• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Rekind Resmi Bermitra dengan Carbon Clean untuk Hadirkan Teknologi Penangkapan CO₂ CycloneCC di Indonesia

Dwi Natasya by Dwi Natasya
December 10, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Rekind Mantapkan Langkah Menuju Industri Rendah Karbon Lewat Pengembangan Fasilitas CCS/CCUS

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Rekayasa Industri (Rekind) memperkuat langkah dekarbonisasinya dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Carbon Clean, perusahaan global yang dikenal sebagai pemimpin teknologi penangkapan karbon. Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam upaya menghadirkan teknologi CycloneCC—solusi penangkapan CO₂ yang lebih efisien, ringkas, dan terjangkau—ke Indonesia.

Penandatanganan dilakukan dalam ajang Carbon Digital Conference (CDC) 2025 yang digelar oleh Indonesia Carbon Trading Association (IDCTA) di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 8–9 Desember 2025.

CycloneCC merupakan sistem penangkapan karbon modular berukuran kompak yang dirancang untuk menangkap emisi CO₂ dari gas buang dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan teknologi konvensional. Kehadiran inovasi ini menjadi peluang besar bagi sektor energi dan industri intensif karbon untuk mempercepat upaya dekarbonisasi di tanah air.

Langkah ini semakin relevan di tengah dinamika regulasi global, khususnya penerapan penuh Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) oleh Uni Eropa mulai tahun 2026. Kebijakan tersebut akan memberikan beban biaya karbon tambahan pada produk seperti baja, semen, pupuk, olefin, dan petrokimia, sehingga industri Indonesia dituntut untuk menekan jejak emisi agar tetap kompetitif.

“Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Rekind dalam mendukung agenda transisi energi nasional. Kami melihat CycloneCC sebagai terobosan besar bagi industri Indonesia—teknologi yang tidak hanya menekan emisi secara signifikan, tetapi juga menawarkan biaya yang lebih efisien dan implementasi yang lebih realistis di berbagai sektor,” ujar Direktur Utama Rekind, Triyani Utaminingsih, usai penandatanganan MoU di Aula Barat ITB.

Carbon Clean sendiri memiliki reputasi kuat dalam menghadirkan solusi penangkapan karbon dengan biaya rendah. CycloneCC menawarkan keunggulan seperti kebutuhan energi yang lebih kecil, ukuran modular yang ringkas, dan integrasi cepat ke fasilitas industri yang sudah beroperasi.

“Kami sangat senang dapat bermitra dengan Rekind, salah satu perusahaan EPC terkemuka di Indonesia, untuk membawa CycloneCC ke negara dengan komitmen kuat terhadap dekarbonisasi. Pelarut (solven) yang dipatenkan Carbon Clean, dipadukan dengan desain modular CycloneCC, memungkinkan implementasi lebih cepat dan lebih ekonomis, sehingga teknologi penangkapan karbon menjadi lebih terjangkau bagi para pelaku industri Indonesia,” ujar Krishna Kumar Singhania, Chief Growth Officer Carbon Clean.

Dalam kerja sama ini, Rekind akan menjadi pihak yang mengintegrasikan teknologi CycloneCC ke berbagai sektor industri, memanfaatkan pengalaman panjang perusahaan dalam merancang dan membangun fasilitas industri berskala besar. Teknologi ini berpotensi diterapkan di pembangkit listrik tenaga batu bara milik PLN maupun Independent Power Producers (IPP), serta di industri pupuk, baja, semen, dan sektor proses lain yang menghasilkan emisi tinggi. Carbon Clean sendiri telah memiliki pengalaman global dalam melakukan commissioning fasilitas penangkapan karbon untuk gas buang pembangkit listrik.

Melalui kemitraan ini, kedua perusahaan menargetkan penerapan CycloneCC di berbagai wilayah Indonesia dan kawasan regional. Teknologi ini diproyeksikan mampu memangkas biaya penangkapan karbon hingga 50% dibandingkan teknologi konvensional, sehingga membantu industri menjalankan mitigasi emisi tanpa mengorbankan daya saing.

“Kami percaya kerja sama ini akan mempercepat adopsi teknologi hijau dan memperkuat kontribusi Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim global,” tambah Triyani Utaminingsih.

Dengan menyediakan teknologi penangkapan karbon yang lebih efisien, cepat diimplementasikan, dan berbiaya lebih rendah, Rekind dan Carbon Clean berharap dapat membuka jalan bagi percepatan transformasi energi Indonesia menuju masa depan yang lebih bersih, tangguh, dan berkelanjutan.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy free download
download karbonn firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: Carbon Cleancobisnis.comCO₂ CycloneCCrekind

Related Posts

Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hampir 6.000 Orang Datang

Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hampir 6.000 Orang Datang

by Hidayat Taufik
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B. Ambary, menyampaikan bahwa hampir 6.000 jemaah haji Indonesia gelombang...

Mengejutkan! Ammar Zoni Dijanjikan Uang Rp10 Juta dalam Kasus Sabu Rutan Salemba

Mengejutkan! Ammar Zoni Dijanjikan Uang Rp10 Juta dalam Kasus Sabu Rutan Salemba

by Hidayat Taufik
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Majelis hakim menyatakan Ammar Zoni dijanjikan uang Rp10 juta. Uang itu terkait peredaran 100 gram sabu di...

MII Gandeng Yonyou, Perkuat Solusi ERP Berbasis Cloud

Wamenaker: Dunia Kerja Kini Utamakan Kompetensi, Bukan Sekadar Ijazah

by Dwi Natasya
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa dunia kerja saat ini tidak lagi hanya bergantung pada ijazah formal....

Bank Jakarta

Bank Jakarta Perkuat Posisi Lewat Inovasi dan Integrasi Teknologi

by Iwan Supriyatna
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ditengah upaya transformasi yang sedang digulirkan, Bank Jakarta menerima penghargaan Indonesia 50 Best Chief Executive Officer Awards...

MII Gandeng Yonyou, Perkuat Solusi ERP Berbasis Cloud

PGE Catat Kinerja Positif, Tunjuk Direktur Keuangan Baru

by Dwi Natasya
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada 21...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
UU PPRT Resmi Berlaku, Istilah Pembantu dan Majikan Kini Diganti

UU PPRT Resmi Berlaku, Istilah Pembantu dan Majikan Kini Diganti

April 22, 2026
Konsep Sharing Economy di Era Digital dan Dampaknya ke Bisnis

Konsep Sharing Economy di Era Digital dan Dampaknya ke Bisnis

October 1, 2025
Serangan di Tepi Barat 2026, Pelajar Palestina Tewas Ditembak di Sekolah

Serangan di Tepi Barat 2026, Pelajar Palestina Tewas Ditembak di Sekolah

April 22, 2026
LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

April 22, 2026
Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hampir 6.000 Orang Datang

Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hampir 6.000 Orang Datang

April 23, 2026
Mengejutkan! Ammar Zoni Dijanjikan Uang Rp10 Juta dalam Kasus Sabu Rutan Salemba

Mengejutkan! Ammar Zoni Dijanjikan Uang Rp10 Juta dalam Kasus Sabu Rutan Salemba

April 23, 2026
MII Gandeng Yonyou, Perkuat Solusi ERP Berbasis Cloud

Wamenaker: Dunia Kerja Kini Utamakan Kompetensi, Bukan Sekadar Ijazah

April 23, 2026
Bank Jakarta

Bank Jakarta Perkuat Posisi Lewat Inovasi dan Integrasi Teknologi

April 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved