• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Prof. Tjandra Yoga Aditama Tekankan Pentingnya Diplomasi Kesehatan Global

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 22, 2025
in Nasional
0
Prof. Tjandra Yoga Aditama Tekankan Pentingnya Diplomasi Kesehatan Global

JAKARTA, Cobisnis.com – Prof. Tjandra Yoga Aditama menjadi salah satu narasumber dan fasilitator dalam Pelatihan Diplomasi Kesehatan Global yang digelar Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Kesehatan Kementerian Kesehatan pada 17–18 September 2025.

Pada sesi 17 September, Prof. Tjandra memaparkan berbagai aspek diplomasi kesehatan di WHO, termasuk deklarasi ASEAN dan side event G20. Ia menjelaskan empat proses utama dalam tata kelola (governance) WHO, yakni World Health Assembly (WHA), Executive Board (EB), Programme Budget and Administration Committee (PBAC), serta Standing Committee on Health Emergency Prevention, Preparedness and Response (SCHEPPR).

Setiap proses itu dipaparkan dari sisi tujuan, manfaat, frekuensi, peserta, hingga mekanisme penyusunan agenda. Prof. Tjandra menekankan bahwa SCHEPPR baru terbentuk setelah pandemi COVID-19, dengan dua kerangka kerja: saat terjadi Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) dan di luar PHEIC.

Pada 18 September, ia berperan sebagai fasilitator bersama perwakilan dari Kementerian Luar Negeri dalam simulasi diplomasi. Para peserta diminta berperan seolah-olah mengikuti sidang WHO di Jenewa, melatih keterampilan menyusun intervensi negosiasi, memahami perbedaan pendapat antarnegara, hingga mempraktikkan kaidah diplomatik internasional.

Topik simulasi difokuskan pada Pathogen Access and Benefit Sharing (PABS) yang menekankan prinsip keadilan dan kesetaraan. Negara diminta memberi akses terhadap patogen berpotensi pandemi, dan sebagai imbalannya memperoleh manfaat berupa ketersediaan vaksin, obat, sarana diagnostik, transfer teknologi, hingga penguatan kapasitas sumber daya.

Prof. Tjandra menilai antusiasme peserta menunjukkan kesadaran bahwa diplomasi kesehatan global sangat penting bagi bangsa, sekaligus mencerminkan peran aktif Indonesia dalam upaya kesehatan dunia.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download samsung firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comdiplomasi kesehatan globalWHO

Related Posts

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Ahli Jelaskan Hal yang Perlu Diwaspadai

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Ahli Jelaskan Hal yang Perlu Diwaspadai

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami tiga kali erupsi pada Rabu (28/10/2026) malam. Aktivitas tersebut...

Tubuh Masih Haus Setelah Minum? Ini 8 Hal yang Bisa Jadi Penyebab

Tubuh Masih Haus Setelah Minum? Ini 8 Hal yang Bisa Jadi Penyebab

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rasa haus yang tidak kunjung hilang meski telah minum air putih bisa menandakan bahwa keseimbangan cairan tubuh...

Erick Thohir Bahas Persiapan PON 2028 Bersama Pengurus KONI Pusat

Erick Thohir Bahas Persiapan PON 2028 Bersama Pengurus KONI Pusat

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir untuk membicarakan...

Singapura dan Malaysia Kritik Karhutla, Dasco Beri Tanggapan

Singapura dan Malaysia Kritik Karhutla, Dasco Beri Tanggapan

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menanggapi kritik sejumlah negara tetangga, terutama Singapura dan Malaysia, terkait kebakaran...

Dua Kali Absen, KPK Kembali Agendakan Pemanggilan Nusron

Dua Kali Absen, KPK Kembali Agendakan Pemanggilan Nusron

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menjadwalkan ulang pemeriksaan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

October 28, 2026
Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

October 28, 2026
Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

October 28, 2026
Karyawan Menelepon Saat Bekerja - pexels/https://kaboompics.com/

3 Tips Cara Terbaik untuk Berhenti Menunda-nunda Pekerjaan

October 28, 2026
Gus Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Gus Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

October 29, 2026
Tes Kolesterol - pexels/Oğuzhan Çoban

Ketahui Hubungan Antar Kadar Kolesterol dan Gangguan Metabolisme

October 29, 2026
Arnold Schwarzenegger - dok: -People-

Ahli Diet Beberkan Tips Bugar ala Arnold Schwarzenegger

October 29, 2026
Makan Telur - pexels/ROMAN ODINTSOV

Ahli Bedah: Konsumsi Protein Berlebihan Tidak Baik untuk Kesehatan Usus

October 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved