• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Petani Kedelai AS Terhantam Krisis Akibat Hilangnya Pasar China

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 10, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Petani Kedelai AS Terhantam Krisis Akibat Hilangnya Pasar China

JAKARTA, Cobisnis.com – Petani kedelai Amerika Serikat menghadapi krisis serius menjelang musim panen setelah China, pembeli terbesar mereka, tidak mencatatkan satu pun pesanan tahun ini. Kondisi ini menandai pertama kalinya dalam sejarah perdagangan kedelai AS kehilangan pasar terbesar yang biasanya menyerap seperempat produksi tahunan.

China sebelumnya membeli lebih banyak kedelai AS dibanding gabungan seluruh pembeli asing lain. Namun, pada 2025, permintaan dari Negeri Tirai Bambu nol, memperparah tekanan yang sudah ada. Harga kedelai kini 40% lebih rendah dibanding tiga tahun lalu, sementara biaya produksi dan bunga pinjaman terus meningkat.

Harga kontrak berjangka September hanya sekitar US$10,10 per bushel, lebih rendah dari biaya produksi US$11,03. Banyak petani kini menanam dalam kondisi merugi. Presiden American Soybean Association, Caleb Ragland, mengaku usahanya sendiri menanggung kerugian hingga US$750.000 dan bergantung pada pinjaman untuk bertahan.

Krisis ini memengaruhi 500.000 petani kedelai di AS dan berpotensi berdampak sistemik. Pertanian menyumbang 18,7% dari PDB AS atau sekitar US$9,5 triliun per tahun, serta menopang lebih dari sejuta lapangan kerja. Ekspor kedelai sendiri mendukung lebih dari 231.000 pekerjaan di sektor pertanian, manufaktur, logistik, hingga usaha kecil pedesaan.

Penyebab utama krisis adalah tensi dagang AS–China. Kedelai AS dikenai tarif balasan hingga 34%, membuat posisinya kalah bersaing dengan Brasil. Data terbaru menunjukkan China justru mencatat rekor impor kedelai dari Brasil, yakni 15,7 juta ton pada Maret 2025, dengan tiga perempatnya dikirim ke China. Pada 2024, 71% impor kedelai China sudah berasal dari Brasil.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download karbonn firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Amerika SerikatChinaCobisnisekonomi duniaEkonomi globalEksporPebisnismuda

Related Posts

Persija Gagal Raih Poin, Bhayangkara FC Menang Dramatis 3-2

Persija Gagal Raih Poin, Bhayangkara FC Menang Dramatis 3-2

by Hidayat Taufik
April 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Laga pekan ke-26 Liga 1 Indonesia 2025/2026 berlangsung sengit. Persija Jakarta kalah 2-3 dari Bhayangkara FC pada...

Dua Orang Diduga Keluarga Soleimani Ditangkap di AS, Status Diperdebatkan

Dua Orang Diduga Keluarga Soleimani Ditangkap di AS, Status Diperdebatkan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat mengklaim telah menangkap dua anggota keluarga mendiang jenderal Iran Qassem Soleimani setelah status izin tinggal...

Anjloknya Harga Ayam Hidup Picu Keluhan Peternak, Ini Faktor Penyebabnya

Anjloknya Harga Ayam Hidup Picu Keluhan Peternak, Ini Faktor Penyebabnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga ayam hidup di tingkat peternak anjlok ke kisaran Rp 18.000–Rp 18.500 per kilogram usai Idul Fitri...

Dampak Perang Iran, Trump Ajukan Kenaikan Anggaran Pertahanan Rp 25.470 T

Dampak Perang Iran, Trump Ajukan Kenaikan Anggaran Pertahanan Rp 25.470 T

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengajukan tambahan anggaran pertahanan US$ 1,5 triliun atau Rp 25.470 triliun untuk...

Mesir Naikkan Tarif Listrik di Tengah Tekanan Perang dan Krisis Energi Global

Mesir Naikkan Tarif Listrik di Tengah Tekanan Perang dan Krisis Energi Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Mesir resmi menaikkan tarif listrik untuk rumah tangga berdaya besar dan sektor bisnis mulai April 2026...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Inklusi Keuangan Sejak Dini Versi Bank BTN

Inklusi Keuangan Sejak Dini Versi Bank BTN

August 14, 2020
BSI Scholarship Pelajar Catat 413 Lolos SNBP ke 83 Kampus

BSI Scholarship Pelajar Catat 413 Lolos SNBP ke 83 Kampus

April 5, 2026
Warga Taiwan Siapkan Rencana Kabur Saat Ancaman China Meningkat

Warga Taiwan Siapkan Rencana Kabur Saat Ancaman China Meningkat

April 4, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Aceh dan Sultra

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Aceh dan Sultra

April 5, 2026
Dituding Danai Roy Suryo, Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi

Dituding Danai Roy Suryo, Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi

April 6, 2026
Senggolan Innova-Livina, Polisi Kesulitan Lacak Pemilik Asli Kendaraan

Senggolan Innova-Livina, Polisi Kesulitan Lacak Pemilik Asli Kendaraan

April 5, 2026
Persija Gagal Raih Poin, Bhayangkara FC Menang Dramatis 3-2

Persija Gagal Raih Poin, Bhayangkara FC Menang Dramatis 3-2

April 5, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Aceh dan Sultra

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Aceh dan Sultra

April 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved