• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Sektor Manufaktur Terancam Ambruk! PHK Melonjak, Ekonomi Terancam

Saeful Imam by Saeful Imam
October 4, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Sektor Manufaktur Terancam Ambruk! PHK Melonjak, Ekonomi Terancam

Sektor manufaktur terancam ambruk ancam ekonomi

JAKARTA, COBISNIS.COM – Para pengamat ekonomi memperingatkan bahwa melonjaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) menandakan ketidakstabilan di sektor manufaktur dan ekonomi secara keseluruhan.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan hingga 26 September 2024, tercatat 52.933 pekerja menjadi korban PHK. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemenaker, Indah Anggoro Putri, menjelaskan bahwa sektor pengolahan mencatat angka PHK tertinggi dengan 24.013 kasus, diikuti oleh sektor jasa sebanyak 12.853 kasus, dan sektor pertanian, kehutanan, serta perikanan sebesar 3.997 kasus.

Provinsi Jawa Tengah menjadi wilayah dengan kasus PHK terbanyak, disusul Banten dan DKI Jakarta.

Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menyebut lonjakan PHK ini sebagai tanda bahwa deindustrialisasi sedang berlangsung.

Menurutnya, sektor manufaktur kini semakin tertekan oleh produk impor yang lebih kompetitif, sementara permintaan dalam negeri justru melemah.

Harga barang dan jasa yang terus menurun serta menurunnya tabungan masyarakat menunjukkan lemahnya daya beli.

Samirin juga menyoroti keputusasaan yang dialami oleh banyak pengusaha manufaktur.

Mereka mulai menyerah dan beralih menjadi pedagang produk impor, terutama dari China, yang lebih menguntungkan dan rendah risiko. Ia menyebut situasi ini sebagai “lampu kuning” bagi sektor manufaktur Indonesia.

Sementara itu, Nailul Huda, Direktur Celios, menegaskan bahwa proporsi sektor manufaktur terhadap PDB telah menurun dalam satu dekade terakhir.

Pada masa lalu, manufaktur menyumbang lebih dari 20% PDB, namun kini terus tertekan akibat impor dan melambatnya Purchasing Managers’ Index (PMI). Menurutnya, situasi ini diperburuk oleh masuknya produk impor.

Bhima Yudhistira, Direktur Celios, menambahkan bahwa PHK massal akan berdampak pada konsumsi rumah tangga kelas menengah, yang merupakan penyumbang besar dalam perekonomian.

Jika tren ini berlanjut, target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% akan sulit dicapai.

Huda menyatakan bahwa kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia juga menurun, terbukti dari berkurangnya penyerapan tenaga kerja.

Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi 1% mampu menyerap lebih dari 400 ribu tenaga kerja, namun kini hanya sekitar 100 ribu pekerja. Ini menunjukkan bahwa sektor formal terus tergerus, dengan lebih dari 59% pekerja beralih ke sektor informal.

Ia juga menilai bahwa Undang-Undang Cipta Kerja belum efektif dalam menarik investasi yang dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Selain itu, sektor manufaktur terus terpuruk, dengan kontribusinya terhadap PDB turun menjadi 18% dari 22% pada awal 2010.

Wijayanto menyarankan agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk menyelamatkan industri manufaktur. Ia menekankan pentingnya mendengarkan keluhan para produsen serta membandingkan kebijakan industri Indonesia dengan negara kompetitor seperti Vietnam, Malaysia, dan India.

Pemerintah juga perlu memperbaiki iklim bisnis dengan mengurangi biaya tinggi, menyederhanakan perizinan, dan memberikan insentif pajak bagi produk manufaktur unggulan. Wijayanto juga menekankan pentingnya mempermudah impor bahan baku serta menurunkan biaya logistik untuk mendorong daya saing industri manufaktur.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download lava firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: ancaman bisnis manufakturekonomi terancamphk melonjak

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

August 25, 2026
Kabut Asap Indonesia Masuk Malaysia 29 Wilayah Catat Udara Tak Sehat

Kabut Asap Indonesia Masuk Malaysia 29 Wilayah Catat Udara Tak Sehat

August 25, 2026
Trump Dorong Biaya Visa H-1B Jadi Rp1,8 Miliar untuk Pekerja Asing

Trump Dorong Biaya Visa H-1B Jadi Rp1,8 Miliar untuk Pekerja Asing

August 25, 2026
Apa Makna Al Baqarah Ayat 213 tentang Persatuan Manusia?

Apa Makna Al Baqarah Ayat 213 tentang Persatuan Manusia?

August 26, 2026

Real Madrid Jadi Sponsor Lokal GP F1 Spanyol

August 26, 2026
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi memasuki fase akhir karier. Ronaldo sudah menyinggung pensiun, sementara Messi masih belum menentukan masa depannya.

Kontrak Jadi Petunjuk, Ronaldo atau Messi yang Pensiun Duluan?

August 26, 2026
PEFINDO menetapkan Ignatius Girendroheru sebagai Direktur Utama dan Vera Florida sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko.

Menko Muhaimin Luncurkan Perintis Berdaya Connect di Batu

August 26, 2026
Jamkrindo mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas Karawang melalui Harmoni Karya Inklusif, pelatihan, business matching, dan pameran karya.

Jamkrindo Dorong Penyandang Disabilitas Mandiri Secara Ekonomi

August 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved