• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, May 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Presiden Minta PSBB di 4 Provinsi serta 22 Kabupaten/Kota Diterapkan Secara Ketat dan Efektif

Fathi by Fathi
May 4, 2020
in Nasional
0
105 Ribu APD Covid-19 Siap Dikirimkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers terkait pembagian alat pelindung diri (APD).

Cobisnis.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Laporan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Senin (4/5), melalui Konferesi Video dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat. Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menekankan beberapa hal, sebagai berikut: Pertama, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di 4 provinsi serta 22 kabupaten/kota betul-betul diterapkan secara ketat dan efektif.

”Dan saya melihat beberapa kabupaten dan kota telah melewati tahap pertama dan akan masuk ke tahap kedua, ini perlu evaluasi.

Mana yang penerapannya terlalu over, terlalu kebablasan dan mana yang masih kendor,” tutur Presiden Jokowi saat memberikan pengantar. Evaluasi ini, menurut Presiden, penting sehingga Pemerintah bisa melakukan perbaikan-perbaikan di kota, kabupaten maupun provinsi yang melakukan PSBB. Kedua, setiap daerah yang melakukan PSBB harus memiliki target-target yang terukur.

”Ada targetnya, misalnya berapa jumlah pengujian sampel yang telah dilakukan, tes PCR (polymerase chain reaction) yang telah dilakukan, apakah pelacakan yang agresif telah dikerjakan, berapa yang telah di-tracing setiap hari, betul-betul ini harus dikerjakan,” imbuh Presiden.

Lebih lanjut, Presiden juga sampaikan apakah dalam PSBB di daerah isolasi yang ketat juga dilakukan, karena masih terlihat ada yang sudah positif bisa lari dari rumah sakit dan PDP (Pasien Dengan Pengawasan) masih beraktivitas ke sana-kemari.

”Kemudian juga apakah warga yang berisiko, yang manula yang memiliki riwayat penyakit, riwayat komorbid ini sudah diproteksi betul.

Evaluasi-evaluasi yang terukur seperti ini perlu dilakukan,” kata Presiden. Ketiga, melakukan monitor secara ketat potensi penyebaran di beberapa klaster. Kepala Negara menambahkan bahwa ada klaster pekerja migran,  jemaah tablig, gowa, rembesan pemudik, industri, yang perlu betul-betul dimonitor secara baik.

”Kita lihat bahwa pekerja migran Indonesia laporan yang saya terima sudah 89 ribu yang sudah kembali dan akan bertambah lagi kemungkinan 16 ribu. Ini betul-betul harus ditangani, dikawal secara baik di lapangan sehingga jangan sampai muncul gelombang kedua,” ujar Kepala Negara. Yang lain klaster industri, Presiden minta harus dipastikan industri-industri yang diizinkan beroperasi itu yang mana dan dicek ke lapangan apakah melakukan protokol kesehatan secara ketat atau tidak. Keempat, berkaitan dengan program jaring pengaman sosial agar makin cepat diterima masyarakat.

”Saya tadi pagi sudah mendapatkan laporan dari Pak Menko PMK mengenai PKH, paket sembako, bansos tunai, BLT, dana desa sudah berjalan, tetapi saya minta kecepatan agar bansos ini sampai di tangan keluarga penerima betul-betul semakin cepat diterima akan semakin baik,” tuturnya. Untuk itu, Presiden minta minggu ini semuanya sudah bisa diterima dan Mensos, Gubernur, Bupati, Wali Kota, Camat sampai Kepala Desa turun ke lapangan menyisir.

”Saya minta juga diberi fleksibilitas kepada daerah agar kalau ada warga yang miskin, yang belum dapat segera bisa dicarikan solusinya,” ujarnya. Lebih lanjut, Presiden juga minta data penerima bansos dibuka secara transparan, siapa yang dapat, kriterianya apa, jenis bantuannya, sehingga jelas tidak menimbulkan kecurigaan-kecurigaan dan Pemerintah bisa melakukan segera koreksi di lapangan.

”Tadi sudah saya sampaikan mengenai persoalan timing  betul-betul harus di-manage secara baik, karena ada bantuan dari pusat, dari daerah, kemudian juga dari desa,” imbuhnya. Kelima, penyusunan outline untuk pengaduan.

”Sehingga apabila menemukan penyimpangan-penyimpangan kita bisa ketahui secara cepat,” pungkas Presiden di akhir pengantar.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: Cobisniscobisnis & bisniscovid-19jokowipresiden jokowipsbb

Related Posts

Bahlil Serius Mau Pensiunkan LPG 3 Kg, Gantinya CNG dan Diklaim Lebih Murah 30 Persen

Bahlil Serius Mau Pensiunkan LPG 3 Kg, Gantinya CNG dan Diklaim Lebih Murah 30 Persen

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah tengah menyiapkan CNG atau Compressed Natural Gas dalam tabung 3 kg sebagai pengganti LPG. Rencana ini...

Siswa SMK Yatim di Samarinda Meninggal Dunia, Diduga Gara-Gara Sepatu Kekecilan yang Tak Bisa Diganti

Siswa SMK Yatim di Samarinda Meninggal Dunia, Diduga Gara-Gara Sepatu Kekecilan yang Tak Bisa Diganti

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang pelajar SMK di Samarinda, Kalimantan Timur, Mandala Rizky Syaputra, 16 tahun, meninggal dunia pada Jumat, 24...

Thailand Darurat Panas, Bangkok Catat Suhu 52 Derajat dan Warga Rentan Diminta Waspada Penuh

Thailand Darurat Panas, Bangkok Catat Suhu 52 Derajat dan Warga Rentan Diminta Waspada Penuh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bangkok, ibu kota Thailand, mencatat suhu ekstrem yang melampaui 52 derajat celsius pada 4 Mei 2026. Angka...

Warga Seoul Ikut Kontes Tidur Siang karena Cuma Bisa Tidur 3 Jam Sehari di Tengah Budaya Gila Kerja

Warga Seoul Ikut Kontes Tidur Siang karena Cuma Bisa Tidur 3 Jam Sehari di Tengah Budaya Gila Kerja

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ratusan anak muda Seoul berkumpul di taman tepi Sungai Han pada Sabtu (2/5/2026) bukan untuk olahraga atau...

Lebaran Depok 2026 Dibuka dengan Ngubek Empang, Peserta Wajib Tangkap Ikan Pakai Tangan

Lebaran Depok 2026 Dibuka dengan Ngubek Empang, Peserta Wajib Tangkap Ikan Pakai Tangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemkot Depok kembali menggelar tradisi Ngubek Empang sebagai pembuka Lebaran Depok 2026. Kegiatan berlangsung serentak Selasa (5/5/2026)...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pemerintah Kembangkan CNG Pengganti LPG 3 Kg, Ini Penjelasannya

Wedding Expo GAS Hadirkan Akad Nikah Langsung di CFD Medan

May 5, 2026
Bocoran Xiaomi 17T dan 17T Pro, Spesifikasi dan Harga Mulai Terungkap

Bocoran Xiaomi 17T dan 17T Pro, Spesifikasi dan Harga Mulai Terungkap

May 5, 2026
Traveloka Umumkan Pemenang Gebyar 2025, Hadirkan Hadiah Mobil Listrik

Traveloka Umumkan Pemenang Gebyar 2025, Hadirkan Hadiah Mobil Listrik

May 5, 2026
Transjakarta Blok M–Bandara Soekarno Hatta Segera Dibuka

Pertalite Hilang di Sejumlah SPBU, Pertamina Ungkap Penyebabnya

May 5, 2026
Hasil Piala Asia U17 2026: Indonesia U17 Taklukkan China Lewat Gol Menit Akhir

Hasil Piala Asia U17 2026: Indonesia U17 Taklukkan China Lewat Gol Menit Akhir

May 6, 2026
Ranking Kampus Berprestasi 2026: UGM Puncaki, ITS dan UB Menyusul

Ranking Kampus Berprestasi 2026: UGM Puncaki, ITS dan UB Menyusul

May 5, 2026
Persib Pimpin Super League 2026, Borneo FC Terus Tempel

Persib Pimpin Super League 2026, Borneo FC Terus Tempel

May 5, 2026
Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri dari KPRP

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri dari KPRP

May 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved