• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pupuk Indonesia Pastikan Petani Papua Barat Daya Sudah Tebus Pupuk Bersubsidi dengan HET Baru

Dwi Natasya by Dwi Natasya
November 5, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Pupuk Indonesia Pastikan Petani Papua Barat Daya Sudah Tebus Pupuk Bersubsidi dengan HET Baru

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan para petani terdaftar di Provinsi Papua Barat Daya sudah mulai menebus pupuk bersubsidi dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) terbaru, yang telah diturunkan oleh pemerintah sebesar 20 persen. Kepastian ini disampaikan Direktur Operasi Pupuk Indonesia, Dwi Satriyo Annurogo, usai melakukan peninjauan langsung ke sejumlah gudang dan kios di wilayah tersebut.

“Pemerintah telah menurunkan HET sejak 22 Oktober 2025. Alhamdulillah, petani di Papua Barat Daya kini sudah bisa menebus pupuk bersubsidi sesuai dengan harga baru yang lebih terjangkau,” ujar Dwi Satriyo.

HET baru untuk pupuk Urea kini menjadi Rp 1.800 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp 2.250/kg, atau turun dari Rp 112.500 menjadi Rp 90.000 per sak ukuran 50 kg. Sementara itu, HET pupuk NPK juga mengalami penurunan dari Rp 2.300/kg menjadi Rp 1.840/kg, atau dari Rp 115.000 menjadi Rp 92.000 per sak. Untuk pupuk NPK khusus tanaman kakao, harga turun dari Rp 3.300/kg menjadi Rp 2.640/kg, atau dari Rp 165.000 menjadi Rp 132.000 per sak.

Selain itu, pupuk ZA yang baru masuk ke dalam skema subsidi juga turun dari Rp 1.700/kg menjadi Rp 1.360/kg. Pupuk ini yang sebelumnya dijual Rp 85.000 kini menjadi Rp 68.000 per sak. Sedangkan pupuk organik kini dijual Rp 640/kg, turun dari Rp 800/kg, atau dari Rp 32.000 menjadi Rp 25.600 per sak 40 kg.

“Dengan penyesuaian ini, seluruh petani di Indonesia dapat menebus pupuk bersubsidi dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Kebijakan ini berlaku untuk semua jenis pupuk, baik Urea, NPK, ZA, maupun organik,” jelas Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, pupuk merupakan komponen penting dalam kegiatan pertanian. Dengan penurunan harga ini, biaya produksi petani akan lebih efisien dan mendorong peningkatan hasil panen.

Kebijakan penurunan HET ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam mendukung program swasembada pangan nasional sesuai visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Asta Cita. Langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat kesejahteraan petani di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam kunjungannya ke Papua Barat Daya, Dwi Satriyo bersama Dewan Komisaris Chrisna Deva Priyapratama turut meninjau gudang penyimpanan pupuk bersubsidi untuk memastikan ketersediaan stok aman. Hingga akhir Oktober 2025, Pupuk Indonesia telah menyiapkan stok sebanyak 416 ton.

General Manager (GM) Regional 4 Pupuk Indonesia, Wisno Ramadhani, menjelaskan bahwa stok tersebut terdiri dari 215 ton pupuk Urea, 169 ton NPK Phonska, dan 32 ton pupuk organik Petroganik.

“Jumlah stok saat ini berada di atas ketentuan minimum pemerintah, cukup untuk memenuhi kebutuhan petani di Papua Barat Daya selama sekitar tiga minggu ke depan,” kata Wisno.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga periode yang sama, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Papua Barat Daya telah mencapai 903 ton atau sekitar 62 persen dari total alokasi tahun 2025 sebesar 1.467 ton. Secara nasional, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi mencapai 67 persen atau 6,38 juta ton dari total alokasi 9,55 juta ton.

“Stok aman, harga sudah turun, kami berharap penebusan bisa semakin optimal. Saat ini masih ada sekitar 1.148 petani di Papua Barat Daya yang belum menebus pupuk bersubsidi,” tutup Wisno.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
online free course
download mobile firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comHETpetaniPT pupuk Indonesia

Related Posts

15 Doa Melepas Keberangkatan Haji Penuh Harapan untuk Jemaah, Keluarga, dan Kerabat

15 Doa Melepas Keberangkatan Haji Penuh Harapan untuk Jemaah, Keluarga, dan Kerabat

by Hidayat Taufik
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Keberangkatan calon jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci dijadwalkan dimulai pada 22 April 2026 dan berlangsung secara...

Peringati Hari Kartini, Jamkrindo Perkuat Pembinaan Warga Binaan di Tangerang

Peringati Hari Kartini, Jamkrindo Perkuat Pembinaan Warga Binaan di Tangerang

by Rizki Meirino
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) bersama Indonesia Financial Group melanjutkan program pemberdayaan warga binaan perempuan di Lapas Kelas...

Demo di Samarinda Memanas, Pagar DPRD Kaltim Dilumuri Oli

Demo di Samarinda Memanas, Pagar DPRD Kaltim Dilumuri Oli

by Hidayat Taufik
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ratusan mahasiswa bersama massa dari berbagai organisasi memadati area depan Kantor DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda, Selasa...

Bank Mega Gelar Pemeriksaan Gigi Gratis di Cianjur dalam Rangka HUT ke-57

Bank Mega Gelar Pemeriksaan Gigi Gratis di Cianjur dalam Rangka HUT ke-57

by Dwi Natasya
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Mega Tbk menggelar kegiatan sosial berupa pemeriksaan gigi gratis dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-57. Kegiatan...

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026

by Dwi Natasya
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun pada kuartal I 2026. Capaian...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

April 21, 2026
Bahlil sindir gaya hidup mampu tapi tetap bergantung pada BBM subsidi

Bahlil sindir gaya hidup mampu tapi tetap bergantung pada BBM subsidi

April 21, 2026
Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

April 21, 2026
Nadiem Makarim Soroti Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif, Sebut Tak Masuk Akal

Nadiem Makarim Soroti Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif, Sebut Tak Masuk Akal

April 21, 2026
Analitik Video Pengunjung Mall: Solusi Pintar Memantau Traffic & Area Strategis

Analitik Video Pengunjung Mall: Solusi Pintar Memantau Traffic & Area Strategis

April 21, 2026
Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

April 21, 2026
Kampung Nelayan BSI Warloka Jadi Harapan Baru Masyarakat Pesisir

Kampung Nelayan BSI Warloka Jadi Harapan Baru Masyarakat Pesisir

April 21, 2026
Kampung Nelayan BSI Warloka : Harapan Baru Masyarakat Pesisir dari Laut yang Sama

Kampung Nelayan BSI Warloka : Harapan Baru Masyarakat Pesisir dari Laut yang Sama

April 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved