• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Sah! RUPSLB SSIA Setujui Pengambil Alihan 36,5% Saham Suryacipta Swadaya SSIA telah menerima pembayaran atas transaksi sebesar Rp2,8 Triliun

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
June 24, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Sah! RUPSLB SSIA Setujui Pengambil Alihan 36,5% Saham Suryacipta  Swadaya SSIA telah menerima pembayaran atas transaksi sebesar Rp2,8 Triliun

JAKARTA, Cobisnis.com – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) telah memberikan persetujuan atas rencana penjualan atas sebagian saham yang
dimiliki oleh Perseroan dalam PT Suryacipta Swadaya kepada investor dan pengeluaran saham-saham baru oleh PT Suryacipta Swadaya.

Pada RUPSLB yang berlangsung pada Jumat (21 Juni 2024) tersebut, SSIA juga melakukan penandatanganan Akta Jual Beli Saham dan Akta Persetujuan Pemegang Saham PT Suryacipta Swadaya
(SCS) untuk Penerbitan Saham-Saham Baru SCS yang seluruhnya akan diambil bagian oleh PT Puri Bumi Lestari (PBL) dengan total nilai keseluruhan mencapai Rp3,1 triliun.

Dengan rincian transaksi pengalihan 55.808.781 lembar saham atau setara dengan 2,0% saham di SCS dengan nilai transaksi sebesar Rp169,8 miliar, selain itu terdapat penerbitan saham baru oleh SCS dengan jumlah 962.701.486 lembar saham atau setara 34,5% saham dengan nilai transaksi Rp2.929,3 miliar.

Setelah dilakukannya transaksi, SCS masih akan tetap menjadi entitas anak yang terkonsolidasi pada SSIA, dimana SSIA akan memiliki 1.771.928.821 lembarsaham pada SCS atau yang mewakili 63,5% dari
seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam SCS, sedangkan PBL akan memiliki 1.018.510.267 lembar saham pada SCS atau yang mewakili 36,5% dari seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam SCS.

Sebagai informasi, PT Puri Bumi Lestari (PBL) merupakan pihak terafiliasi dengan PT Anarawata Puspa Utama (APU). Perubahan entitas dari APU kepada PBL dalam transaksi ini didasari oleh adanya
Perjanjian Novasi dan Addendum atas Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham dan Pengambilan SahamSaham Baru yang ditandatangani SSIA, APU, SCS dan PBL pada tanggal 20 Mei 2024 dimana
berdasarkan perjanjian tersebut, seluruh hak dan kewajiban APU dalam PPJB telah dinovasikan kepada PBL.

Sebelumnya, pada tanggal 13 Mei 2024, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dengan PT Anarawata Puspa Utama (APU) telah menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham dan Pengambilan Saham-Saham Baru atas perusahaan anak PT Suryacipta Swadaya (SCS).

Presiden Direktur PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), Johannes Suriadjaja mengatakan persetujuan RUPSLB atas transaksi dan penandatanganan Akta Jual Beli Saham dan Akta Persetujuan Pemegang Saham untuk Penerbitan Saham-Saham Baru pada tanggal 21 Juni 2024 lalu merupakan significant
event dari babak baru pengembangan bisnis kami. Dengan penandatanganan transaksi ini, kami akan menerima pelunasan transaksi yaitu 90% dari nilai transaksi atau sekitar Rp 2,8 triliun.

Johannes menambahkan, “Adanya tambahan setoran modal dari PBL ke dalam SCS ini akan mempercepat pengembangan Kawasan Industri Subang Smartpolitan sehingga akan lebih menarik
bagi para calon pembeli Kawasan Industri Subang Smartpolitan. Selain itu, kami percaya masuknya PBL sebagai investor strategis akan semakin memperkuat struktur permodalan SCS dengan mengurangi utang SCS terhadap bank yang secara tidak langsung dapat mengurangi biaya bunga dan pada akhirnya
diharapkan akan membuat SCS menjadi lebih kompetitif.”

SCS akan melakukan percepatan pembayaran utang Bank Mandiri dan Bank Sindikasi masingmasing sebesar Rp446 miliar dan Rp1 triliun setelah menerima kas dari penerbitan atas saham-saham
baru ke PBL.SSIA melihat minat yang luar biasa, terutama dari China, di Suryacipta City of Industry, Karawang serta
pengembangan Industrial Green City terbaru SSIA, Subang Smartpolitan. Perkembangan positif ini mendorong Perseroan untuk menaikkan target penjualan pemasaran FY24 untuk Suryacipta City of Industry Karawang dan Subang Smartpolitan dari 65 hektar menjadi 184 hektar (atau nilai penjualan
setara Rp2,2 triliun). Dengan asumsi penjualan pemasaran tercapai dan dibukukan tahun ini,pendapatan konsolidasi SSIA FY24 diperkirakan akan meningkat sebesar ~23% menjadi Rp5,6 triliun,dengan laba bersih naik ~182% menjadi Rp500 miliar.

Besarnya minat investor untuk masuk ke Suryacipta City of Industry Karawang dan Subang Smartpolitan berdampak positif pada kinerja PT Suryacipta Swadaya (SCS) pula. Pada kuartal I 2024,SCS melaporkan pendapatan sebesar Rp146,8 miliar, naik 85,8% dari Rp79,0 miliar pada 1Q23.
Kenaikan pendapatan terutama disebabkan oleh adanya peningkatan penjualan tanah yang tercatat yaitu sebesar 1.192,2% (Rp67,6 miliar pada 1Q24 vs Rp5,2 miliar pada 1Q23.

Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
download intex firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: cobisnis.comRUPSLBSahamSuryacipta

Related Posts

BNI Ambil Bagian dalam Penyerahan 600 Hunian Danantara untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

BNI Ambil Bagian dalam Penyerahan 600 Hunian Danantara untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

by Dwi Natasya
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut berperan dalam penyerahan 600 unit Hunian Danantara (huntara)...

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

by Dwi Natasya
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketimpangan akses terhadap pangan bergizi masih menjadi persoalan besar di Indonesia. Laporan The State of Food Security...

Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pertandingan penuh gengsi bertajuk El Clasico Indonesia kembali mewarnai akhir pekan ini. Persib Bandung dijadwalkan menjamu Persija...

Longsor Terjang Gunung Papandayan, Pendaki Diminta Jauhi Jalur Pondok Saladah

Longsor Terjang Gunung Papandayan, Pendaki Diminta Jauhi Jalur Pondok Saladah

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bencana longsor terjadi di kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang menyebabkan jalur pendakian menuju sejumlah...

Korea Utara Gelar Uji Rudal Hipersonik, Kim Jong-un Tegaskan Kesiapan Nuklir

Super Flu Vs Covid-19, Mana Yang Sebenarnya Lebih Berbahaya?

by Desti Dwi Natasya
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Belakangan ini, isu soal penyakit pernapasan kembali ramai dibicarakan. Salah satu yang mencuri perhatian adalah influenza A...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

January 9, 2026
Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

January 9, 2026
Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

January 9, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku di Tiga Provinsi Awal 2026

Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku di Tiga Provinsi Awal 2026

January 9, 2026
BNI Ambil Bagian dalam Penyerahan 600 Hunian Danantara untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

BNI Ambil Bagian dalam Penyerahan 600 Hunian Danantara untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

January 10, 2026
FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

January 10, 2026
Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

January 10, 2026
Longsor Terjang Gunung Papandayan, Pendaki Diminta Jauhi Jalur Pondok Saladah

Longsor Terjang Gunung Papandayan, Pendaki Diminta Jauhi Jalur Pondok Saladah

January 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved