• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Rebah Lama, Scroll Media Sosial, Bed Rotting Jadi Tren Gen Z, Efeknya Bukan Sekadar Lelah

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 22, 2026
in News
0
Rebah Lama, Scroll Media Sosial, Bed Rotting Jadi Tren Gen Z, Efeknya Bukan Sekadar Lelah

JAKARTA, Cobisnis.com – Tren “bed rotting” kini ramai di kalangan Gen Z. Istilah ini merujuk pada kebiasaan rebahan terlalu lama di tempat tidur sambil main HP, menonton konten, atau scroll media sosial tanpa henti. Banyak anak muda menganggapnya sebagai bentuk self-care untuk melepas stres sehari-hari.

Fenomena ini muncul bersamaan dengan meningkatnya tekanan sosial, akademik, dan pekerjaan di kalangan generasi muda. Bed rotting dianggap sebagai cara instan untuk mendapatkan rasa nyaman dan menghindari tanggung jawab sementara.

Namun, para ahli memperingatkan, kebiasaan ini bisa berdampak negatif bagi kesehatan. Tubuh yang terlalu pasif dan minim gerak dapat menyebabkan otot melemah, stamina menurun, dan risiko penyakit meningkat.

Selain itu, paparan konten digital yang terus-menerus dapat membuat otak lelah dan menurunkan fokus. Mental menjadi rentan terhadap stres, kecemasan, hingga gangguan tidur.

Penelitian menunjukkan bahwa Gen Z menghabiskan rata-rata 7–9 jam sehari di layar digital, termasuk HP dan laptop. Bed rotting menambah durasi ini, sehingga aktivitas fisik yang seimbang pun berkurang drastis.

Psikolog mengatakan, rebahan terlalu lama bisa membuat rasa malas membesar dan mengurangi motivasi untuk belajar atau bekerja. Anak muda cenderung kehilangan ritme harian yang sehat.

Di sisi lain, tren ini juga menunjukkan perubahan gaya hidup digital yang signifikan. Gen Z lebih memilih hiburan instan melalui gadget daripada aktivitas fisik atau interaksi sosial langsung.

Para pakar kesehatan menekankan pentingnya batasan penggunaan HP, olahraga ringan, dan istirahat yang seimbang. Bed rotting sesekali tidak berbahaya, tapi jika menjadi kebiasaan tetap bisa mengganggu kualitas hidup.

Fenomena ini juga membuka diskusi tentang self-care yang sehat. Self-care tidak hanya soal rebahan dan hiburan digital, tapi juga menjaga kesehatan tubuh, pikiran, dan produktivitas.

Kebiasaan bed rotting memberi pelajaran penting: teknologi memudahkan hiburan, tapi tubuh tetap butuh aktivitas dan otak butuh jeda. Bagaimana Gen Z menyeimbangkan hiburan digital dan gaya hidup sehat menjadi tantangan besar saat ini.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
download micromax firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
Tags: Bed RottingCobisnisdigitalGen ZKesehatanLifestylePebisnismudaproduktivitas

Related Posts

Auto Draft

Walmart Manfaatkan Antusiasme Wisatawan Piala Dunia Lewat Program Tur VIP

by Zahra Zahwa
July 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Walmart memanfaatkan tingginya antusiasme wisatawan Piala Dunia dengan menghadirkan tur VIP di sejumlah gerainya di Amerika Serikat....

Prudential Indonesia Luncurkan Levela, Platform Literasi Keuangan untuk Gen Z

Prudential Indonesia Luncurkan Levela, Platform Literasi Keuangan untuk Gen Z

by Rizki Meirino
July 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prudential Indonesia bersama Prudence Foundation meluncurkan Levela, platform edukasi keuangan digital gratis yang ditujukan bagi generasi muda...

Ahli Gizi Ungkap Cara Diet Sehat di Warteg, Kuncinya Ada pada Pilihan Menu

Ahli Gizi Ungkap Cara Diet Sehat di Warteg, Kuncinya Ada pada Pilihan Menu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menjalani diet sehat tidak selalu identik dengan makanan mahal. Ahli gizi menyebut warteg juga bisa menjadi pilihan...

Tak Perlu Lari Kencang, Slow Jogging Disebut Ampuh Jaga Kebugaran dan Kurangi Risiko Cedera

Tak Perlu Lari Kencang, Slow Jogging Disebut Ampuh Jaga Kebugaran dan Kurangi Risiko Cedera

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Slow jogging atau lari dengan kecepatan santai tengah menjadi tren di Korea Selatan. Olahraga ini banyak diminati...

Dugaan Cuci Uang Rp5,5 Triliun Seret Federasi Argentina, Belum Ada Dakwaan Resmi

Dugaan Cuci Uang Rp5,5 Triliun Seret Federasi Argentina, Belum Ada Dakwaan Resmi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Federasi Sepak Bola Argentina atau AFA menjadi sorotan setelah dilaporkan masuk dalam penyelidikan FBI dan jaksa federal...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan KC Purwokerto Tetap Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan KC Purwokerto Tetap Berjalan Normal

July 9, 2026
Gaji Tembus Rp 300 Juta per Bulan, Ini Profesi Paling Mahal di Indonesia Tahun 2026

Gaji Tembus Rp 300 Juta per Bulan, Ini Profesi Paling Mahal di Indonesia Tahun 2026

July 9, 2026
Prudential Indonesia Luncurkan Levela, Platform Literasi Keuangan untuk Gen Z

Prudential Indonesia Luncurkan Levela, Platform Literasi Keuangan untuk Gen Z

July 9, 2026
Dugaan Cuci Uang Rp5,5 Triliun Seret Federasi Argentina, Belum Ada Dakwaan Resmi

Dugaan Cuci Uang Rp5,5 Triliun Seret Federasi Argentina, Belum Ada Dakwaan Resmi

July 9, 2026
James Resmi Tinggalkan DearALICE, Tulis Pesan Haru untuk Penggemar

Lee Ju Myoung Berpeluang Adu Akting dengan Kim Young Kwang di Queen of Taming

July 10, 2026
Kasus Bupati Kuansing, KPK Sita 12.000 Dolar Singapura yang Diduga untuk Menhut

Kasus Bupati Kuansing, KPK Sita 12.000 Dolar Singapura yang Diduga untuk Menhut

July 10, 2026
Jampidsus Akhirnya Angkat Bicara soal Penggeledahan dan Isu yang Menyeret Namanya

Jampidsus Akhirnya Angkat Bicara soal Penggeledahan dan Isu yang Menyeret Namanya

July 10, 2026
Kontroversi Argentina vs Mesir, Pakar Wasit: VAR Terlalu Banyak Campur Tangan

Kontroversi Argentina vs Mesir, Pakar Wasit: VAR Terlalu Banyak Campur Tangan

July 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved