• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Program Ngopi Doeloe dari PGE Bawa Kopi Ulubelu ke Pasar Eropa

H. Fuad by H. Fuad
September 18, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Program Ngopi Doeloe dari PGE Bawa Kopi Ulubelu ke Pasar Eropa

JAKARTA, Cobisnis.com – Menjamurnya kedai-kedai kopi di Indonesia telah memacu meningkatnya konsumsi kopi nasional. Data Kementerian Pertanian menunjukkan, konsumsi kopi domestik naik 13,9 persen (year on year) mencapai 294 ribu ton pada 2020.

Ceruk pasar yang menggiurkan ini menarik minat para milenial. Mereka kini tak malu-malu lagi untuk menjadi petani. Seperti yang dilakukan Kukuh Diki Prasetia (30). Pemuda alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini memiliki lahan kopi seluas 100 hektare (ha) di Ulubelu, Tanggamus, Lampung. Dari lahannya ini, dia mampu memproduksi sekitar 100 ton kopi per tahun.

“Saya dulu awalnya 2013-2015 buka kedai kopi di Yogyakarta. Lalu 2016 pulang ke Lampung,” kata Kukuh.

Di kampung halamannya, Kukuh fokus mengembangkan perkebunan kopi, mulai saat tanam hingga pasca-panen. Bahkan, dia juga membangun kedai kopi berbasis edukasi di lahan rumahnya. Selain tempat ngopi, kedai Kopi Beloe miliknya juga kini menjadi mitra pemerintah daerah untuk mengedukasi para petani dan anak muda seantero negeri yang ingin menekuni bisnis kopi.

Misinya untuk meningkatkan kesejahteraan petani Ulubelu dan mengangkat kopi khas Lampung ini ke berbagai penjuru ini yang membuat PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) tertarik. Bersama Kukuh, PGE melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menciptakan program Ngopi Doeloe.

“Jadi awalnya 2018 itu rekan-rekan dari PGE suka ngopi di tempat saya. Kita ngobrol banyak, lalu kita dibantu dalam edukasi petani dan masyarakat Ulubelu dalam meningkatkan kualitas kopi dari sini,” cerita Kukuh.

Program Ngopi Doeloe ini merupakan inisiasi dari PGE dengan pemerintah setempat yang berfokus pada pengelolaan pasca-panen benih kopi dengan tujuan untuk menciptakan kemandirian petani kopi di Ulubelu dalam mengolah hasil panen sehingga berdampak pada harga jual kopi olahan yang lebih tinggi.

Berdasarkan data Social Maping pada 2019, sebanyak 83,3 persen penduduk Ulubelu memiliki profesi sebagai petani kopi, dimana para petani kopi belum memiliki edukasi yang cukup mengenai pengolahan pasca-panen sehingga menyebabkan para petani harus menjual benih kopi dengan harga yang lebih murah.

Program Ngopi Doeloe membantu para petani mulai dari pembibitan, perawatan, panen, sortasi biji, penjemuran, sangrai/Roasting, giling, pengemasan sampai dengan pemasaran dan pengolahan varian produk.

Selain itu, dari segi edukasi untuk para petani, PGE membentuk Rumah Belajar Kopi sebagai sarana bagi para petani untuk pengembangan pengetahuan kelompok petani dan masyarakat. Sedangkan, dari segi inovasi sejauh ini telah menghadirkan 3 inovasi yang membantu para petani untuk mengolah benih kopi seperti inovasi pengering kopi memanfaatkan panas dari brine, inovasi roasting hemat biaya, dan inovasi sortasi.

“Melalui program Ngopi Doeloe ini PGE bersama pemerintah setempat berkolaborasi melalui pengadaan alat produksi pasca panen, Rumah Belajar Kopi, pelatihan pasca-panen, inovasi mesin roasting, pembangunan mini-lab, mini coffee shop dan galeri penelitian kopi,” tambah Corporate Secretary PT PGE, Muhammad Baron.

Baron berharap, melalui program ini bisa membantu mewujudkan kemandirian petani, meningkatkan taraf perekonomian daerah serta ke depan Ulubelu dapat menjadi sentra produksi Kopi Robusta.

“PGE selalu berkomitmen untuk dapat maju bersama masyarakat dan menciptakan multiplier effect bagi masyarakat sekitar area operasi. Hal ini selaras dengan poin 8 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG’s), yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Raih Penghargaan ISDA-2021

Kerja keras Kukuh bersama PGE pun berbuah manis. Program Ngopi Doeloe berhasil meraih penghargaan pada kategori SDG’s 8.3.1 pada sektor pemberdayaan usaha/lembaga ekonomi masyarakat dalam ajang Indonesia Sustainable Development Goals Award (ISDA-2021) yang telah mendapatkan apresiasi, penghargaan serta dukungan dari pemerintah.

Dukungan yang dilakukan PGE terhadap Kukuh merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam hal Environment, Social, and Governance (ESG). Seperti diketahui, ESG menjadi faktor utama untuk mengukur tingkat keberlanjutan dan dampak sosial dari investasi yang sudah dilakukan perusahaan. Tidak hanya itu, penerapan ESG, khususnya dari sisi environmental (lingkungan), sebagai wujud dari sebuah perusahaan dalam mendukung implementasi green economy.

Berkat program ini, kopi Ulubelu kini telah merambah internasional. Terjauh, Kopi Beloe sudah diekspor ke Italia. Bahkan, kini kopi asli Lampung ini menjadi pemasok salah satu kedai di Singapura.

“Tidak hanya itu, para petani di sini juga sudah tahu cara bagaimana mengolah kopi, dari mulai cara memetik kopi, cara menjemur, menyimpan hingga menghasilkan produk kopi yang berkualitas,” pungkas Kukuh.

Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
free online course
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: Bisnis kopiCobisnisKopi doeloePge

Related Posts

Eks Menkeu Sri Mulyani Dipercaya Bank Dunia Pimpin IDA22

Eks Menkeu Sri Mulyani Dipercaya Bank Dunia Pimpin IDA22

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ditunjuk sebagai Independent Co Chair atau Ketua Bersama Independen untuk penggalangan...

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Hampir 1 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi di Bandara Juanda

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Hampir 1 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi di Bandara Juanda

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bea Cukai kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Seorang penumpang pesawat rute Kuala...

BUMI Raup Laba Lebih Tinggi di Semester I 2026, Profitabilitas Terus Menguat

BUMI Raup Laba Lebih Tinggi di Semester I 2026, Profitabilitas Terus Menguat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bumi Resources Tbk atau BUMI membukukan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Perseroan mencatat laba bersih...

Jaksa Agung Cabut Sementara Status Jaksa Febrie Adriansyah

Jaksa Agung Cabut Sementara Status Jaksa Febrie Adriansyah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Status jaksa milik Febrie Adriansyah resmi diberhentikan sementara setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak...

Indonesia Segera Miliki Dua Pabrik Baterai EV, Fasilitas Karawang Siap Diresmikan

Indonesia Segera Miliki Dua Pabrik Baterai EV, Fasilitas Karawang Siap Diresmikan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pabrik ekosistem baterai kendaraan listrik atau electric vehicle di Karawang, Jawa Barat, telah selesai dibangun. Pemerintah kini...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Indo 2026

Halal Indo 2026 Dorong Sinergi Kreator dan Industri Perkuat Produk Halal Lokal

August 5, 2026
Kemenkes

Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Kemenkes Imbau Utamakan Empati

August 5, 2026
kinerja Astra Agro semester I 2026

Astra Agro Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada Semester I 2026

August 5, 2026
PT GSPP Perkuat Infrastruktur Pendidikan dan Akses Ekonomi Masyarakat

PT GSPP Perkuat Infrastruktur Pendidikan dan Akses Ekonomi Masyarakat

August 5, 2026
Perempuan sedang Meminum Kopi

Efek Samping Minum Kopi saat Perut Kosong yang Perlu Diwaspadai

August 6, 2026
THE BOYZ 9 member

THE BOYZ Resmi Kembali Promosi dengan Formasi 9 Member

August 6, 2026
Purbaya Pastikan Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC pada September 2026

Purbaya Pastikan Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC pada September 2026

August 6, 2026
TUIDE, HYBE, judul lagu debut TUIDE, Tune & Play, girl group HYBE, debut TUIDE

HYBE Ungkap Judul Lagu Debut TUIDE Jelang Debut Agustus 2026

August 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved