• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, July 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Resmi Ditutup, Program Beli Kreatif Danau Toba Memunculkan Dampak Positif

Fathi by Fathi
June 27, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Resmi Ditutup, Program Beli Kreatif Danau Toba Memunculkan Dampak Positif

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) resmi menutup program Beli Kreatif Danau Toba yang telah berjalan selama tiga bulan.

Program Beli Kreatif Danau Toba adalah program yang diluncurkan Kemenparekraf sebagai bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) pada 2021, dengan tujuan mendorong UMKM di salah satu Destinasi Super Prioritas yaitu Danau Toba, Provinsi Sumatra Utara agar dapat bangkit di masa pandemi ini.

Program ini diikuti oleh 200 pelaku kreatif subsektor kuliner, kriya, dan fashion dari wilayah kabupaten/kota di seputar Danau Toba dan Sumatera Utara.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekaf) Sandiaga Salahuddin Uno, mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang terlibat atas segala bantuan dan kerja sama yang terjalin, sehingga program BKDT dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi para pelaku kreatif.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Keuangan (Dirjen Bea dan Cukai, Dirjen Pajak dan PKN STAN) serta BUMN (PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan PT Pos Indonesia) yang sudah menjadi satu kesatuan dalan memberikan kontribusi terhadap kenaikan omzet para peserta hingga mencapai rata-rata lebih dari 100 persen perbulan,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan bahwa program Beli Kreatif Danau Toba telah memunculkan dampak yang positif yaitu meningkatnya 3 kali lipat jumlah tenaga kerja.

“Jumlah tenaga kerja setelah adanya program Beli Kreatif Danau Toba ini juga meningkat hampir 3 kali lipat pekerja sebelumnya atau mencapai 801 pekerja, jumlah tersebut belum termasuk penambahan reseller mencapai total 3220 reseller,” kata Sandiaga.

Selain itu, program Beli Kreatif Danau Toba juga telah memfasilitasi para peserta dengan promosi secara terintegrasi melalui own media dan paid media, serta fasilitas gratis ongkir pengiriman ke semua tujuan baik di Indonesia maupun luar negeri.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Yuana Rochma Astuti, menjelaskan dengan adanya program Beli Kreatif Danau Toba, total omzet peserta selama 3 bulan mencapai Rp22.720.967.647 dengan rata-rata omzet perbulan sebesar Rp7.573.655.882 atau naik sebesar 102 persen dari omzet sebelum pendampingan program Beli Kreatif Danau Toba yaitu Rp3.755.904.060 perbulan. Program gratis ongkir kolaborasi dengan PT Pos Indonesia sendiri menyumbang pencapaian omzet sebesar Rp523.642.350.

“Melalui program Beli Kreatif Danau Toba, para pelaku kreatif di wilayah Sumatera Utara berhasil melakukan perluasan pasar, baik di marketplace lokal maupun di marketplace internasional, seperti e-Bay dan Poptron,” ujar Yuana.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baperekraf Nia Niscaya, menyebut program Beli Kreatif Danau Toba tidak hanya berhasil dalam meningkatkan omzet, namun juga berhasil memberikan ilmu baru kepada pelaku kreatif, seperti ilmu pembukuan keuangan, pemasaran, branding & trust, hingga pengemasan dan fotografi produk.

“Sebagai program yang bertujuan untuk membantu para pelaku kreatif terutama di masa pandemi COVID-19. Program ini dinilai cukup berhasil dan sukses memberikan ilmu baru untuk pelaku kreatif, sehingga saya berharap program ini dapat memberikan manfaat untuk para pelaku kreatif ke depannya,” ujar Nia.

Lebih lanjut, Nia menyebut dalam waktu dekat, Kemenparekraf akan menindaklanjuti perluasan pasar program BelI Kreatif Danau Toba dengan menjual produk artisanal Sumatera Utara secara digital di Gedung Sopo Del Tower.

“Saya berharap para peserta Beli Kreatif Danau Toba terutama yang sudah melakukan penjualan via marketplace bisa ikut serta dan mendaftar untuk program ini”, ujar Nia.
Rangkaian program Beli Kreatif Danau Toba diakhiri dengan fasilitasi kelas sertifikasi Kekayaan Intelektual bagi 56 (lima puluh enam) peserta Beli Kreatif Danau Toba.

Tags: beli kreatif danau tobaCobisnisKemenparekraf

Related Posts

Viral di Media Sosial, Tentara Rusia Terlempar Saat Uji Coba Senapan Mesin Berat

Viral di Media Sosial, Tentara Rusia Terlempar Saat Uji Coba Senapan Mesin Berat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebuah video latihan militer Rusia menjadi perhatian publik setelah memperlihatkan seorang tentara yang baru direkrut terlempar saat...

Etik Suryani Jadi Tersangka, KPK Beberkan Dugaan Modus Setoran ASN hingga Rp2,93 Miliar

Etik Suryani Jadi Tersangka, KPK Beberkan Dugaan Modus Setoran ASN hingga Rp2,93 Miliar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan pemotongan insentif...

Rupiah Loyo ke Rp18.145 per Dolar AS, Pasar Cermati Prospek Ekonomi Indonesia

Rupiah Loyo ke Rp18.145 per Dolar AS, Pasar Cermati Prospek Ekonomi Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Senin, 13 Juli 2026. Hingga pukul...

Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Disorot, Ahli Nilai Berisiko Kandas di Praperadilan

Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Disorot, Ahli Nilai Berisiko Kandas di Praperadilan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, sebagai tersangka dinilai memiliki celah hukum. Peneliti...

Mahfud MD Pertanyakan Dasar Hukum Pengalihan Penyidikan Kasus Febrie ke Kejagung

Mahfud MD Pertanyakan Dasar Hukum Pengalihan Penyidikan Kasus Febrie ke Kejagung

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pengalihan penyidikan perkara mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, dari Polri ke Kejaksaan Agung...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

July 13, 2026
Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

July 13, 2026
Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

July 12, 2026
Auto Draft

Prediksi Ronaldo Menangis Saat Piala Dunia 2026 Jadi Taruhan Bernilai Jutaan Dolar

July 12, 2026
Song Hye Kyo Gabung Agensi Baru, Tolak Dirikan Perusahaan Sendiri

Song Hye Kyo Gabung Agensi Baru, Tolak Dirikan Perusahaan Sendiri

July 13, 2026
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Nusantara Lewat Program #BeliLokal

Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Nusantara Lewat Program #BeliLokal

July 13, 2026
Song Hye Kyo Gabung Agensi Baru, Tolak Dirikan Perusahaan Sendiri

SEVENTEEN Kompak Bertahan di PLEDIS, Kontrak Baru Resmi Diumumkan

July 13, 2026
Menhan Sjafrie Gelar Rapat Tertutup Satgas PKH, Kapolri Belum Terlihat Hadir

Menhan Sjafrie Gelar Rapat Tertutup Satgas PKH, Kapolri Belum Terlihat Hadir

July 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved