• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pupuk Indonesia Pastikan Petani Papua Barat Daya Sudah Tebus Pupuk Bersubsidi dengan HET Baru

Dwi Natasya by Dwi Natasya
November 5, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Pupuk Indonesia Pastikan Petani Papua Barat Daya Sudah Tebus Pupuk Bersubsidi dengan HET Baru

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan para petani terdaftar di Provinsi Papua Barat Daya sudah mulai menebus pupuk bersubsidi dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) terbaru, yang telah diturunkan oleh pemerintah sebesar 20 persen. Kepastian ini disampaikan Direktur Operasi Pupuk Indonesia, Dwi Satriyo Annurogo, usai melakukan peninjauan langsung ke sejumlah gudang dan kios di wilayah tersebut.

“Pemerintah telah menurunkan HET sejak 22 Oktober 2025. Alhamdulillah, petani di Papua Barat Daya kini sudah bisa menebus pupuk bersubsidi sesuai dengan harga baru yang lebih terjangkau,” ujar Dwi Satriyo.

HET baru untuk pupuk Urea kini menjadi Rp 1.800 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp 2.250/kg, atau turun dari Rp 112.500 menjadi Rp 90.000 per sak ukuran 50 kg. Sementara itu, HET pupuk NPK juga mengalami penurunan dari Rp 2.300/kg menjadi Rp 1.840/kg, atau dari Rp 115.000 menjadi Rp 92.000 per sak. Untuk pupuk NPK khusus tanaman kakao, harga turun dari Rp 3.300/kg menjadi Rp 2.640/kg, atau dari Rp 165.000 menjadi Rp 132.000 per sak.

Selain itu, pupuk ZA yang baru masuk ke dalam skema subsidi juga turun dari Rp 1.700/kg menjadi Rp 1.360/kg. Pupuk ini yang sebelumnya dijual Rp 85.000 kini menjadi Rp 68.000 per sak. Sedangkan pupuk organik kini dijual Rp 640/kg, turun dari Rp 800/kg, atau dari Rp 32.000 menjadi Rp 25.600 per sak 40 kg.

“Dengan penyesuaian ini, seluruh petani di Indonesia dapat menebus pupuk bersubsidi dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Kebijakan ini berlaku untuk semua jenis pupuk, baik Urea, NPK, ZA, maupun organik,” jelas Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, pupuk merupakan komponen penting dalam kegiatan pertanian. Dengan penurunan harga ini, biaya produksi petani akan lebih efisien dan mendorong peningkatan hasil panen.

Kebijakan penurunan HET ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam mendukung program swasembada pangan nasional sesuai visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Asta Cita. Langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat kesejahteraan petani di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam kunjungannya ke Papua Barat Daya, Dwi Satriyo bersama Dewan Komisaris Chrisna Deva Priyapratama turut meninjau gudang penyimpanan pupuk bersubsidi untuk memastikan ketersediaan stok aman. Hingga akhir Oktober 2025, Pupuk Indonesia telah menyiapkan stok sebanyak 416 ton.

General Manager (GM) Regional 4 Pupuk Indonesia, Wisno Ramadhani, menjelaskan bahwa stok tersebut terdiri dari 215 ton pupuk Urea, 169 ton NPK Phonska, dan 32 ton pupuk organik Petroganik.

“Jumlah stok saat ini berada di atas ketentuan minimum pemerintah, cukup untuk memenuhi kebutuhan petani di Papua Barat Daya selama sekitar tiga minggu ke depan,” kata Wisno.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga periode yang sama, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Papua Barat Daya telah mencapai 903 ton atau sekitar 62 persen dari total alokasi tahun 2025 sebesar 1.467 ton. Secara nasional, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi mencapai 67 persen atau 6,38 juta ton dari total alokasi 9,55 juta ton.

“Stok aman, harga sudah turun, kami berharap penebusan bisa semakin optimal. Saat ini masih ada sekitar 1.148 petani di Papua Barat Daya yang belum menebus pupuk bersubsidi,” tutup Wisno.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
online free course
download karbonn firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
Tags: cobisnis.comHETpetaniPT pupuk Indonesia

Related Posts

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah pemain Timnas Indonesia belum kembali merasakan menit bermain bersama klub masing-masing setelah membawa skuad Garuda menjuarai...

Tembus Perempatfinal French Open 2026, Raymond/Joaquin Siap Hadapi Wakil China

Tembus Perempatfinal French Open 2026, Raymond/Joaquin Siap Hadapi Wakil China

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil melaju ke perempatfinal French Open 2026. Meski pernah mengalahkan Hu...

Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah, Petugas dan Relawan Capai 6 Orang

Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah, Petugas dan Relawan Capai 6 Orang

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

​JAKARTA, Cobisnis.com - Jumlah korban meninggal dunia dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru...

Pramono Buka Suara soal Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung

Pramono Buka Suara soal Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan peluang memperpanjang jangkauan Transjabodetabek hingga Bandung, Jawa Barat. Saat ini,...

Minim Interaksi Sosial Bisa Memperpendek Masa Hidup Sehat

Minim Interaksi Sosial Bisa Memperpendek Masa Hidup Sehat

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Minimnya interaksi sosial dan perasaan kesepian dikaitkan dengan berkurangnya masa hidup tanpa penyakit. Temuan penelitian yang diterbitkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

October 22, 2026
Tri Hadirkan Kembali BombasTri dengan 2.026 Hadiah Menarik

Tri Hadirkan Kembali BombasTri dengan 2.026 Hadiah Menarik

October 22, 2026
Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

October 22, 2026
Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

October 22, 2026
Seoul Makin Canggih, Bus Malam Tanpa Sopir Bisa Dinaiki Gratis

Seoul Makin Canggih, Bus Malam Tanpa Sopir Bisa Dinaiki Gratis

October 23, 2026
BI Ungkap Efek MSCI, Dana Asing Keluar dari Pasar Saham dan SBN

BI Ungkap Efek MSCI, Dana Asing Keluar dari Pasar Saham dan SBN

October 23, 2026
Persija Jakarta memimpin klasemen Super League 2026/2027 dengan 15 poin, sedangkan Persib Bandung berada di posisi kedelapan menjelang pekan ketujuh.

Persija Pimpin Klasemen Super League, Persib di Posisi Kedelapan

October 23, 2026
Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

October 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved