• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, May 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Negosiasi Damai Terhambat, Iran Malas Temui AS di Pakistan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 11, 2026
in News
0
Negosiasi Damai Terhambat, Iran Malas Temui AS di Pakistan

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran menolak mengirim delegasi untuk bertemu utusan Amerika Serikat di Pakistan sebelum serangan di Lebanon dihentikan.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk protes atas berlanjutnya serangan Israel, meski sebelumnya telah disepakati gencatan senjata selama dua pekan antara Iran dan AS.

Rencana pertemuan damai di Islamabad sejatinya menjadi upaya meredakan ketegangan, dengan Pakistan sebagai mediator dalam dialog kedua negara.

Namun, Iran menilai kesepakatan gencatan senjata tidak dijalankan secara menyeluruh karena serangan di Lebanon masih terus berlangsung.

Media Iran melaporkan delegasi Teheran belum berangkat ke Pakistan dan belum ada rencana menghadiri perundingan dalam waktu dekat.

Pemerintah Iran menegaskan partisipasi dalam dialog sangat bergantung pada kondisi di lapangan, terutama penghentian serangan sebagai bentuk komitmen nyata.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyebut dialog hanya bisa dilakukan jika semua pihak mematuhi kesepakatan gencatan senjata.

Di sisi lain, terdapat perbedaan pandangan terkait cakupan gencatan senjata. Iran dan Pakistan menyebut Lebanon termasuk, sementara AS dan Israel tidak.

Perbedaan interpretasi ini memperumit proses diplomasi dan berpotensi memperpanjang konflik di kawasan.

Data terbaru menunjukkan sejak 8 April 2026, sedikitnya 303 orang tewas dan 1.150 lainnya luka-luka akibat serangan di Lebanon.

Secara keseluruhan sejak 2 Maret 2026, korban mencapai 1.888 orang meninggal dan 6.092 luka-luka, mencerminkan eskalasi yang masih tinggi.

Kondisi ini berdampak pada stabilitas Timur Tengah dan berpotensi memengaruhi dinamika politik global.

Penolakan Iran menegaskan bahwa proses diplomasi masih menghadapi hambatan besar dan membutuhkan komitmen lebih kuat dari semua pihak.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download coolpad firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: Amerika SerikatCobisnisGeopolitikiranisraelLebanonPebisnismuda

Related Posts

7 Brew Ekspansi Besar di AS, Rantai Kopi Drive-Thru Ini Tantang Starbucks pada 2026

7 Brew Ekspansi Besar di AS, Rantai Kopi Drive-Thru Ini Tantang Starbucks pada 2026

by Zahra Zahwa
May 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jaringan kopi drive-thru 7 Brew terus memperluas bisnisnya di Amerika Serikat. Namun, banyak konsumen masih belum mengenal...

Toko Roti Tertua di Indonesia Sudah Berdiri sejak 1881, Ini Daftar Lengkapnya

Toko Roti Tertua di Indonesia Sudah Berdiri sejak 1881, Ini Daftar Lengkapnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Toko roti legendaris masih punya tempat spesial di hati banyak orang Indonesia. Meski bakery modern terus bermunculan,...

Fenomena Blue Moon Ramai di Media Sosial, BRIN Sebut Terjadi Akhir Mei 2026

Fenomena Blue Moon Ramai di Media Sosial, BRIN Sebut Terjadi Akhir Mei 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Media sosial ramai membahas fenomena blue moon yang disebut akan muncul pada 31 Mei 2026. Unggahan soal...

Psikolog Ungkap Kalimat yang Kerap Keluar Saat Seseorang Nervous dalam Percakapan

Psikolog Ungkap Kalimat yang Kerap Keluar Saat Seseorang Nervous dalam Percakapan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tidak semua orang yang terlihat cerewet atau banyak bicara benar-benar percaya diri saat mengobrol. Dalam banyak situasi,...

Spesies Hiu Paling Langka di Dunia Muncul Lagi di Kalimantan Utara, 43 Ekor dalam 3 Pekan

Spesies Hiu Paling Langka di Dunia Muncul Lagi di Kalimantan Utara, 43 Ekor dalam 3 Pekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tim peneliti gabungan menemukan 43 ekor Hiu Gangga atau Glyphis gangeticus di Sungai Sesayap, Kabupaten Tana Tidung,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Pengumuman UTBK SNBT 2026, Link Resmi dan Tahapan Lengkap

Cara Cek Pengumuman UTBK SNBT 2026, Link Resmi dan Tahapan Lengkap

May 25, 2026
Tokoh Antikorupsi Ajukan Amicus Curiae untuk Nadiem Makarim

Tokoh Antikorupsi Ajukan Amicus Curiae untuk Nadiem Makarim

May 25, 2026
GAPKI

GAPKI: Masa Depan Sawit Indonesia Dibangun dengan Inovasi dan Kolaborasi

May 25, 2026
Sysmex Indonesia Dorong Deteksi Dini Talasemia di Indonesia

Sysmex Indonesia Dorong Deteksi Dini Talasemia di Indonesia

May 26, 2026
Masjid Istiqlal Umumkan Tata Tertib dan Akses Gerbang Salat Idul Adha 2026

Masjid Istiqlal Umumkan Tata Tertib dan Akses Gerbang Salat Idul Adha 2026

May 26, 2026
Tokopedia Luncurkan TokoClinic untuk Layanan Kesehatan Digital

TikTok Hadirkan ForYouBeauty Festival Rayakan Ekspresi Kecantikan

May 26, 2026
Tokopedia Luncurkan TokoClinic untuk Layanan Kesehatan Digital

Tokopedia Luncurkan TokoClinic untuk Layanan Kesehatan Digital

May 26, 2026
Kabel SUTET Putus Diduga Jadi Pemicu Blackout di Sumatera, Bareskrim Ungkap Temuan

Kabel SUTET Putus Diduga Jadi Pemicu Blackout di Sumatera, Bareskrim Ungkap Temuan

May 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved