih tinggi.

Indonesia telah membayar bunga utang sebesar Rp317,89 triliun pada sepanjang 2020. Nilai itu melesat dibandingkan periode 2019 yang sebesar Rp277,23 triliun.

Adapun untuk tahun ini, pagu pembayaran bunga utang adalah sebesar Rp405,9 triliun berdasarkan Perpres Nomor 98 Tahun 2022. Secara terperinci, bunga utang di dalam negeri sebesar Rp393,7 triliun dan luar negeri Rp12,2 triliun.

Dalam realisasinya, sampai dengan semester I 2022 sudah dibayarkan sebesar Rp186,1 triliun atau 45,8 persen dari alokasi yang disediakan.

Asal tahu saja, pemerintah menganggarkan belanja APBN 2022 sebesar Rp3.106,4 triliun. Artinya, sekitar 13 persen belanja negara tahun ini digunakan untuk menutup bunga utang.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download karbonn firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: apbncobisnis.comMenkeuutang negara

Related Posts

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kemenhaj menyambut kebijakan Arab Saudi untuk menutup celah percaloan dalam pengadaan layanan haji dan memastikan pelayanan jemaah...

Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia membantah kabar rencana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang belakangan ramai...

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tekanan ekonomi membuat sebagian masyarakat harus lebih cermat dalam mengatur pengeluaran, termasuk untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari....

Biaya Haji Singapura 2027 Turun Drastis, Ini Faktor Pendorongnya

Biaya Haji Singapura 2027 Turun Drastis, Ini Faktor Pendorongnya

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Biaya paket perjalanan ibadah haji 2027 bagi calon jemaah asal Singapura mengalami penurunan hingga hampir 30 persen...

Cristiano Ronaldo Akan Dapat Penghormatan Istimewa dari Portugal

Cristiano Ronaldo Akan Dapat Penghormatan Istimewa dari Portugal

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) tengah merancang acara penghormatan khusus untuk Cristiano Ronaldo setelah sang pemain mengakhiri...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

November 6, 2026
Di Tengah Kasus Penyadapan, Kapolri Tekankan Kekompakan Anggota Polri

Di Tengah Kasus Penyadapan, Kapolri Tekankan Kekompakan Anggota Polri

November 6, 2026
Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

November 6, 2026
Ashoka Indonesia Umumkan 12 Inisiatif Terbaik GBIC 2026

Transaksi PT KBI Tumbuh 2,6%, Ekosistem Resi Gudang Meluas

November 6, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Demi Alexis Mac Allister, Real Madrid Harus Siapkan Rp1,4 Triliun

November 7, 2026
Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

November 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved