• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Perdagangan Manusia Kini Menggunakan Internet, Media Sosial, dan Aplikasi

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
October 18, 2020
in Teknologi
0
Perdagangan Manusia Kini Menggunakan Internet, Media Sosial, dan Aplikasi

Cobisnis.com – Teknologi komunikasi modern, sebuah saja internet, media sosial, dan aplikasi seluler – telah secara signifikan mempengaruhi operasional kelompok kejahatan terorganisir yang terlibat dalam perdagangan manusia (Trafficking in Human Beings/THB).

Teknologi telah memperluas kemampuan penjahat untuk memperdagangkan manusia untuk berbagai jenis eksploitasi, termasuk eksploitasi seksual dan tenaga kerja, pengambilan organ, adopsi anak secara ilegal, dan kawin paksa.

Pelaku perdagangan manusia menggunakan teknologi komunikasi yang semakin modern untuk mengeksploitasi korbannya berulang kali: mulai dari mengiklankan dan merekrut korban, hingga memeras korban dengan foto dan video untuk mengontrol pergerakannya.

Uni Eropa (UE) bersama Europol menerbitkan laporan terbaru bertajuk “Tantangan Melawan Perdagangan Manusia di Era Digital” sebagai bagian dari peringatan Hari Anti-Perdagangan Manusia UE 2020.

Dalam laporan setebal 7 halaman dinyatakan perlunya semua pihak berkolaborasi seperti mengumpulkan data dan informasi intelejen.

Mengumpulkan lebih banyak bukti digital untuk menghubungkan titik-titik antara investigasi nasional dan internasional sangat diperlukan untuk memerangi perdagangan manusia, sebagai salah satu prioritas utama UE dan Europol.

“Teknologi memberi perdagangan manusia (Trafficker) kemampuan untuk merekrut korban tanpa bertatap muka interaksi, sehingga mengurangi risiko terdeteksi oleh penegak hukum,” tulis laporan tersebut.

Media Sosial

Platform media sosial telah digunakan sebagai katalog virtual oleh penjahat untuk mengidentifikasi korban baru dan mengembangkan strategi pemantauan. Karena sejumlah besar informasi tentang latar belakang psikologis dan pribadi pengguna (misalnya tingkat pendidikan, ikatan keluarga, status ekonomi, tempat tinggal, jaringan pertemanan, dll.) sering ditampilkan di medsos (sering kali disertai gambar).

“Media sosial juga digunakan sebagai senjata psikologis, dimana pelaku perdagangan manusia mengancam akan mengunggah gambar korban yang diretas/dibobol jika gagal memenuhi tuntutan para penjahat.”

Laporan itu juga menyebut kelompok sasaran yang rentan. Mayoritas korban yang teridentifikasi dalam kasus-kasus THB melibatkan komponen online, dimana perempuan dewasa yang paling banyak dieksploitasi, khususnya kejahatan perdagangan manusia di Negara Anggota UE.

“Anak di bawah umur juga merupakan kelompok sasaran yang sangat rentan karena “kebersihan digital” anak-anak yang buruk.”

Para pelaku Trafficker online juga sangat canggih. Mereka mampu memiliki kekayaan informasi tentang anak-anak yang berpotensi rentan dan mudah diakses di internet, memungkinkan para Trafficker menjalankan taktik social engineering hingga grooming dan perundungan (bully).

“Mereka (para penjahat) dapat menjalankan strategi perekrutan berdasarkan profil online korban. Dua bentuk strategi rekrutmen online yang dapat diidentifikasi dalam konteks ini adalah: rekrutmen aktif dan pasif.”

Perekrutan aktif menyerupai teknik ‘memancing kail’ dan melibatkan penjahat, misalnya, memposting iklan pekerjaan palsu di portal pekerjaan terpercaya dan mem-blasting di pasar media sosial.

Jaringan kriminal juga membuat situs web lengkap dari agen tenaga kerja palsu, yang sering kali dipromosikan di media sosial agar mudah diakses oleh lebih banyak calon korban. Terkadang situs web ini menyertakan obrolan langsung, yang seolah-olah mengizinkan kontak langsung dengan manajer perekrutan yang diduga.

“Beberapa tahun ke depan akan menjadi sangat penting bagi semua pihak untuk mengidentifikasi dan menyetujui kerangka hukum dan teknis, yang dapat diterapkan untuk bertindak secara efektif melawan perdagangan manusia di era digital.”

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download mobile firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: Bisnis indonesiaCobisnisHumanperdahangan manusia

Related Posts

Masuk Hari ke-7, 8 Orang Hilang di Anak Krakatau Masih Dicari

Masuk Hari ke-7, 8 Orang Hilang di Anak Krakatau Masih Dicari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pencarian terhadap delapan orang yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau memasuki hari ketujuh pada Senin, 14...

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 7.000, Tembus Rp 2,61 Juta per Gram

Harga Emas Antam Pagi Ini Turun, 1 Gram Kini Rp2.602.000

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga emas Antam kembali turun pada Senin, 14 September 2026. Harga emas 24 karat tercatat Rp2.602.000 per...

Gempa M 5,2 Guncang Malang Pagi Ini, BMKG Beri Penjelasan

Gempa M 5,2 Guncang Malang Pagi Ini, BMKG Beri Penjelasan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,2 mengguncang wilayah pesisir selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin, 14 September 2026...

Ingin Anak Lebih Pandai Mengelola Emosi? Coba 7 Cara Ini

Ingin Anak Lebih Pandai Mengelola Emosi? Coba 7 Cara Ini

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecerdasan emosional atau EQ menjadi salah satu kemampuan penting yang perlu dibangun sejak anak masih kecil. Kemampuan...

Bos Anthropic Ingatkan Bahaya AI, Pengembang Diminta Mulai Berhati-Hati

Bos Anthropic Ingatkan Bahaya AI, Pengembang Diminta Mulai Berhati-Hati

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - CEO Anthropic Dario Amodei mengusulkan agar perusahaan kecerdasan buatan atau AI mulai mengerem laju pengembangan model. Menurutnya,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
ASABRI Kantor Cabang Palembang memperkuat layanan kepada peserta melalui pelayanan langsung dan kunjungan ke rumah penerima pensiun.

ASABRI Palembang Hadirkan Layanan Sepenuh Hati

September 14, 2026
BYD membatalkan rencana pembangunan pabrik di Tanjong Malim, Malaysia, tetapi tetap berkomitmen melakukan perakitan mobil secara lokal.

Pabrik BYD di Malaysia Batal Dibangun

September 14, 2026
Erick Soedjasa Pulang untuk Meluruskan Persoalan Hukum: “Saya Tidak Menghindar, Saya Ingin Masalah Ini Segera Selesai”

Erick Soedjasa Pulang untuk Meluruskan Persoalan Hukum: “Saya Tidak Menghindar, Saya Ingin Masalah Ini Segera Selesai”

September 14, 2026
BYD

BYD Pesan 10 Kapal Pengangkut Mobil

September 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved