• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 15, 2026
in Lifestyle
0
Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

JAKARTA, Cobisnis.com – Ada beberapa hal yang paling dinikmati Arabella Carey Adolfsson sejak tinggal di Swedia, mulai dari memancing di dekat rumahnya di tepi danau saat musim panas hingga memotret keindahan alam di sekelilingnya.

Bersama suaminya, Stefan, warga asli Swedia, Arabella kerap berperahu dari Torpön pulau kecil tempat mereka tinggal menyusuri Danau Sommen, menikmati pemandangan ladang, hutan, dan tebing di sekitarnya.

“Tempat ini indah sekali,” kata Arabella, yang lahir dan besar di San Diego. “Swedia itu cantik. Danaunya cantik. Udaranya bersih. Tidak ada kemacetan.”

Sejak pindah ke Skandinavia pada 2022 setelah menghabiskan sebagian besar hidupnya di California, ia mulai menghargai ritme empat musim yang jelas, meski mengakui musim dingin Swedia “bisa sangat brutal”.

Kedekatan dengan negara-negara Eropa lain juga menjadi daya tarik. Pasangan ini kadang berkendara ke Kopenhagen lalu terbang ke Portugal, atau menuju Stockholm yang berjarak sekitar empat jam untuk kemudian terbang ke Latvia atau Hungaria.

Namun hampir tiga tahun setelah pindah, Arabella menyadari ada harga yang harus dibayar dan tak sepenuhnya ia perkirakan sebelumnya.

Ia dan Stefan, yang menikah pada 2009, awalnya membayangkan hidup berpindah-pindah antara Swedia, Meksiko, dan California. Keduanya memiliki tiga anak dan tiga cucu. Mereka sempat tinggal di Lund, Swedia selatan, pada 2016, tetapi setelah dua setengah tahun Arabella kembali ke AS karena rindu kampung halaman.

Kesempatan kedua datang pada Agustus 2022, ketika Arabella menemukan iklan rumah tepi danau berperabot lengkap di Torpön. Dalam sebulan rumah itu dibeli, dan pada Oktober mereka resmi pindah.

Baru setelah tiba, Arabella menyadari rumah barunya berada “di tengah antah berantah”. Pulau Torpön kecil dan jarang penduduk, berjarak setidaknya setengah jam berkendara ke tempat yang ia sebut “peradaban”.

Hari-hari bisa berlalu tanpa ia bertemu siapa pun selain suaminya. “Saya tipe orang yang mendapatkan energi dari berada di sekitar orang lain,” ujarnya. Di Torpön, warga cenderung menjaga jarak dan bersikap tertutup, sehingga berteman menjadi tantangan.

Di San Diego, Arabella dikelilingi keluarga besar. Kehilangan komunitas itu menjadi salah satu penyesuaian tersulit. “Ada bagian besar dari hidup saya yang hilang,” katanya. “Dan sampai sekarang saya belum tahu apa penggantinya.”

Ia menyadari hidup di kota mungkin akan terasa berbeda dibanding pulau terpencil tanpa transportasi umum dan hanya satu restoran. Musim panas di Torpön ramai dengan aktivitas air, tetapi musim dinginnya panjang dan sunyi.

Beradaptasi, menurutnya, membutuhkan “reset mental”. Ia mengisi waktu dengan bepergian keliling Eropa, menulis buku anak-anak terinspirasi dari cucunya, serta membuat kolase foto untuk keluarga. Panggilan video rutin juga membantunya tetap terhubung dengan keluarga di AS.

Bahasa menjadi tantangan lain. Meski sempat belajar bahasa Swedia, keterbatasannya membuat integrasi sosial tak mudah. Ia juga harus menyesuaikan diri dengan budaya Swedia yang lebih tertutup. “Saya Hispanic, kami terbiasa berpelukan dan mencium,” katanya. “Orang Swedia lebih menjaga jarak.”

Meski begitu, ada banyak sisi positif. Hidupnya kini jauh lebih tenang dan minim stres. Biaya hidup lebih murah dibanding California, termasuk perumahan dan layanan kesehatan. Namun ia tetap merindukan makanan Meksiko dan kemudahan hidup di AS.

Kini Arabella berencana tetap tinggal di Swedia sambil sesekali pulang ke San Diego, dengan harapan suatu hari bisa kembali menetap di sana. Pesannya bagi siapa pun yang ingin pindah negara di usia matang: pastikan punya koneksi dengan tempat tujuan dan siap menghadapi rasa sepi.

“Kamu akan merasa kesepian di beberapa waktu,” ujarnya. “Tapi kamu juga akan menciptakan kenangan indah.”

Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: cobisnis.comEkspatriatHidupDiSwediaMigrasi

Related Posts

Avengers: Endgame Encore kembali tayang dengan adegan tambahan yang dirancang Marvel untuk menghubungkan kisah film 2019 dengan Avengers: Doomsday.

Alasan Marvel Hadirkan Lagi Avengers: Endgame

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Marvel Studios kembali menghadirkan Avengers: Endgame (2019) melalui versi Avengers: Endgame Encore yang akan tayang di bioskop...

Heboh! Ombudsman Temukan Dugaan Tarif Rp250 Juta untuk Pakai HP di Rutan

Heboh! Ombudsman Temukan Dugaan Tarif Rp250 Juta untuk Pakai HP di Rutan

by Hidayat Taufik
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ombudsman RI mengungkap sejumlah temuan saat melakukan inspeksi mendadak di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Pondok Bambu,...

Brendan Fraser dan Rachel Weisz kembali terlihat bersama di lokasi syuting The Mummy 4, menandai reuni mereka sebagai Rick O'Connell dan Evelyn Carnahan.

Brendan Fraser dan Rachel Weisz Reuni di Mummy 4

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Brendan Fraser dan Rachel Weisz kembali terlihat bersama di lokasi syuting The Mummy 4, menandai reuni dua...

Gajah Sumatera Lisa melahirkan anak jantan di camp Elephant Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo. Anak gajah lahir sehat dengan berat 129 kg.

Gajah Lisa Lahirkan Anak Jantan di Tesso Nilo

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kabar bahagia datang dari camp Elephant Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo, Pelalawan, Riau, setelah gajah Sumatera...

Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

by Hidayat Taufik
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ratusan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (Speed) menggelar aksi di depan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
World Heart Day 2026, Obesitas dan Risiko Jantung

World Heart Day 2026, Obesitas dan Risiko Jantung

September 28, 2026
PMSol dan PTK Group Dorong Ekosistem Biodiesel Nasional

PMSol dan PTK Group Dorong Ekosistem Biodiesel Nasional

September 28, 2026
Ilustrasi Begadang- pexels/Ron Lach

Ahli Sarankan untuk Tidak Tidur Setelah Tengah Malam, Ini Akibatnya

September 29, 2026
PLN Indonesia Power Perkuat Kontribusi Program TJSL

PLN Indonesia Power Perkuat Kontribusi Program TJSL

September 29, 2026
DIDIMAX Raih Juara 1 Highest Exchange Traded Volume

DIDIMAX Raih Juara 1 Highest Exchange Traded Volume

September 29, 2026
Taemin SHINee

Visa Bermasalah, Taemin Tunda Tur Amerika

September 29, 2026
Bruno Fernandes tetap bersama Timnas Portugal meski mengalami cedera dan berpeluang kembali tampil saat menghadapi Denmark di UEFA Nations League.

Bruno Fernandes Bidik Comeback Lawan Denmark

September 29, 2026
MD Entertainment dan SBS menandatangani MOU kerja sama konten, termasuk menghadirkan program SBS dan mengembangkan remake berbahasa Indonesia.

MD Entertainment-SBS Garap Remake Konten Korea

September 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved