JAKARTA, Cobisnis.com – Qualcomm dilaporkan kembali menjajaki kerja sama dengan Samsung Foundry untuk memproduksi chipset flagship Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Jika kesepakatan tercapai, Samsung berpotensi menjadi produsen bersama TSMC untuk chipset generasi terbaru Qualcomm tersebut.
Pembahasan antara Qualcomm dan Samsung disebut mencakup spesifikasi chip, biaya produksi, hingga optimalisasi proses manufaktur, tetapi porsi produksi yang akan diberikan kepada Samsung belum diketahui.
Sebelumnya, Qualcomm dikabarkan berencana menjadikan TSMC sebagai satu-satunya produsen Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro yang diperkirakan diperkenalkan pada Snapdragon Summit 2026 akhir September.
Kini, Qualcomm disebut mempertimbangkan strategi dual sourcing dengan melibatkan Samsung Foundry dan TSMC untuk memiliki alternatif pemasok sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap satu produsen.
Pertimbangan tersebut muncul setelah tingkat keberhasilan produksi atau yield Samsung pada proses 2 nanometer dikabarkan meningkat meski masih berada di bawah pencapaian TSMC.
Laporan yang beredar menyebut yield Samsung berada di kisaran 55 persen, sedangkan TSMC mencapai sekitar 60-70 persen, sementara Qualcomm dikabarkan membutuhkan yield minimal 70 persen untuk produksi kontrak berskala besar.
Selain kemampuan produksi Samsung, kapasitas TSMC juga menjadi pertimbangan Qualcomm karena Apple disebut telah mengamankan lebih dari separuh kapasitas produksi 2 nanometer perusahaan tersebut.
TSMC menargetkan kapasitas produksi 2 nanometer mencapai 60.000 wafer per bulan pada kuartal IV 2026.
Kondisi itu berpotensi membuat Samsung menjadi alternatif bagi Qualcomm untuk memenuhi kebutuhan produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Namun, belum diketahui apakah Samsung nantinya akan menjadi pemasok utama atau hanya menerima sebagian pesanan Qualcomm.













