• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Prof. Tjandra Yoga Aditama Tekankan Pentingnya Diplomasi Kesehatan Global

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 22, 2025
in Nasional
0
Prof. Tjandra Yoga Aditama Tekankan Pentingnya Diplomasi Kesehatan Global

JAKARTA, Cobisnis.com – Prof. Tjandra Yoga Aditama menjadi salah satu narasumber dan fasilitator dalam Pelatihan Diplomasi Kesehatan Global yang digelar Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Kesehatan Kementerian Kesehatan pada 17–18 September 2025.

Pada sesi 17 September, Prof. Tjandra memaparkan berbagai aspek diplomasi kesehatan di WHO, termasuk deklarasi ASEAN dan side event G20. Ia menjelaskan empat proses utama dalam tata kelola (governance) WHO, yakni World Health Assembly (WHA), Executive Board (EB), Programme Budget and Administration Committee (PBAC), serta Standing Committee on Health Emergency Prevention, Preparedness and Response (SCHEPPR).

Setiap proses itu dipaparkan dari sisi tujuan, manfaat, frekuensi, peserta, hingga mekanisme penyusunan agenda. Prof. Tjandra menekankan bahwa SCHEPPR baru terbentuk setelah pandemi COVID-19, dengan dua kerangka kerja: saat terjadi Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) dan di luar PHEIC.

Pada 18 September, ia berperan sebagai fasilitator bersama perwakilan dari Kementerian Luar Negeri dalam simulasi diplomasi. Para peserta diminta berperan seolah-olah mengikuti sidang WHO di Jenewa, melatih keterampilan menyusun intervensi negosiasi, memahami perbedaan pendapat antarnegara, hingga mempraktikkan kaidah diplomatik internasional.

Topik simulasi difokuskan pada Pathogen Access and Benefit Sharing (PABS) yang menekankan prinsip keadilan dan kesetaraan. Negara diminta memberi akses terhadap patogen berpotensi pandemi, dan sebagai imbalannya memperoleh manfaat berupa ketersediaan vaksin, obat, sarana diagnostik, transfer teknologi, hingga penguatan kapasitas sumber daya.

Prof. Tjandra menilai antusiasme peserta menunjukkan kesadaran bahwa diplomasi kesehatan global sangat penting bagi bangsa, sekaligus mencerminkan peran aktif Indonesia dalam upaya kesehatan dunia.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free online course
download mobile firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comdiplomasi kesehatan globalWHO

Related Posts

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Qualcomm Pertimbangkan Samsung Produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Qualcomm dilaporkan kembali menjajaki kerja sama dengan Samsung Foundry untuk memproduksi chipset flagship Snapdragon 8 Elite Gen...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan untuk Putin

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un kembali menegaskan dukungannya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan rakyat...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kementerian PU Buka Uji Coba Kelok 23

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai menguji coba open traffic Jalan Baru Kretek-Girijati yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Persib Siap Hadapi FC Seoul di ACL 2

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persib Bandung akan menjalani ujian perdana di Grup E AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027 dengan...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Volkswagen Perkenalkan Mobil Listrik Mission Efficiency

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Volkswagen memperkenalkan Mission Efficiency sebagai prototipe mobil listrik near-production yang diklaim menjadi salah satu kendaraan listrik paling...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
OTT KPK di Bogor Berujung 8 Tersangka, Bos Summarecon Ikut Terseret

KPK Naikkan Kasus OTT Suap HGB Bogor ke Penyidikan

September 15, 2026
Siap Siap Ambil Cuti, Ini 6 Long Weekend yang Ada di 2027

Siap Siap Ambil Cuti, Ini 6 Long Weekend yang Ada di 2027

September 15, 2026
Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji P3K

Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji P3K

September 15, 2026
Polisi Tangkap Wanita di Cilegon, Sita 3 Jenis Narkoba

Polisi Tangkap Wanita di Cilegon, Sita 3 Jenis Narkoba

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Qualcomm Pertimbangkan Samsung Produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan untuk Putin

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kementerian PU Buka Uji Coba Kelok 23

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Persib Siap Hadapi FC Seoul di ACL 2

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved