• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, June 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Sah! RUPSLB SSIA Setujui Pengambil Alihan 36,5% Saham Suryacipta Swadaya SSIA telah menerima pembayaran atas transaksi sebesar Rp2,8 Triliun

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
June 24, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Sah! RUPSLB SSIA Setujui Pengambil Alihan 36,5% Saham Suryacipta  Swadaya SSIA telah menerima pembayaran atas transaksi sebesar Rp2,8 Triliun

JAKARTA, Cobisnis.com – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) telah memberikan persetujuan atas rencana penjualan atas sebagian saham yang
dimiliki oleh Perseroan dalam PT Suryacipta Swadaya kepada investor dan pengeluaran saham-saham baru oleh PT Suryacipta Swadaya.

Pada RUPSLB yang berlangsung pada Jumat (21 Juni 2024) tersebut, SSIA juga melakukan penandatanganan Akta Jual Beli Saham dan Akta Persetujuan Pemegang Saham PT Suryacipta Swadaya
(SCS) untuk Penerbitan Saham-Saham Baru SCS yang seluruhnya akan diambil bagian oleh PT Puri Bumi Lestari (PBL) dengan total nilai keseluruhan mencapai Rp3,1 triliun.

Dengan rincian transaksi pengalihan 55.808.781 lembar saham atau setara dengan 2,0% saham di SCS dengan nilai transaksi sebesar Rp169,8 miliar, selain itu terdapat penerbitan saham baru oleh SCS dengan jumlah 962.701.486 lembar saham atau setara 34,5% saham dengan nilai transaksi Rp2.929,3 miliar.

Setelah dilakukannya transaksi, SCS masih akan tetap menjadi entitas anak yang terkonsolidasi pada SSIA, dimana SSIA akan memiliki 1.771.928.821 lembarsaham pada SCS atau yang mewakili 63,5% dari
seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam SCS, sedangkan PBL akan memiliki 1.018.510.267 lembar saham pada SCS atau yang mewakili 36,5% dari seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam SCS.

Sebagai informasi, PT Puri Bumi Lestari (PBL) merupakan pihak terafiliasi dengan PT Anarawata Puspa Utama (APU). Perubahan entitas dari APU kepada PBL dalam transaksi ini didasari oleh adanya
Perjanjian Novasi dan Addendum atas Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham dan Pengambilan SahamSaham Baru yang ditandatangani SSIA, APU, SCS dan PBL pada tanggal 20 Mei 2024 dimana
berdasarkan perjanjian tersebut, seluruh hak dan kewajiban APU dalam PPJB telah dinovasikan kepada PBL.

Sebelumnya, pada tanggal 13 Mei 2024, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dengan PT Anarawata Puspa Utama (APU) telah menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham dan Pengambilan Saham-Saham Baru atas perusahaan anak PT Suryacipta Swadaya (SCS).

Presiden Direktur PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), Johannes Suriadjaja mengatakan persetujuan RUPSLB atas transaksi dan penandatanganan Akta Jual Beli Saham dan Akta Persetujuan Pemegang Saham untuk Penerbitan Saham-Saham Baru pada tanggal 21 Juni 2024 lalu merupakan significant
event dari babak baru pengembangan bisnis kami. Dengan penandatanganan transaksi ini, kami akan menerima pelunasan transaksi yaitu 90% dari nilai transaksi atau sekitar Rp 2,8 triliun.

Johannes menambahkan, “Adanya tambahan setoran modal dari PBL ke dalam SCS ini akan mempercepat pengembangan Kawasan Industri Subang Smartpolitan sehingga akan lebih menarik
bagi para calon pembeli Kawasan Industri Subang Smartpolitan. Selain itu, kami percaya masuknya PBL sebagai investor strategis akan semakin memperkuat struktur permodalan SCS dengan mengurangi utang SCS terhadap bank yang secara tidak langsung dapat mengurangi biaya bunga dan pada akhirnya
diharapkan akan membuat SCS menjadi lebih kompetitif.”

SCS akan melakukan percepatan pembayaran utang Bank Mandiri dan Bank Sindikasi masingmasing sebesar Rp446 miliar dan Rp1 triliun setelah menerima kas dari penerbitan atas saham-saham
baru ke PBL.SSIA melihat minat yang luar biasa, terutama dari China, di Suryacipta City of Industry, Karawang serta
pengembangan Industrial Green City terbaru SSIA, Subang Smartpolitan. Perkembangan positif ini mendorong Perseroan untuk menaikkan target penjualan pemasaran FY24 untuk Suryacipta City of Industry Karawang dan Subang Smartpolitan dari 65 hektar menjadi 184 hektar (atau nilai penjualan
setara Rp2,2 triliun). Dengan asumsi penjualan pemasaran tercapai dan dibukukan tahun ini,pendapatan konsolidasi SSIA FY24 diperkirakan akan meningkat sebesar ~23% menjadi Rp5,6 triliun,dengan laba bersih naik ~182% menjadi Rp500 miliar.

Besarnya minat investor untuk masuk ke Suryacipta City of Industry Karawang dan Subang Smartpolitan berdampak positif pada kinerja PT Suryacipta Swadaya (SCS) pula. Pada kuartal I 2024,SCS melaporkan pendapatan sebesar Rp146,8 miliar, naik 85,8% dari Rp79,0 miliar pada 1Q23.
Kenaikan pendapatan terutama disebabkan oleh adanya peningkatan penjualan tanah yang tercatat yaitu sebesar 1.192,2% (Rp67,6 miliar pada 1Q24 vs Rp5,2 miliar pada 1Q23.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download mobile firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: cobisnis.comRUPSLBSahamSuryacipta

Related Posts

Putaran Kedua Mandalika Racing Series 2026 Fokus Siapkan Talenta Balap ke Level Dunia

Putaran Kedua Mandalika Racing Series 2026 Fokus Siapkan Talenta Balap ke Level Dunia

by Hidayat Taufik
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebanyak 106 pembalap muda dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Pertamina Mandalika Racing Series 2026 putaran kedua....

Zulhas Dorong Daerah Terapkan Program Pilah Sampah seperti Jakarta

Zulhas Dorong Daerah Terapkan Program Pilah Sampah seperti Jakarta

by Hidayat Taufik
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengajak pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk mencontoh program pemilahan sampah...

Iran Klaim Tutup Selat Hormuz, AS Bantah Jelang Perundingan di Swiss

Iran Klaim Tutup Selat Hormuz, AS Bantah Jelang Perundingan di Swiss

by Zahra Zahwa
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran dan Amerika Serikat menyampaikan klaim yang saling bertentangan terkait Selat Hormuz menjelang perundingan penting di Swiss....

Cancoillotte, Keju Berusia 2.000 Tahun yang Kembali Populer di Prancis

Cancoillotte, Keju Berusia 2.000 Tahun yang Kembali Populer di Prancis

by Zahra Zahwa
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prancis tengah mengalami tren baru di dunia kuliner. Kali ini, perhatian publik tertuju pada cancoillotte, keju tradisional...

Klub Privat Berbiaya Puluhan Juta Rupiah Kian Populer di London dan New York

Klub Privat Berbiaya Puluhan Juta Rupiah Kian Populer di London dan New York

by Zahra Zahwa
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Klub privat dengan biaya keanggotaan tinggi sedang menikmati masa pertumbuhan di berbagai kota besar dunia. London dan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kualitas Konstruksi hingga ODOL Disebut Picu Jalan Rusak di RI

Drakor Juni 2026 yang Siap Tayang di Netflix dan Disney+

May 28, 2026
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Daftar Lengkap Pemain Swedia di Piala Dunia 2026

Daftar Lengkap Pemain Swedia di Piala Dunia 2026

May 13, 2026
DKI Gratiskan TransJakarta, MRT, dan LRT pada 27–28 Juni 2026 untuk HUT Jakarta

DKI Gratiskan TransJakarta, MRT, dan LRT pada 27–28 Juni 2026 untuk HUT Jakarta

June 10, 2026
Putaran Kedua Mandalika Racing Series 2026 Fokus Siapkan Talenta Balap ke Level Dunia

Putaran Kedua Mandalika Racing Series 2026 Fokus Siapkan Talenta Balap ke Level Dunia

June 21, 2026
Said Iqbal Sebut 2.500 Buruh Pakerin Terancam PHK, Dana Rp1 Triliun Masih Tersangkut

Said Iqbal Sebut 2.500 Buruh Pakerin Terancam PHK, Dana Rp1 Triliun Masih Tersangkut

June 21, 2026
DPR Dorong Kebijakan Afirmatif untuk Rokok Golongan III, Pabrikan Baru Dinilai Tertekan

DPR Dorong Kebijakan Afirmatif untuk Rokok Golongan III, Pabrikan Baru Dinilai Tertekan

June 21, 2026
Direktur BPRS Diduga Salurkan Kredit Fiktif, OJK Amankan 41 Aset

Direktur BPRS Diduga Salurkan Kredit Fiktif, OJK Amankan 41 Aset

June 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved