• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pupuk Indonesia Grup Dorong Petani Jawa Barat Segera Input Data RDKK Pupuk Subsidi 2026

Dwi Natasya by Dwi Natasya
October 15, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Pupuk Indonesia Grup Dorong Petani Jawa Barat Segera Input Data RDKK Pupuk Subsidi 2026

JAKARTA, Cobisnis.com – Pupuk Indonesia melalui anak usahanya, PT Pupuk Kujang Cikampek, berkomitmen mendukung program Kementerian Pertanian dalam memastikan pendataan petani penerima pupuk subsidi berjalan tepat dan akurat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penginputan Data e-RDKK Tahun Anggaran 2026 yang digelar untuk mempercepat proses pendaftaran petani.

Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kujang, Iyan Fajri, mengatakan Pupuk Indonesia Grup siap membantu petani agar seluruh data penerima pupuk subsidi tahun 2026 dapat terinput dengan baik. Ia mengimbau para petani segera mendaftarkan diri agar bisa mendapatkan alokasi pupuk subsidi dari pemerintah.

“Untuk e-RDKK 2026, semua petani yang membutuhkan bisa menginput datanya, termasuk untuk pupuk organik. Setelah itu, teman-teman PUD dan PPTS akan melakukan sosialisasi agar petani bisa menebus pupuk organik tersebut. Harapannya, jenis tanaman yang bisa mendapatkan subsidi pun semakin beragam,” jelas Iyan.

Sementara itu, Direktur Pupuk Kementerian Pertanian, Jekvy Hendra, menekankan bahwa akurasi data e-RDKK merupakan faktor penting untuk memastikan penyaluran pupuk subsidi tepat sasaran.

“Pendataan ini adalah tahap krusial agar pupuk subsidi benar-benar diterima oleh yang berhak. Kami minta agar proses pendataan dilakukan secara teliti dan menyeluruh, termasuk aspek spasialnya,” ujar Jekvy.

Ia menambahkan, proses input data untuk tahun 2026 berlangsung pada 22 September hingga 25 Oktober 2025. Ia juga menyoroti data di Jawa Barat yang menunjukkan masih banyak petani belum menebus pupuk bersubsidi selama tiga tahun terakhir.

“Tercatat ada sekitar 363.797 petani di Jawa Barat yang belum menebus pupuk subsidi selama tiga tahun berturut-turut. Ini perlu disisir lagi agar serapan pupuk bisa meningkat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sry Pujiati, Kapoksi Pupuk Bersubsidi Kementan, menjelaskan bahwa banyaknya petani yang belum menebus pupuk subsidi bisa disebabkan oleh meningkatnya jumlah usulan.

“Peningkatan usulan sering terjadi karena kekhawatiran tidak kebagian pupuk subsidi. Padahal, pemerintah bisa melakukan realokasi bila diperlukan, jadi petani tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Pupuk Organik Kembali Disubsidi, Petani Diminta Manfaatkan Kesempatan Ini

Pemerintah resmi mengembalikan subsidi untuk pupuk organik sebagai bagian dari upaya mencapai swasembada pangan nasional. Menurut Iyan, perhatian besar Presiden Prabowo terhadap sektor pertanian diwujudkan dengan langkah-langkah untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman.

“Swasembada pangan bisa tercapai kalau produktivitas tinggi, dan itu berawal dari tanah yang sehat. Pupuk organik berperan besar dalam memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah,” ungkap Iyan.

Ia menambahkan, karena pupuk organik kini kembali disubsidi, petani diimbau tidak ragu untuk menebus dan menggunakannya. Pupuk ini pertama kali dikembangkan oleh Pupuk Indonesia Grup sejak 2005, masuk skema subsidi pada 2008, sempat dihentikan pada 2022, dan kini kembali mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah.

“Ini momen yang baik untuk memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan hasil panen,” tambah Iyan.

Untuk memperkuat komitmen tersebut, Kementerian Pertanian bersama para penyuluh, petani, dan unsur pertanian lain menandatangani komitmen bersama penggunaan pupuk organik, termasuk penyediaan demplot pupuk organik di setiap kecamatan.

“Hari ini kita semua bersepakat memperluas penggunaan pupuk organik dan memastikan ada demplot di setiap kecamatan sebagai contoh penerapan,” kata Jekvy Hendra.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
download redmi firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comData RDKK Pupuk Subsidi 2026Petani Jawa BaratPupuk Indonesia

Related Posts

Manchester City Tundukkan Arsenal 2-1, Peluang Juara Kian Terbuka

Manchester City Tundukkan Arsenal 2-1, Peluang Juara Kian Terbuka

by Hidayat Taufik
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Manchester City berhasil mengamankan tiga poin berharga usai menundukkan Arsenal dengan skor 2-1 pada pertandingan lanjutan liga...

Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Dua Pria Tewaskan Nus Kei

Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Dua Pria Tewaskan Nus Kei

by Hidayat Taufik
April 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aparat kepolisian mengungkap motif di balik kasus penikaman yang menewaskan Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua DPD...

Tragis! Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Derita 4 Luka Tusuk

Tragis! Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Derita 4 Luka Tusuk

by Hidayat Taufik
April 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kabar duka datang dari Maluku Tenggara. Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei,...

Uya Kuya Tempuh Jalur Hukum Usai Dituding Miliki 750 Dapur MBG

Uya Kuya Tempuh Jalur Hukum Usai Dituding Miliki 750 Dapur MBG

by Hidayat Taufik
April 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Uya Kuya mengambil langkah hukum dengan melaporkan dugaan penyebaran kabar bohong setelah muncul isu yang menyebut dirinya...

Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan Usai Selat Hormuz Ditutup Lagi 2026

Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan Usai Selat Hormuz Ditutup Lagi 2026

by Hidayat Taufik
April 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Indonesia menyatakan dua kapal milik Pertamina masih berada di wilayah Selat Hormuz. Situasi itu terjadi setelah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Wilmar Dorong Kesiapan Kerja Mahasiswa Lewat Program Magang

Wilmar Dorong Kesiapan Kerja Mahasiswa Lewat Program Magang

April 19, 2026
Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

April 19, 2026
Super Indo Berbagi Kebahagiaan Lebaran untuk 3.000 Warga di 6 Kota

Super Indo Berbagi Kebahagiaan Lebaran untuk 3.000 Warga di 6 Kota

April 19, 2026
FIFA Siapkan Coldplay untuk Tampil di Final Piala Dunia 2026

FIFA Siapkan Coldplay untuk Tampil di Final Piala Dunia 2026

April 19, 2026
Manchester City Tundukkan Arsenal 2-1, Peluang Juara Kian Terbuka

Manchester City Tundukkan Arsenal 2-1, Peluang Juara Kian Terbuka

April 20, 2026
Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Dua Pria Tewaskan Nus Kei

Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Dua Pria Tewaskan Nus Kei

April 19, 2026
Tragis! Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Derita 4 Luka Tusuk

Tragis! Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Derita 4 Luka Tusuk

April 19, 2026
Uya Kuya Tempuh Jalur Hukum Usai Dituding Miliki 750 Dapur MBG

Uya Kuya Tempuh Jalur Hukum Usai Dituding Miliki 750 Dapur MBG

April 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved