• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, March 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Plan Indonesia Serukan Perlindungan bagi Awak Kapal Perikanan dari Kerja Paksa dan Perdagangan Orang di Masa Pandemik COVID-19

Nina Karlita by Nina Karlita
July 30, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Plan Indonesia Serukan Perlindungan bagi Awak Kapal Perikanan dari Kerja Paksa dan  Perdagangan Orang di Masa Pandemik COVID-19

Cobisnis.com – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menyelenggarakan diskusi
nasional tentang “Perlindungan bagi Awak Kapal Perikanan dari Pandemik COVID-19 dan Perdagangan
Orang” pada Kamis (30/7). Acara daring ini membahas upaya berbagai pemangku kepentingan dalam
memberantas praktik eksploitatif di industri perikanan termasuk kerja paksa dan perdagangan orang,
sekaligus melindungi keselamatan awak kapal perikanan (AKP). Gejolak ekonomi di tengah pandemik
COVID-19 meningkatkan resiko perdagangan orang, termasuk pada AKP.

Melalui acara ini, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves),
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Departemen Ketenagakerjaan Amerika Serikat (USDOL),
SAFE Seas Project dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) sepakat bahwa forum ini sangat penting
untuk memperkuat dan meningkatkan regulasi, kebijakan dan koordinasi untuk memperkuat perlindungan
bagi awak kapal perikanan dari kerja paksa dan perdagangan orang.

Laporan FAO: Fish to 2030 memproyeksikan bahwa produksi ikan global akan naik menjadi 187 juta ton
pada tahun 2030 sehingga permintaan tenaga kerja AKP akan meningkat1. Bertambahnya permintaan dan
berkurangnya pasokan sumber daya ikan menyebabkan kapal semakin menjauhi daratan dan bertahan di
tengah laut dalam waktu yang lama. Akibatnya, praktik eksploitatif pun sangat mungkin terjadi, seperti kerja
paksa dan perdagangan orang pada AKP.

“Hari Menentang Perdagangan Manusia Sedunia mengingatkan kita akan perlunya bekerja secara
kolaboratif untuk mengakhiri perbudakan modern ini termasuk praktik pekerja anak di industri perikanan,”
kata Romatio Wulandari, Direktur Program Yayasan Plan International Indonesia.

Perdagangan manusia mempengaruhi setiap negara di dunia, baik sebagai negara asal, transit atau tujuan
bahkan kombinasi dari ketiganya. Implikasi pandemik COVID-19 juga telah menyebabkan peningkatan
perdagangan manusia di laut karena memicu ketidakpastian ekonomi bagi para AKP.

Saat ini, pemerintah Indonesia sedang dalam proses meratifikasi Konvesi ILO tentang Kerja di Bidang
Penangkapan Ikan No. 188/2007. “Kerangka peraturan ini akan menjadi dasar kami untuk menegakkan
hukum terhadap perlangaran hak-hak dasar pekerja ikan di Indonesia, yang terjadi di dalam negeri dan di
luar negeri. Diharapkan untuk mendorong sinergi yang lebih baik di antara lembaga kementerian dalam
menyelaraskan peraturan dan menerapkan prosedur standar perekrutan pekerja ikan, sebelum
keberangkatan, penempatan, tempat kerja dan sampai mereka kembali ke rumah.” jelas Basilio Dias
Araujo, Kepala Tim Nasional untuk Perlindungan Awak Kapal Perikanan dan Asisten Deputi Keamanan
dan Ketahanan Maritim Kemenko Marves.

Melalui proyek SAFE Seas, Plan Indonesia, didukung oleh USDOL, membentuk Safe Fishing Alliance
(SFA) untuk mendorong rantai pasokan yang adil dan transparan dalam industri perikanan di antara sektor
swasta dan pemerintah. Di tingkat komunitas, SAFE Seas bermitra dengan Destructive Fishing Watch
(DFW) Indonesia dengan mendirikan dua Fishers’ Center di Tegal, Jawa Tengah dan Bitung, Sulawesi,
Utara. Fishers’ Center memastikan mekanisme pelaporan untuk para AKP relevan, mudah di akses dan
responsif.

“Dengan adanya Fishers’ Center, kami bertujuan untuk mengakhiri praktik-praktik ekspolitatif di kapal
penangkapan, dan juga meningkatan pemahanan pekerja di industri perikanan pada hak-hak kerja mereka
dan kondisi kerja yang layak,” jelas Nono Sumarsono, Direktur SAFE Seas Project.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
download redmi firmware
Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: CobisnisKapalPlan Indonesia

Related Posts

Jamkrindo dan IFG Group Berangkatkan 25.304 Pemudik dalam Program Mudik Nyaman Bersama BUMN

Jamkrindo dan IFG Group Berangkatkan 25.304 Pemudik dalam Program Mudik Nyaman Bersama BUMN

by Rizki Meirino
March 18, 2026
0

JAKARTA,Cobisnis.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) bersama Indonesia Financial Group (IFG) Group turut berpartisipasi dalam program Mudik Nyaman Bersama...

Konflik Iran Ganggu Agenda Global, Pertemuan Trump dan Xi Jinping Mundur

Konflik Iran Ganggu Agenda Global, Pertemuan Trump dan Xi Jinping Mundur

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Donald Trump menunda rencana kunjungannya ke China untuk bertemu Xi Jinping. Keputusan ini diambil karena fokus...

Konflik Global Memanas, BI Pastikan Tak Ada Opsi Turunkan Suku Bunga

Konflik Global Memanas, BI Pastikan Tak Ada Opsi Turunkan Suku Bunga

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Indonesia memastikan tidak ada opsi penurunan suku bunga acuan dalam waktu dekat. Keputusan ini diambil untuk...

Kisah ABK di Tengah Perang: Drone Menyerang, Rudal Terbang Setiap Hari di Selat Hormuz

Kisah ABK di Tengah Perang: Drone Menyerang, Rudal Terbang Setiap Hari di Selat Hormuz

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal China mengungkap situasi mencekam di perairan Selat Hormuz setelah jalur pelayaran...

Trump Klaim Menang Lawan Iran, Tapi Minta Sekutu Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Trump Klaim Menang Lawan Iran, Tapi Minta Sekutu Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta sejumlah negara sekutu mengirim kapal perang ke kawasan Selat Hormuz untuk...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
UMKM Lokal Raup Cuan di Ramadan, TikTok Jadi Kunci Promosi Efektif

UMKM Lokal Raup Cuan di Ramadan, TikTok Jadi Kunci Promosi Efektif

March 17, 2026
Mudik Aman Berbagi Harapan, Bank Mandiri Fasilitasi Ribuan Pemudik

Mudik Aman Berbagi Harapan, Bank Mandiri Fasilitasi Ribuan Pemudik

March 18, 2026
Mandiri Inhealth Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Optimal Saat Mudik Lebaran

Mandiri Inhealth Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Optimal Saat Mudik Lebaran

March 18, 2026
Empat Oknum Prajurit TNI Ditahan dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Empat Oknum Prajurit TNI Ditahan dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

March 18, 2026
Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doa

Kemenag Tetapkan Jadwal Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

March 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved