• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Risiko Resesi Global Meningkat di Tengah Tarif dan Ketidakpastian Kebijakan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Risiko Resesi Global Meningkat di Tengah Tarif dan Ketidakpastian Kebijakan

JAKARTA, Cobisnis.com – Ekonomi global menghadapi tekanan baru seiring meningkatnya tarif perdagangan dan ketidakpastian kebijakan di negara-negara besar. OECD memperingatkan tren perlambatan yang dapat menggeser prospek pertumbuhan ke level resesi teknis pada 2026.

OECD melaporkan bahwa pertumbuhan dunia yang mencapai 3,3% pada 2024 berpotensi melandai menjadi 3,2% di 2025 dan 2,9% pada 2026. Angka ini mendekati ambang resesi global teknis yang biasanya berada di bawah 2,5%.

Peningkatan tarif perdagangan antara negara-negara utama, terutama Amerika Serikat dan Tiongkok, telah memperlambat arus barang, jasa, serta modal lintas batas. Situasi ini melemahkan ekspor manufaktur, khususnya dari negara berkembang di Asia.

Selain itu, ketidakpastian kebijakan ekonomi memperburuk sentimen investor. Perubahan kebijakan fiskal dan moneter di Eropa serta arah strategi industri Tiongkok membuat aliran investasi asing lebih berhati-hati.

Pasar keuangan internasional ikut terpengaruh. Lonjakan volatilitas dan potensi arus modal keluar menekan negara berkembang yang bergantung pada dana asing, termasuk di Asia Tenggara.

Dari sisi komoditas, perlambatan permintaan global dapat menekan harga minyak, batu bara, dan logam. Hal ini berpotensi melemahkan pendapatan ekspor negara penyuplai, termasuk Indonesia.

Meski demikian, ekonomi berbasis konsumsi domestik diprediksi lebih tahan. Negara yang mampu menjaga daya beli masyarakatnya masih punya ruang pertumbuhan meski ekspor terguncang.

Namun, risiko inflasi tetap mengintai. Jika harga pangan global naik bersamaan dengan volatilitas keuangan, bank sentral di banyak negara harus menahan suku bunga tinggi, yang bisa mengurangi ruang bagi konsumsi dan investasi.

Keseimbangan kebijakan menjadi kunci. Koordinasi fiskal dan moneter dibutuhkan agar negara tidak hanya fokus pada stabilisasi jangka pendek, tetapi juga menjaga momentum pertumbuhan jangka panjang.

OECD menekankan bahwa tanpa langkah perbaikan, kombinasi tarif tinggi dan ketidakpastian kebijakan akan meningkatkan risiko perlambatan yang menyeret ekonomi global menuju resesi teknis.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download intex firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: CobisnisEkonomi globalpasar keuanganPebisnismudaResesi

Related Posts

Bukan Gimmick, Kamera di AirPods Terbaru Apple Dirancang Biar Siri Bisa Lihat Dunia Nyata

Bukan Gimmick, Kamera di AirPods Terbaru Apple Dirancang Biar Siri Bisa Lihat Dunia Nyata

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple disebut sedang mengembangkan AirPods generasi baru yang dilengkapi kamera kecil di masing-masing earbuds. Bocoran ini datang...

Tidak Perlu Daftar Dulu, IKN Buka Akses Umum Selama Libur Panjang dengan Sejumlah Ketentuan

Tidak Perlu Daftar Dulu, IKN Buka Akses Umum Selama Libur Panjang dengan Sejumlah Ketentuan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ibu Kota Nusantara membuka kunjungan umum selama libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pengunjung dapat menikmati...

Kemenkeu Ambil Peran dalam Penataan Ulang Pembiayaan Kereta Cepat Whoosh

Libur Panjang Bikin Whoosh Penuh, 80 Persen Penumpang Pilih Rute Halim-Padalarang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus membawa lonjakan besar penumpang Kereta Cepat Whoosh. Selama periode 13 hingga 16...

Viral Siswi Pontianak Protes ke Juri, Psikolog Nilai Sikap Speak Up Bukan Bentuk Melawan

SMAN 1 Sambas Angkat Bicara, Bantah Nepotisme dan Desak Penyelenggara Pulihkan Nama Sekolah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - SMAN 1 Sambas akhirnya buka suara soal polemik final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI...

OJK Ungkap Industri Bank Syariah Nasional Solid dan Resilien, Aset Sentuh Rp 1.061 Triliun

OJK Ungkap Industri Bank Syariah Nasional Solid dan Resilien, Aset Sentuh Rp 1.061 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Industri perbankan syariah Indonesia mencatat pertumbuhan positif sepanjang awal 2026. Otoritas Jasa Keuangan atau OJK melaporkan total...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

May 16, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

May 16, 2026
Timwas DPR Pantau Pelayanan Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

Timwas DPR Pantau Pelayanan Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

May 16, 2026
FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

May 17, 2026
Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

May 16, 2026
Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

May 16, 2026
Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

May 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved