• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

PPN 12 Persen dan Dampaknya pada Daya Beli Masyarakat

Saeful Imam by Saeful Imam
May 13, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
PPN 12 Persen dan Dampaknya pada Daya Beli Masyarakat

dampak PPN pada daya beli masyarakat

JAKARTA, COBISNIS.COM – Pemerintah perlu merenungkan kembali rencana kenaikan PPN dari 11 persen menjadi 12 persen pada tahun 2025.

Menurut Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Eko Listiyanto, peningkatan ini harus dipertimbangkan dengan cermat berdasarkan situasi ekonomi terkini.

Namun, menurutnya, saat ini dan masa depan belum tepat untuk menerapkan kenaikan PPN.

Meskipun tahun 2024 didukung oleh momentum Pemilu, Ramadan, dan persiapan Lebaran, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I hanya mencapai 5,11 persen, di bawah asumsi sebelumnya.

Hal ini menunjukkan penurunan daya beli yang nyata.

Daya beli masyarakat terbukti tertahan dengan pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang hanya mencapai 4,9 persen pada kuartal I 2024.

Menurut Eko, meskipun tanda-tanda kenaikan PPN belum tampak, namun ada indikasi bahwa konsumsi sudah mulai melambat.

Oleh karena itu, menurutnya, rencana kenaikan PPN tahun depan berpotensi menghambat target pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2024 juga terpengaruh oleh PHK di berbagai sektor, serta kondisi nilai tukar yang melesat di atas asumsi dalam APBN 2025.

Dengan rupiah yang melemah terhadap dolar AS, mencapai Rp 16.047 per dolar AS menurut data Bloomberg pada tanggal 8 Mei, kenaikan PPN dapat menjadi sebuah kesalahan dalam upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, penilaian ulang terhadap rencana kenaikan PPN sangat penting mengingat kondisi ekonomi yang masih rapuh. Keputusan ini harus mempertimbangkan dampaknya terhadap daya beli masyarakat serta potensi penurunan pertumbuhan ekonomi yang lebih lanjut.

Tags: daya beli masyarakatIndefppn 12 persen

Related Posts

Isu MBG Dongkrak Harga Pangan Dinilai Keliru, Pengamat Soroti Dampak Positif bagi Petani dan Tenaga Kerja

Pendiri INDEF Nilai Dampak Program MBG Tak Biasa, Dorong Arah Baru Ekonomi Nasional

by Dwi Natasya
December 31, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan hampir satu tahun dinilai membawa dampak yang melampaui program...

Damri Pastikan Tiket Transportasi Umum Tak Kena PPN 12 Persen

Damri Pastikan Tiket Transportasi Umum Tak Kena PPN 12 Persen

by Farida Ratnawati
December 24, 2024
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Direktur Utama (Dirut) Perum Damri Setia N Milatia Moemin memastikan, harga tiket transportasi umum tidak dikenakan pajak...

Sri Mulyani Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,17% pada Kuartal Pertama 2024

Kenaikan PPN Menjadi 12 Persen Akan Diberlakukan Tahun Depan

by Saeful Imam
November 15, 2024
0

JAKARTA, COBISNIS.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa rencana kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen...

Wamenkeu: Referensi Suku Bunga Miliki Pengaruh Panjang Terhadap Utang Pemerintah

Indef Sebut BI Harus Segera Pangkas Suku Bunga Acuan

by Farida Ratnawati
September 13, 2024
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai Bank Indonesia (BI) perlu untuk segera memangkas suku...

Indef Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2022 Mencapai 5,5 Persen

Indef Proyeksikan Aset Perbankan Syariah Dapat Capai Rp1.000 Triliun

by Farida Ratnawati
September 4, 2024
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memperkirakan aset perbankan syariah dapat mencapai Rp1.000 triliun dengan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

January 15, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved