• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Negosiasi Damai Terhambat, Iran Malas Temui AS di Pakistan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 11, 2026
in News
0
Negosiasi Damai Terhambat, Iran Malas Temui AS di Pakistan

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran menolak mengirim delegasi untuk bertemu utusan Amerika Serikat di Pakistan sebelum serangan di Lebanon dihentikan.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk protes atas berlanjutnya serangan Israel, meski sebelumnya telah disepakati gencatan senjata selama dua pekan antara Iran dan AS.

Rencana pertemuan damai di Islamabad sejatinya menjadi upaya meredakan ketegangan, dengan Pakistan sebagai mediator dalam dialog kedua negara.

Namun, Iran menilai kesepakatan gencatan senjata tidak dijalankan secara menyeluruh karena serangan di Lebanon masih terus berlangsung.

Media Iran melaporkan delegasi Teheran belum berangkat ke Pakistan dan belum ada rencana menghadiri perundingan dalam waktu dekat.

Pemerintah Iran menegaskan partisipasi dalam dialog sangat bergantung pada kondisi di lapangan, terutama penghentian serangan sebagai bentuk komitmen nyata.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyebut dialog hanya bisa dilakukan jika semua pihak mematuhi kesepakatan gencatan senjata.

Di sisi lain, terdapat perbedaan pandangan terkait cakupan gencatan senjata. Iran dan Pakistan menyebut Lebanon termasuk, sementara AS dan Israel tidak.

Perbedaan interpretasi ini memperumit proses diplomasi dan berpotensi memperpanjang konflik di kawasan.

Data terbaru menunjukkan sejak 8 April 2026, sedikitnya 303 orang tewas dan 1.150 lainnya luka-luka akibat serangan di Lebanon.

Secara keseluruhan sejak 2 Maret 2026, korban mencapai 1.888 orang meninggal dan 6.092 luka-luka, mencerminkan eskalasi yang masih tinggi.

Kondisi ini berdampak pada stabilitas Timur Tengah dan berpotensi memengaruhi dinamika politik global.

Penolakan Iran menegaskan bahwa proses diplomasi masih menghadapi hambatan besar dan membutuhkan komitmen lebih kuat dari semua pihak.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download huawei firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: Amerika SerikatCobisnisGeopolitikiranisraelLebanonPebisnismuda

Related Posts

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Stok Rudal Pertahanan AS Menyusut, Hampir 80% Interseptor THAAD Telah Digunakan

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persediaan rudal pertahanan udara Amerika Serikat dilaporkan menurun tajam setelah konflik dengan Iran. Sejumlah pejabat militer kini...

Iran Hormuz

Tak Perlu Bom Nuklir, Selat Hormuz Jadi Senjata Geopolitik Iran

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Iran dinilai memiliki senjata strategis yang mampu mengguncang ekonomi global tanpa harus menggunakan bom nuklir, yakni kendali...

AS Sesumbar Selat Hormuz Segera Dibuka, Yakin Kesepakatan dengan Iran Rampung Besok

AS Sesumbar Selat Hormuz Segera Dibuka, Yakin Kesepakatan dengan Iran Rampung Besok

by Hidayat Taufik
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan optimistis kesepakatan dengan Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz dapat tercapai dalam...

Eks Menkeu Sri Mulyani Dipercaya Bank Dunia Pimpin IDA22

Eks Menkeu Sri Mulyani Dipercaya Bank Dunia Pimpin IDA22

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ditunjuk sebagai Independent Co Chair atau Ketua Bersama Independen untuk penggalangan...

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Hampir 1 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi di Bandara Juanda

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Hampir 1 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi di Bandara Juanda

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bea Cukai kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Seorang penumpang pesawat rute Kuala...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Indo 2026

Halal Indo 2026 Dorong Sinergi Kreator dan Industri Perkuat Produk Halal Lokal

August 5, 2026
kinerja Astra Agro semester I 2026

Astra Agro Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada Semester I 2026

August 5, 2026
Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

August 5, 2026
Kemenkes

Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Kemenkes Imbau Utamakan Empati

August 5, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Polisi Florida Respons Laporan Terkait Siaran Langsung Perez Hilton di TikTok

August 5, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Pengujian Ungkap Model AI Anthropic dan OpenAI Tunjukkan Perilaku Berisiko

August 5, 2026
Liverpool Cody Gakpo Tottenham

Liverpool Tutup Pintu Transfer Cody Gakpo ke Tottenham Hotspur

August 5, 2026
Doh Kyung Soo

Blitzway Entertainment Siapkan Langkah Hukum untuk Lindungi Doh Kyung Soo

August 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved