• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, April 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

RI Ikut Terdampak Larangan Saudi, Impor Ayam dan Telur Terhambat

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 26, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
RI Ikut Terdampak Larangan Saudi, Impor Ayam dan Telur Terhambat

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Obat dan Makanan Arab Saudi (SFDA) mengumumkan larangan total impor produk unggas dan telur dari 40 negara, termasuk Indonesia, serta pembatasan parsial di 16 negara lainnya. Kebijakan ini bertujuan memperkuat keamanan pangan dan mencegah masuknya penyakit hewan menular seperti HPAI dan penyakit Newcastle.

Larangan total mencakup semua produk unggas dan telur dari negara yang terdampak, sedangkan larangan parsial berlaku di provinsi atau kota tertentu. SFDA menegaskan, produk yang telah menjalani perlakuan panas atau heat-treatment tetap bisa diimpor dengan sertifikasi kesehatan resmi dari otoritas negara asal.

Langkah ini dipandang sebagai pencegahan proaktif berdasarkan risiko epidemiologis dan laporan global penyakit hewan. Larangan bersifat dinamis dan dapat berubah menyesuaikan kondisi kesehatan hewan di seluruh dunia.

Bagi eksportir global, kebijakan ini menuntut standar kesehatan lebih ketat dan kepatuhan terhadap persyaratan teknis SFDA. Produk unggas atau telur yang lolos larangan harus dilengkapi sertifikasi resmi yang menyatakan produk tersebut aman dari virus HPAI maupun Newcastle.

Kebijakan ini berdampak pada rantai pasokan global, termasuk peluang eksportir untuk tetap mengakses pasar jika memenuhi syarat. Beberapa negara sebelumnya menyesuaikan rantai pasok mereka untuk mengatasi larangan, memperbaiki standar kesehatan hewan lokal, atau mencari pasar alternatif.

Sebagai negara dengan populasi lebih dari 36 juta jiwa, Arab Saudi memiliki ketergantungan signifikan pada impor unggas dan telur. Larangan ini sekaligus menjadi proteksi terhadap risiko kesehatan dan keselamatan pangan domestik, sekaligus mendorong eksportir menyesuaikan operasional ekspor-impor sesuai regulasi SFDA.

SFDA menegaskan bahwa larangan ini tidak berlaku untuk produk yang sudah diolah sesuai standar kesehatan. Namun, setiap produk yang masuk tetap harus memiliki sertifikasi resmi. Kebijakan ini juga menunjukkan dinamika regulasi internasional dalam merespons wabah penyakit hewan yang berpotensi memengaruhi pasokan pangan global.

Dengan langkah ini, Arab Saudi memastikan keamanan pangan domestik tetap terjaga sambil menuntut kepatuhan global. Eksportir termasuk Indonesia harus memperhatikan regulasi ini agar produk mereka tetap bisa dipasarkan.

Langkah Saudi Arabia memperluas larangan impor unggas dan telur dari 40 negara serta pembatasan di wilayah negara lain merupakan kebijakan protektif yang didasari pertimbangan kesehatan masyarakat dan keamanan pangan.

Tags: Arab SaudiCobisnisImpor AyamIndonesiaKeamanan PanganPebisnismudaTelur

Related Posts

Skema Baru Haji Tanpa Antre, Pakai Sistem “War Tiket”

Skema Baru Haji Tanpa Antre, Pakai Sistem “War Tiket”

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah tengah mengkaji skema baru penyelenggaraan ibadah haji tanpa antrean. Konsep ini membuka peluang jemaah berangkat lebih...

Haji Furoda Ditiadakan pada 2026, Kemenhaj Imbau Masyarakat Waspada Tawaran Ilegal

Haji Furoda Ditiadakan pada 2026, Kemenhaj Imbau Masyarakat Waspada Tawaran Ilegal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Arab Saudi memastikan tidak menerbitkan visa haji furoda pada musim haji tahun ini. Kebijakan ini otomatis...

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Pertimbangkan Skema Tukar Aset Geo Dipa untuk Akuisisi PNM

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka opsi tukar guling dalam rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM)...

China Kembali Suarakan Target Bersatu dengan Taiwan di Masa Depan

China Kembali Suarakan Target Bersatu dengan Taiwan di Masa Depan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden China Xi Jinping menyatakan keyakinannya bahwa China dan Taiwan pada akhirnya akan bersatu. Pernyataan ini disampaikan...

Negosiasi Damai Terhambat, Iran Malas Temui AS di Pakistan

Negosiasi Damai Terhambat, Iran Malas Temui AS di Pakistan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran menolak mengirim delegasi untuk bertemu utusan Amerika Serikat di Pakistan sebelum serangan di Lebanon dihentikan. Keputusan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri Taspen Gandeng UGM Perkuat Sinergi Pendidikan dan Perbankan

Bank Mandiri Taspen Gandeng UGM Perkuat Sinergi Pendidikan dan Perbankan

April 11, 2026
BSI Perkuat Digitalisasi Berbasis ESG, Nasabah Capai 23 Juta

BSI Perkuat Digitalisasi Berbasis ESG, Nasabah Capai 23 Juta

April 11, 2026
Viral Sumpah Injak Al-Qur’an, Dua Wanita di Lebak Diperiksa Polisi

Viral Sumpah Injak Al-Qur’an, Dua Wanita di Lebak Diperiksa Polisi

April 11, 2026
Ray White Indonesia Gelar Annual Awards 2026, Apresiasi Kinerja di Tengah Dinamika Global

Ray White Indonesia Gelar Annual Awards 2026, Apresiasi Kinerja di Tengah Dinamika Global

April 11, 2026
Sejarah Baru! Dua Wasit Perempuan Pimpin Laga Piala Dunia 2026

Sejarah Baru! Dua Wasit Perempuan Pimpin Laga Piala Dunia 2026

April 12, 2026
Pejabat OPD Terpaksa Berutang hingga Pakai Uang Pribadi Demi Setoran ke Bupati Tulungagung

Pejabat OPD Terpaksa Berutang hingga Pakai Uang Pribadi Demi Setoran ke Bupati Tulungagung

April 12, 2026
Hasil Liga 1 2026: Persija Menang Telak, Tekan Persib di Papan Atas

Hasil Liga 1 2026: Persija Menang Telak, Tekan Persib di Papan Atas

April 11, 2026
Gencatan Senjata Iran: Apa Artinya dan Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Gencatan Senjata Iran: Apa Artinya dan Apa yang Terjadi Selanjutnya?

April 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved