• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, November 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Polemik Kasus Pengadaan Chromebook, Jaksa Klaim Rugikan Negara Rp2,1 T, Laksamana Sukardi Nilai Tak Ada Mens Rea

Dwi Natasya by Dwi Natasya
December 19, 2025
in Nasional
0
Sidang Kasus Chromebook Ditunda, Kuasa Hukum Tegaskan Nadiem Tak Terima Aliran Dana

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan kembali menjadi sorotan publik. Perkara yang menyeret mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, memunculkan perdebatan tajam terkait ada atau tidaknya unsur niat jahat atau mens rea, seiring proses persidangan yang berjalan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

 

Kasus ini berkaitan dengan pengadaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi berupa laptop Chromebook dan Chrome Device Management pada periode 2019–2022. Kejaksaan Agung menetapkan lima tersangka, yakni Nadiem Makarim, mantan Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen Sri Wahyuningsih, Ibrahim, Mulyatsyah, serta mantan Staf Khusus Mendikbudristek Jurist Tan. Namun, berkas Jurist Tan belum dilimpahkan ke pengadilan karena yang bersangkutan masih berstatus buron.

 

Jaksa menilai perencanaan kebutuhan TIK dalam program tersebut tidak didasarkan pada analisis kebutuhan pendidikan dasar dan menengah yang memadai. Kondisi ini disebut berdampak pada tidak optimalnya pemanfaatan perangkat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar. Berdasarkan perhitungan penuntut umum, pengadaan tersebut diduga menimbulkan kerugian keuangan negara sekitar Rp2,1 triliun.

 

Dalam dakwaan, jaksa juga menguraikan adanya dugaan rekayasa dalam proses pengadaan, termasuk penyusunan kajian kebutuhan yang dinilai mengarahkan spesifikasi teknis pada penggunaan Chromebook dan Chrome OS. Nama Nadiem disebut memperoleh keuntungan dalam jumlah besar yang sempat diberitakan mencapai ratusan miliar rupiah, meski klaim tersebut telah dibantah oleh tim penasihat hukumnya.

 

Di tengah konstruksi dakwaan tersebut, pandangan berbeda disampaikan mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi. Melalui pernyataan yang disorot akun hukum.perubahan di media sosial, Laksamana menyebut tidak melihat adanya unsur niat jahat dalam kebijakan pengadaan Chromebook. Ia menyinggung fakta bahwa Nadiem disebut mengajak Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara serta Kejaksaan Agung untuk ikut mengawasi jalannya program, yang menurutnya menjadi indikator ketiadaan mens rea.

 

Laksamana juga mengaitkan kasus ini dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan yang, menurut narasi tersebut, tidak menemukan adanya kerugian negara. Pernyataan ini berseberangan dengan sikap resmi Kejaksaan Agung yang menegaskan telah terjadi kerugian negara Rp2,1 triliun. Perbedaan pandangan inilah yang kemudian memicu polemik di ruang publik maupun di ruang sidang.

 

Jaksa Penuntut Umum tetap berpegang pada dakwaan bahwa unsur niat jahat tercermin dari rangkaian tindakan para terdakwa dalam merancang dan melaksanakan pengadaan. Jaksa menilai spesifikasi teknis Chromebook diduga telah dikondisikan dan dibocorkan kepada calon penyedia tertentu, sehingga menguntungkan pihak korporasi dan merugikan keuangan negara.

 

Sementara itu, pihak Nadiem dan pendukungnya menekankan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan digitalisasi pendidikan yang dilandasi itikad baik. Mereka menyatakan tidak ada aliran dana pribadi kepada Nadiem, serta menyebut transaksi bernilai besar yang beredar di pemberitaan sebagai transaksi korporasi, bukan hasil korupsi.

 

Perbedaan tajam antara dakwaan jaksa, kritik dari tokoh seperti Laksamana Sukardi, dan pembelaan tim hukum Nadiem menjadikan perkara pengadaan Chromebook ini sebagai ujian penting bagi transparansi penegakan hukum, akurasi perhitungan kerugian negara, serta penerapan unsur mens rea dalam kasus korupsi kebijakan di Indonesia.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free online course
download redmi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comKasus ChromebookNadiem Makarim

Related Posts

Tampil Gemilang, Veda Ega Pratama Finis Kedua di Moto3 Malaysia

Tampil Gemilang, Veda Ega Pratama Finis Kedua di Moto3 Malaysia

by Hidayat Taufik
November 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Veda Ega Pratama mengukir hasil positif dengan menempati podium kedua pada seri Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit...

Respons Gerindra, PDIP, dan PKB Usai Putusan MA soal Suket Gibran

Respons Gerindra, PDIP, dan PKB Usai Putusan MA soal Suket Gibran

by Hidayat Taufik
November 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Putusan Mahkamah Agung mengenai surat keterangan penyetaraan pendidikan SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat respons dari...

Dokter Ungkap Dampak Merokok terhadap Perubahan Kualitas Suara

Dokter Ungkap Dampak Merokok terhadap Perubahan Kualitas Suara

by Hidayat Taufik
November 1, 2026
0

JAKARTA, Cobinis.com - Kebiasaan merokok tidak hanya berdampak pada kesehatan paru-paru, tetapi juga berpotensi mengubah kualitas suara. Paparan asap rokok...

Memahami Perbedaan Introvert, Ekstrovert, dan Ambivert serta Ciri-cirinya

Memahami Perbedaan Introvert, Ekstrovert, dan Ambivert serta Ciri-cirinya

by Hidayat Taufik
November 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam berinteraksi dengan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya. Ada yang merasa...

Kecerdasan Anak Diturunkan dari Ayah atau Ibu? Simak Penjelasan Ilmiahnya

Kecerdasan Anak Diturunkan dari Ayah atau Ibu? Simak Penjelasan Ilmiahnya

by Hidayat Taufik
November 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecerdasan anak kerap dikaitkan dengan faktor keturunan dari kedua orang tua. Namun, anggapan yang berkembang selama ini...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

Jisoo BLACKPINK Rilis ADDICTED, Ini Makna di Balik Lagunya

October 30, 2026
Ikan Asli Indonesia Ini Disebut Ungguli Salmon dalam Kandungan Omega-3

Ikan Asli Indonesia Ini Disebut Ungguli Salmon dalam Kandungan Omega-3

October 31, 2026
Massa Ormas Kembali Geruduk Kawasan Pabrik BYD Subang

Massa Ormas Kembali Geruduk Kawasan Pabrik BYD Subang

October 31, 2026
Dokter Ungkap Dampak Merokok terhadap Perubahan Kualitas Suara

Dokter Ungkap Dampak Merokok terhadap Perubahan Kualitas Suara

November 1, 2026
Kismis - pexels/Yusuf Çelik

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Kismis dan Plum Kering? Ini Penjelasannya Dari Ahli

November 1, 2026
Susu Kedelai - pexels/Polina Tankilevitch

4 Protein Nabati yang dipercaya Dapat Menjaga Kesehatan Tulang

November 1, 2026
Tampil Gemilang, Veda Ega Pratama Finis Kedua di Moto3 Malaysia

Tampil Gemilang, Veda Ega Pratama Finis Kedua di Moto3 Malaysia

November 1, 2026
Jalan Kaki - pexels/Ihsan Adityawarman

Jalan Kaki Pagi atau Sore, Mana yang Lebih Baik untuk Mengelola Gula Darah?

November 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved