• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, May 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Program INKLUSI Dukung Upaya Pemerintah dalam Mewujudkan Kebijakan yang Lebih Inklusif dan Berkeadilan melalui Kolaborasi Multipihak

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 24, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Program INKLUSI Dukung Upaya Pemerintah dalam Mewujudkan Kebijakan yang Lebih Inklusif dan Berkeadilan melalui Kolaborasi Multipihak

JAKARTA, Cobisnis.com – Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI) hari ini bersama para mitra Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) berbagi inisiatif serta komitmen
dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan kebijakan yang inklusif. Bertajuk “Dialog dengan Media: Memperkuat Kebijakan Inklusif di Indonesia”, dialog ini menyoroti pentingnya pendekatan multipihak dalam memperkuat kebijakan inklusif yang berlandaskan prinsip Gender,
Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI).

Sejumlah mitra OMS INKLUSI hadir mendukung dialog media ini yaitu ‘Aisyiyah, Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia,
Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), dan KEMITRAAN.
Kesetaraan akses layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, peningkatan kesempatan kerja, dan kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan menjadi fondasi bagi pembangunan yang inklusif di Indonesia.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk mencapai pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Salah satu upaya
strategis adalah penguatan isu Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI) dalam berbagai sektor pembangunan. Langkah ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),
khususnya tujuan ke-5 tentang kesetaraan gender dan tujuan ke-10 tentang pengurangan ketimpangan.

Namun, masih banyak tantangan yang dihadapi oleh kelompok marjinal dalam
memperoleh hak dan kesempatan yang setara.Kate Shanahan, Team Leader INKLUSI, menekankan bahwa penguatan isu GEDSI bukan hanya tentang memenuhi target statistik, tetapi juga tentang menciptakan perubahan kebijakan yang
berkelanjutan.

“Ketika kita telah bersama-sama menyadari pentingnya isu GEDSI menjadi bagian dari kebijakan pemerintah secara jangka panjang, maka kami optimistis akan terjadi perubahan sosial yang memastikan setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan menikmati hasil pembangunan,” ujarnya.

Kate Shanahan juga menekankan bahwa kolaborasi multipihak, termasuk dengan organisasi masyarakat sipil, merupakan kunci bagi INKLUSI dalam mendukung pemerintah mencapai target-target tersebut secara lebih efektif dan berkelanjutan.

“INKLUSI bermitra dengan 11 organisasi masyarakat sipil di 32 provinsi untuk memperkuat kapasitas lokal dalam mengintegrasikan perspektif GEDSI, sehingga dapat mendorong kebijakan dan program yang responsif terhadap kebutuhan semua kelompok masyarakat. Agar tidak ada yang tertinggal
dalam pembangunan,” tambahnya.

Pemerintah sendiri memang telah mengintegrasikan perspektif GEDSI dalam kebijakan dan program perlindungan sosial serta penanggulangan kemiskinan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa kelompok rentan, termasuk perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok marjinal lainnya, mendapatkan akses yang setara terhadap layanan dan kesempatan pembangunan.

Namun, harapan ke depan, implementasinya dapat lebih merata dan
berkelanjutan.Tri Hastuti Nur Rochimah, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, menggarisbawahi
bahwa meskipun kebijakan nasional telah mengakomodasi isu GEDSI, tantangan tetap masih ada pada tingkat implementasi di lapangan. “Kami menemukan bahwa masih ada kesenjangan antara
kebijakan dan praktik di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama untuk memastikan bahwa kebijakan yang inklusif dapat diimplementasikan secara maksimal,” jelasnya.

Hal senada juga dinyatakan oleh Joni Yulianto, Direktur Eksekutif SIGAB Indonesia, yang menegaskan bahwa penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai tantangan dalam
mengakses kesempatan yang setara, baik dalam pendidikan, pekerjaan, maupun partisipasi dalam pengambilan keputusan. “Kesetaraan akses bagi penyandang disabilitas bukan hanya soal
kebijakan, tetapi juga implementasi yang efektif dan merata.

Banyak penyandang disabilitas masih menghadapi hambatan struktural, sosial, dan ekonomi yang menghalangi mereka untuk berkontribusi secara penuh dalam masyarakat. Melalui Program INKLUSI, kami terus mendorong kebijakan yang memastikan aksesibilitas, non-diskriminasi, dan peningkatan kapasitas bagi penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat menikmati hak dan kesempatan yang sama dengan kelompok lainnya,” ujar Joni.

Keberlanjutan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang erat antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, mitra pembangunan, dan seluruh
elemen masyarakat. Dengan semangat kolaborasi, setiap pihak memiliki peran penting dalam memastikan bahwa kebijakan dan program yang dihasilkan benar-benar responsif terhadap
kebutuhan semua kelompok, terutama mereka yang selama ini menghadapi hambatan dalam mengakses hak dan kesempatan yang setara.

INKLUSI berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi ini guna mendorong perubahan yang lebih sistematis dan berkelanjutan bagi masyarakat
Indonesia yang lebih inklusif dengan bekerja sama dengan 11 Mitra OMS yaitu ’Aisyiyah, Yayasan BaKTI, Institut KAPAL Perempuan, KEMITRAAN, LAKPESDAM PBNU, Migrant CARE, Yayasan
PEKKA, PERMAMPU, PKBI. PR YAKKUM, dan SIGAB.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
download lava firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comProgram inklusi

Related Posts

BKSDA Selidiki Kematian Harimau dan Gajah Sumatera di Mukomuko

BKSDA Selidiki Kematian Harimau dan Gajah Sumatera di Mukomuko

by Desti Dwi Natasya
May 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung menurunkan tim khusus untuk menyelidiki kematian harimau sumatera di Kabupaten...

BKSDA Selidiki Kematian Harimau dan Gajah Sumatera di Mukomuko

Kemlu RI Pastikan ABK WNI Korban Pembajakan Somalia dalam Kondisi Baik

by Desti Dwi Natasya
May 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan empat anak buah kapal (ABK) WNI korban pembajakan kapal MT Honour 25...

Rekaman CCTV Bongkar Aksi Sadis Perampok, Lansia di Pekanbaru Tewas Seketika

Rekaman CCTV Bongkar Aksi Sadis Perampok, Lansia di Pekanbaru Tewas Seketika

by Hidayat Taufik
May 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang perempuan lanjut usia, Deniwati Boru Sitio (60), meninggal dunia setelah menjadi korban aksi perampokan kejam di...

BNN Gelar Turnamen Padel Piala Bersinar 2026 di Jakarta, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

BNN Gelar Turnamen Padel Piala Bersinar 2026 di Jakarta, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

by Hidayat Taufik
May 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Padel Tournament Piala Bersinar 2026 pada 1–3 Mei 2026 di Casa de...

Ahmad Alimudin: Program MBG Tunjukkan Dampak Nyata di Masyarakat

Ahmad Alimudin: Program MBG Tunjukkan Dampak Nyata di Masyarakat

by Dwi Natasya
May 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan yang ramai diperbincangkan. Di tengah kritik, sejumlah temuan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
China Wajibkan Restoran Ungkap Dim Sum Buatan Tangan atau Mesin 2026

China Wajibkan Restoran Ungkap Dim Sum Buatan Tangan atau Mesin 2026

May 1, 2026
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Avanza di Grobogan, Empat Penumpang Meninggal

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Avanza di Grobogan, Empat Penumpang Meninggal

May 1, 2026
Pelaku Usaha Ungkap Penyebab Industri Kriya RI Sulit Saingi China-Vietnam

Pelaku Usaha Ungkap Penyebab Industri Kriya RI Sulit Saingi China-Vietnam

May 1, 2026
Aung San Suu Kyi Dipindah ke Tahanan Rumah, Junta Myanmar Umumkan 2026

Aung San Suu Kyi Dipindah ke Tahanan Rumah, Junta Myanmar Umumkan 2026

May 1, 2026
BKSDA Selidiki Kematian Harimau dan Gajah Sumatera di Mukomuko

BKSDA Selidiki Kematian Harimau dan Gajah Sumatera di Mukomuko

May 2, 2026
BKSDA Selidiki Kematian Harimau dan Gajah Sumatera di Mukomuko

Kemlu RI Pastikan ABK WNI Korban Pembajakan Somalia dalam Kondisi Baik

May 2, 2026
Rekaman CCTV Bongkar Aksi Sadis Perampok, Lansia di Pekanbaru Tewas Seketika

Rekaman CCTV Bongkar Aksi Sadis Perampok, Lansia di Pekanbaru Tewas Seketika

May 2, 2026
Kurs Rupiah Tertekan, Analis Sebut Anggaran Negara Perlu Fokus ke Impor Minyak

Kurs Rupiah Tertekan, Analis Sebut Anggaran Negara Perlu Fokus ke Impor Minyak

May 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved