• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 15, 2026
in Lifestyle
0
Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

JAKARTA, Cobisnis.com – Ada beberapa hal yang paling dinikmati Arabella Carey Adolfsson sejak tinggal di Swedia, mulai dari memancing di dekat rumahnya di tepi danau saat musim panas hingga memotret keindahan alam di sekelilingnya.

Bersama suaminya, Stefan, warga asli Swedia, Arabella kerap berperahu dari Torpön pulau kecil tempat mereka tinggal menyusuri Danau Sommen, menikmati pemandangan ladang, hutan, dan tebing di sekitarnya.

“Tempat ini indah sekali,” kata Arabella, yang lahir dan besar di San Diego. “Swedia itu cantik. Danaunya cantik. Udaranya bersih. Tidak ada kemacetan.”

Sejak pindah ke Skandinavia pada 2022 setelah menghabiskan sebagian besar hidupnya di California, ia mulai menghargai ritme empat musim yang jelas, meski mengakui musim dingin Swedia “bisa sangat brutal”.

Kedekatan dengan negara-negara Eropa lain juga menjadi daya tarik. Pasangan ini kadang berkendara ke Kopenhagen lalu terbang ke Portugal, atau menuju Stockholm yang berjarak sekitar empat jam untuk kemudian terbang ke Latvia atau Hungaria.

Namun hampir tiga tahun setelah pindah, Arabella menyadari ada harga yang harus dibayar dan tak sepenuhnya ia perkirakan sebelumnya.

Ia dan Stefan, yang menikah pada 2009, awalnya membayangkan hidup berpindah-pindah antara Swedia, Meksiko, dan California. Keduanya memiliki tiga anak dan tiga cucu. Mereka sempat tinggal di Lund, Swedia selatan, pada 2016, tetapi setelah dua setengah tahun Arabella kembali ke AS karena rindu kampung halaman.

Kesempatan kedua datang pada Agustus 2022, ketika Arabella menemukan iklan rumah tepi danau berperabot lengkap di Torpön. Dalam sebulan rumah itu dibeli, dan pada Oktober mereka resmi pindah.

Baru setelah tiba, Arabella menyadari rumah barunya berada “di tengah antah berantah”. Pulau Torpön kecil dan jarang penduduk, berjarak setidaknya setengah jam berkendara ke tempat yang ia sebut “peradaban”.

Hari-hari bisa berlalu tanpa ia bertemu siapa pun selain suaminya. “Saya tipe orang yang mendapatkan energi dari berada di sekitar orang lain,” ujarnya. Di Torpön, warga cenderung menjaga jarak dan bersikap tertutup, sehingga berteman menjadi tantangan.

Di San Diego, Arabella dikelilingi keluarga besar. Kehilangan komunitas itu menjadi salah satu penyesuaian tersulit. “Ada bagian besar dari hidup saya yang hilang,” katanya. “Dan sampai sekarang saya belum tahu apa penggantinya.”

Ia menyadari hidup di kota mungkin akan terasa berbeda dibanding pulau terpencil tanpa transportasi umum dan hanya satu restoran. Musim panas di Torpön ramai dengan aktivitas air, tetapi musim dinginnya panjang dan sunyi.

Beradaptasi, menurutnya, membutuhkan “reset mental”. Ia mengisi waktu dengan bepergian keliling Eropa, menulis buku anak-anak terinspirasi dari cucunya, serta membuat kolase foto untuk keluarga. Panggilan video rutin juga membantunya tetap terhubung dengan keluarga di AS.

Bahasa menjadi tantangan lain. Meski sempat belajar bahasa Swedia, keterbatasannya membuat integrasi sosial tak mudah. Ia juga harus menyesuaikan diri dengan budaya Swedia yang lebih tertutup. “Saya Hispanic, kami terbiasa berpelukan dan mencium,” katanya. “Orang Swedia lebih menjaga jarak.”

Meski begitu, ada banyak sisi positif. Hidupnya kini jauh lebih tenang dan minim stres. Biaya hidup lebih murah dibanding California, termasuk perumahan dan layanan kesehatan. Namun ia tetap merindukan makanan Meksiko dan kemudahan hidup di AS.

Kini Arabella berencana tetap tinggal di Swedia sambil sesekali pulang ke San Diego, dengan harapan suatu hari bisa kembali menetap di sana. Pesannya bagi siapa pun yang ingin pindah negara di usia matang: pastikan punya koneksi dengan tempat tujuan dan siap menghadapi rasa sepi.

“Kamu akan merasa kesepian di beberapa waktu,” ujarnya. “Tapi kamu juga akan menciptakan kenangan indah.”

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
Tags: cobisnis.comEkspatriatHidupDiSwediaMigrasi

Related Posts

Mahfud MD Tetap Kritis Meski Di Luar Pemerintahan

Mahfud MD Tetap Kritis Meski Di Luar Pemerintahan

by Hidayat Taufik
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mahfud MD menepis anggapan bahwa sikap kritisnya kepada pemerintah baru muncul setelah dirinya tidak lagi berada dalam...

Harry Kane Bayern Munich

Kane Prioritaskan Bayern Ketimbang Pulang Inggris

by Desti Dwi Natasya
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penyerang Bayern Munich sekaligus kapten Timnas Inggris, Harry Kane, mengisyaratkan dirinya masih membuka peluang untuk memperpanjang kontrak...

BNI bantu korban bencana NTT

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Korban Bencana NTT

by Rizki Meirino
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus menyalurkan dukungan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa...

KPK Temukan Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Silmy

KPK Temukan Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Silmy

by Hidayat Taufik
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan sejumlah aset dengan nilai sekitar Rp150 miliar dalam proses penyidikan dugaan...

Ekonomi global

JLL: Kondisi Ekonomi dan Ketidakpastian Global Memengaruhi Tren Perkantoran di Kawasan Asia Pasifik

by Iwan Supriyatna
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Biaya penataan ulang kantor (office fit-out) di berbagai negara Asia Pasifik terus mengalami peningkatan. Menurut JLL (NYSE:...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

August 19, 2026
3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

August 19, 2026
Susah Tidur karena Lapar? Coba Camilan Ini

Susah Tidur karena Lapar? Coba Camilan Ini

August 19, 2026
Netanyahu Bela Serangan Israel ke Suriah, AS Justru Kritik Keras

Netanyahu Bela Serangan Israel ke Suriah, AS Justru Kritik Keras

August 19, 2026
Mahfud MD Tetap Kritis Meski Di Luar Pemerintahan

Mahfud MD Tetap Kritis Meski Di Luar Pemerintahan

August 20, 2026
MEGA SHOW Hong Kong 2026

MEGA SHOW Hong Kong 2026 Siap Hadirkan 3.000 Eksibitor

August 20, 2026
Harry Kane Bayern Munich

Kane Prioritaskan Bayern Ketimbang Pulang Inggris

August 20, 2026
BNI bantu korban bencana NTT

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Korban Bencana NTT

August 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved