• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Sejarah Greenland di Tangan Denmark, Kini Jadi Incaran Trump

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 11, 2026
in News
0
Sejarah Greenland di Tangan Denmark, Kini Jadi Incaran Trump

JAKARTA, Cobisnis.com – Greenland dikenal sebagai pulau terbesar di dunia yang bukan benua. Meski letaknya sangat jauh dari Eropa, wilayah ini hingga kini masih menjadi bagian dari Kerajaan Denmark dan kerap memicu tanda tanya publik internasional.

Hubungan Greenland dengan Denmark tidak terjadi secara tiba-tiba. Keterkaitan keduanya telah berlangsung hampir seribu tahun dan berakar dari ekspansi bangsa Viking di kawasan Atlantik Utara.

Sejarah mencatat, bangsa Norse yang dipimpin Erik the Red mulai menetap di Greenland bagian selatan sekitar abad ke-10. Sejak periode itu, Greenland terhubung secara politik dan budaya dengan wilayah Skandinavia.

Meski pemukiman Viking kemudian menghilang sekitar tahun 1500 Masehi, klaim Denmark atas Greenland tetap berlanjut. Pengaruh ini menjadi dasar hubungan hukum dan kedaulatan hingga era modern.

Pada masa modern, Greenland secara resmi berstatus sebagai koloni Denmark hingga tahun 1953. Setelah itu, wilayah ini diubah statusnya menjadi distrik Denmark, menandai pengakuan politik yang lebih luas bagi penduduk setempat.

Tonggak penting terjadi pada 1979 saat Greenland memperoleh hak pemerintahan sendiri atau home rule. Kewenangan ini diperluas melalui Self-Government Act yang disahkan lewat referendum pada 2009.

Melalui skema tersebut, Greenland memiliki kendali atas urusan domestik seperti pendidikan, kesehatan, dan bahasa resmi. Namun, Denmark tetap memegang kendali atas kebijakan luar negeri, pertahanan, dan keamanan.

Greenland juga masih mengirim dua wakil ke parlemen Denmark dan menerima dana tahunan sebagai bagian dari struktur Kerajaan Denmark. Hubungan ini menempatkan Greenland pada posisi otonom namun belum sepenuhnya merdeka.

Di sisi lain, perhatian Amerika Serikat terhadap Greenland kembali mencuat seiring pernyataan Presiden Donald Trump yang ingin mengambil alih wilayah tersebut. Isu ini memicu sorotan geopolitik global.

Amerika Serikat memandang Greenland sangat strategis secara militer dan geopolitik. Letaknya berada di jalur terpendek antara Eropa dan Amerika Utara serta menjadi titik penting sistem peringatan dini rudal balistik AS.

Selain faktor keamanan, Greenland juga dinilai krusial dalam perebutan pengaruh di kawasan Arktik. Pencairan es membuka jalur pelayaran baru dan akses terhadap sumber daya alam bernilai tinggi.

Greenland diketahui menyimpan cadangan mineral, minyak, gas, serta rare earth minerals yang penting bagi industri teknologi dan pertahanan masa depan. Faktor ekonomi ini memperkuat kepentingan AS.

Namun, wacana pengambilalihan Greenland memicu reaksi keras dari Denmark dan negara-negara NATO. Mereka menegaskan bahwa kedaulatan Greenland tidak dapat diputuskan secara sepihak.

Denmark bersama sejumlah anggota NATO menekankan bahwa masa depan Greenland hanya dapat ditentukan oleh pemerintah Denmark dan rakyat Greenland sendiri, bukan melalui tekanan geopolitik eksternal.

Isu Greenland pun menjadi simbol baru persaingan global, di mana sejarah panjang, kepentingan militer, dan sumber daya alam bertemu dalam satu wilayah Arktik yang strategis.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy free download
download samsung firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
Tags: CobisnisDenmarkdonald trumpGeopolitik ArktikGreenlandnatoPebisnismuda

Related Posts

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan China menunjukkan pendekatan berbeda terhadap pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perbedaan itu...

Donald Trump menuding serangan Ukraina terhadap fasilitas minyak Rusia ikut memicu kenaikan harga solar di Amerika Serikat hingga lebih dari 6 dolar AS per galon.

Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai salah satu penyebab kenaikan harga solar...

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memasuki hari kedelapan. Area yang...

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel dan PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAP meluncurkan MAPrivilege, program yang menghubungkan ekosistem digital Telkomsel dengan...

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bencana alam dapat terjadi tanpa banyak waktu untuk bersiap. Karena itu, setiap keluarga perlu memiliki Tas Siaga...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Pisang - pexels/Alleksana

Tingkat Kematangan Pisang Mempengaruhi Gula dan Serat

September 15, 2026
Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved